Pemkab dan PMI Salurkan 81 Tangki Air Bersih ke Daerah Rawan Kekeringan di Boyolali
Kegiatan pelepasan bakti sosial pendistribusian air bersih tersebut dilaksanakan pada hari Kamis, 3 September 2026. Agenda strategis ini dihadiri langsung oleh Bupati Boyolali, Agus Irawan, bersama segenap jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah, Ketua BAZNAS Kabupaten Boyolali, serta jajaran pengurus internal PMI Kabupaten Boyolali beserta para tamu undangan penting lainnya. Kehadiran para pimpinan daerah ini mempertegas adanya kolaborasi yang solid demi menjamin pemenuhan hak hidup mendasar masyarakat kecil.
Dalam sambutan resminya di podium acara, Bupati Boyolali Agus Irawan menyampaikan bahwa momentum peringatan hari jadi PMI ke-81 ini tidak boleh hanya berhenti sebagai ajang seremonial tahunan untuk mengenang sejarah panjang pelayanan kemanusiaan semata. Lebih dari itu, agenda besar ini harus dijadikan sebagai pengingat krusial mengenai betapa pentingnya menghadirkan aksi nyata yang langsung menyentuh pemukiman warga yang membutuhkan pertolongan darurat.
Bupati menegaskan bahwa pasokan air bersih merupakan hajat hidup mendasar yang sangat vital bagi kelangsungan hidup harian seluruh makhluk hidup. Oleh karena itu, pergerakan armada tangki air ini dinilai sangat tepat sasaran.
“Semangat kemanusiaan harus terus hidup dan diwujudkan melalui tindakan nyata,” ujar Agus Irawan dalam sambutannya di depan para relawan dan petugas lapangan.
Bupati menyebutkan bahwa berdasarkan pemetaan berkala, terdapat enam kecamatan di Kabupaten Boyolali yang kini menduduki status wilayah prioritas terdampak kekeringan cukup parah, yaitu Kecamatan Musuk, Tamansari, Wonosegoro, Wonosamudro, Juwangi, dan Klego. Distribusi bantuan dari PMI ini diproyeksikan mampu memberikan kemudahan akses air bagi warga setempat secara instan.
Penulis: Amin
Editor: Redaksi
Baca Juga:

Post a Comment