Aprilia Dwi Kartika Pimpin FORPIS Probolinggo 2026, Ini Rahasia Suksesnya!

ANEWS.co, Probolinggo – Langkah strategis pemuda dalam memajukan aksi kemanusiaan di Jawa Timur memasuki babak baru yang penuh energi positif. Setelah sempat vakum cukup lama akibat hantaman pandemi Covid-19, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Probolinggo kini resmi mengaktifkan kembali Forum Remaja PMI (FORPIS). Organisasi wadah relawan muda ini menggelar acara sosialisasi, pemilihan, sekaligus pelantikan pengurus baru yang berjalan sangat khidmat.
Dalam momentum reorganisasi besar-besaran tersebut, Aprilia Dwi Kartika resmi terpilih sebagai Koordinator FORPIS PMI Kabupaten Probolinggo untuk periode 2026/2027. Remaja berprestasi yang juga menjabat sebagai Ketua PMR Wira SMAN 1 Kraksaan ini sukses menduduki posisi puncak setelah meraih skor tertinggi dalam seluruh rangkaian ujian. Keberhasilan Aprilia menjadi sorotan hangat di kalangan relawan muda karena proses seleksi yang dilaluinya dikenal sangat ketat dan menguras kemampuan terbaik para peserta.

Bangkit dari Vakum Pandemi: Misi Besar PMI Kabupaten Probolinggo

Pelantikan pengurus FORPIS yang dilaksanakan pada tanggal 20 Juni 2026 bertempat di Markas PMI Kabupaten Probolinggo ini menandai era kebangkitan relawan remaja setempat. Vakumnya kegiatan akibat pembatasan sosial beberapa tahun lalu sempat menghambat regenerasi organisasi. Oleh karena itu, momentum pemilihan ini dinilai sangat krusial bagi masa depan organisasi kemanusiaan daerah.
Ketua PMI Kabupaten Probolinggo, dr. Adi Nugroho W D, M.M.Kes., menyampaikan rasa optimisme yang sangat tinggi terhadap masa depan organisasi di bawah komando baru. Dalam sambutan resminya, beliau menegaskan pentingnya peran strategis wadah pemuda ini bagi pembangunan daerah.
"Saya harap dan yakin bahwa nanti FORPIS bisa menjadi jembatan dan menjadi yang terbaik membawa Kabupaten Probolinggo mencapai tujuannya, kita juga ikut menciptakan suasana dengan potensi yang cukup banyak. Dan terima kasih banyak untuk koordinator lama karena telah memberi banyak prestasi untuk kita," ujar dr. Adi Nugroho dengan penuh semangat.
Keterlibatan langsung jajaran pimpinan tinggi dalam proses penilaian, mulai dari staf markas, Kepala Markas, hingga Ketua PMI sendiri, membuktikan betapa besarnya kepedulian dan motivasi yang diberikan demi mencetak generasi penerus yang tangguh.

5 Tahapan Seleksi Ketat Penentu Kemenangan Aprilia Dwi Kartika

Keberhasilan Aprilia Dwi Kartika memimpin FORPIS periode 2026/2027 bukan didapatkan dalam semalam. Dirinya harus bersaing ketat dengan 17 Ketua PMR Wira terbaik dari berbagai sekolah se-Kabupaten Probolinggo yang telah lolos verifikasi internal di sekolah masing-masing. Panitia menerapkan standar kelulusan yang tinggi melalui lima tahapan seleksi terpadu:

1. Seleksi Administrasi

Tahap awal untuk menyaring rekam jejak, keaktifan, dan validitas berkas calon peserta sebagai pengurus inti PMR Wira di sekolah asal.

2. Ujian Tes Tulis

Uji kemampuan kognitif mengenai materi kepalangmerahan, prinsip dasar gerakan PMI, sejarah kemanusiaan, dan wawasan organisasi kedinasan.

3. Tes Wawancara Mendalam

Sesi krusial yang menguji ketahanan mental, kesiapan psikologis, logika berpikir, dan kemampuan pemecahan masalah langsung di hadapan dewan juri ahli.

4. Unjuk Minat dan Bakat

Ajang pembuktian kreativitas diri, kemampuan berkomunikasi di depan umum (public speaking), serta keterampilan interpersonal yang wajib dimiliki seorang pemimpin.

5. Pemaparan Visi, Misi, dan Program Kerja

Setiap calon koordinator wajib mempresentasikan program kerja strategis yang rasional, inovatif, dan dapat diimplementasikan selama satu periode penuh ke depan.
Melalui proses penjaringan berlapis tersebut, Aprilia Dwi Kartika berhasil keluar sebagai juara pertama dengan akumulasi nilai fantastis, yakni 455 poin.

