Tim WASH PMI Mendistribusikan Air Bersih di Manggarai


ANEWS.coMANGGARAI – Respons cepat pascabencana gempa bumi terus ditunjukkan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Manggarai demi memperkuat layanan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak. Menerjunkan Tim WASH (Water, Sanitation and Hygiene), PMI mulai mendistribusikan air bersih guna memenuhi kebutuhan dasar warga di lokasi terdampak gempa.

Aksi penyaluran air bersih tersebut direalisasikan pada Selasa, 1 September 2026, dengan menyasar sejumlah titik pengungsian, yakni posko pengungsian Golo Conggo serta area Desa Bajak. Kehadiran Layanan Pengelola Air Sanitasi dan Lingkungan (LPASL) ini menjadi bagian terintegrasi dari respons PMI Kabupaten Manggarai atas kesulitan warga dalam mengakses air bersih pascabencana. Tim WASH di lapangan fokus memastikan air pasokan aman dimanfaatkan warga untuk konsumsi dan kebersihan harian.

Operasi kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Nyoman Sukawirma selaku koordinator, yang membawahi 12 personel gabungan. Komposisi tim terdiri atas 4 orang perwakilan PMI Pusat, 2 orang personel PMI Kabupaten Manggarai, serta 6 anggota Tim Sibat (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat) Desa Bajak. Nyoman menerangkan bahwa penyaluran ini menjadi langkah awal distribusi menuju titik posko pengungsian Golo Conggo dan pemukiman pengungsian mandiri di Desa Bajak. Sebanyak 10.000 liter air bersih berhasil dipasok melalui dua kali pengantaran armada.

"Hari ini kita sudah dua kali pengambilan dengan total air yang didistribusikan itu sebanyak 10.000 liter," ujar Nyoman Sukawirma.

Kondisi lapangan pada masa tanggap darurat kerap menghadirkan tantangan tersendiri. Keterbatasan sarana dan prasarana sempat menghambat pergerakan Tim WASH, terutama akibat minimnya armada mobil pengangkut air serta gangguan jaringan internet yang terputus. Meski dibayangi berbagai keterbatasan, Tim WASH terus bekerja secara optimal demi menyuplai kebutuhan air bagi para pengungsi.

"Kendala kita di lapangan itu kurangnya mobil tangki pengangkut air, sehingga kita tidak bisa menargetkan berapa kebutuhan layanan air kita sehari," ungkap Nyoman.

Mengingat air bersih merupakan elemen vital dalam situasi darurat, intervensi layanan WASH dirancang untuk mengurangi beban penderitaan warga sekaligus menjaga standar kebersihan lingkungan pengungsian. PMI menegaskan komitmennya untuk mendampingi masyarakat terdampak melalui serangkaian tindakan kemanusiaan. Selain pasokan air, dukungan sanitasi akan terus digencarkan. PMI hadir, bergerak, dan membantu memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi dengan baik.

Penulis: Amin 
Editor: Redaksi
Baca Juga:
Copied 👍

Latest News

  • Tim WASH PMI Mendistribusikan Air Bersih di Manggarai
  • Tim WASH PMI Mendistribusikan Air Bersih di Manggarai
  • Tim WASH PMI Mendistribusikan Air Bersih di Manggarai
  • Tim WASH PMI Mendistribusikan Air Bersih di Manggarai
  • Tim WASH PMI Mendistribusikan Air Bersih di Manggarai
  • Tim WASH PMI Mendistribusikan Air Bersih di Manggarai

Post a Comment