Membongkar Rahasia Sukses Karakter Relawan Masa Depan

Banyak pihak bertanya-tanya mengenai rahasia di balik ketangguhan Aprilia dalam melewati ujian berat tersebut. Kuncinya ternyata terletak pada kesiapan karakter dasar relawan yang melekat kuat dalam dirinya. Hal ini selaras dengan pandangan dari Koordinator FORPIS periode sebelumnya, Raisya Alifia Drienda.
Raisya menjelaskan bahwa proses seleksi yang dirancang kali ini memang tidak hanya bertujuan untuk mengisi kekosongan jabatan struktural semata. Lebih dari itu, orientasi utamanya adalah membentuk mentalitas pejuang kemanusiaan yang berintegritas tinggi.
"Penyeleksian kegiatan pada hari ini membentuk kedisiplinan, berkaitan dengan waktu, attitude, dan kesigapan, karena kedepannya seorang koordinator akan dilihat dari ketersediaan dalam kegiatan PMI bagi koordinator FORPIS kedepannya. Teman-teman yang hadir pada kegiatan hari ini semoga kedepannya dapat meningkatkan kapasitas tingkatan PMR dari Mula, Madya, hingga Wira," papar Raisya Alifia Drienda secara mendalam.
Kedisiplinan tinggi dalam membagi waktu, kesigapan merespons instruksi, serta perilaku sopan santun (attitude) yang konsisten menjadi nilai tambah yang membuat Aprilia tampak menonjol selama proses karantina seleksi berlangsung.

Fokus Strategis FORPIS 2026/2027: Digitalisasi dan Pemberdayaan Media Sosial

Memasuki masa kerja yang baru, tantangan nyata sudah menanti di depan mata. Kepengurusan FORPIS yang baru dilantik ini mengemban tugas berat untuk melakukan modernisasi pola kerja organisasi. Salah satu fokus utama yang dibahas intensif dalam forum pasca-pelantikan adalah digitalisasi gerakan kemanusiaan.

Mengapa Publikasi Digital Menjadi Kunci?

Pihak PMI Kabupaten Probolinggo menyadari betul bahwa pendekatan konvensional kini harus dikolaborasikan dengan teknologi digital. Optimalisasi media sosial ke depan ditargetkan untuk mencapai beberapa sasaran utama:
  • Perluasan Jangkauan Informasi: Mengenalkan gerakan kemanusiaan PMI secara masif ke kalangan Gen Z dan Gen Alpha melalui konten yang edukatif dan menarik.
  • Ekspansi Unit PMR Baru: Membuka komunikasi dengan sekolah-sekolah di wilayah Kabupaten Probolinggo yang hingga kini belum memiliki unit kegiatan PMR di lembaga mereka.
  • Sistem Penghubung Terpadu: Menjadi wadah komunikasi interaktif dua arah yang cepat antara anggota PMR di sekolah-sekolah dengan pengurus Markas PMI Kabupaten Probolinggo.

Solidaritas Tanpa Batas: Kesan Manis di Balik Pelantikan

Meskipun persaingan memperebutkan kursi koordinator sangat ketat, suasana kebersamaan justru terasa kental selama acara berlangsung. Panitia sengaja menyisipkan sesi ice breaking dan pengenalan antarcalon koordinator untuk mencairkan suasana kaku serta membangun komunikasi horizontal yang sehat sejak dini.
Sebagai koordinator terpilih, Aprilia Dwi Kartika mengaku sangat bersyukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan. Bagi dirinya, acara ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan pintu gerbang untuk memperluas jaringan persahabatan antarrelawan sekolah.
"Kesan dari saya, pelantikan FORPIS tadi cukup seru, tertib dan tidak membosankan. Setelah acara pelantikan tadi saya jadi mengenal ketua dari beberapa sekolah lain yang ikut serta dalam pelantikan," ungkap Aprilia Dwi Kartika dengan senyum sumringah.
Komunikasi hangat yang telah terbangun sejak hari pertama tersebut kini menjadi modal sosial yang sangat berharga bagi Aprilia untuk menggerakkan roda organisasi. Dengan kepengurusan yang solid, FORPIS periode 2026/2027 diharapkan sanggup mengeksekusi seluruh program kerja secara aktif, inklusif, dan berkelanjutan demi kemaslahatan masyarakat luas.
Penulis: Bee 
Editor: Redaksi
Baca Juga:
Copied 👍

Latest News

  • Aprilia Dwi Kartika Pimpin FORPIS Probolinggo 2026, Ini Rahasia Suksesnya!
  • Aprilia Dwi Kartika Pimpin FORPIS Probolinggo 2026, Ini Rahasia Suksesnya!
  • Aprilia Dwi Kartika Pimpin FORPIS Probolinggo 2026, Ini Rahasia Suksesnya!
  • Aprilia Dwi Kartika Pimpin FORPIS Probolinggo 2026, Ini Rahasia Suksesnya!
  • Aprilia Dwi Kartika Pimpin FORPIS Probolinggo 2026, Ini Rahasia Suksesnya!
  • Aprilia Dwi Kartika Pimpin FORPIS Probolinggo 2026, Ini Rahasia Suksesnya!

Post a Comment