Redam Gugup demi Wawancarai Delegasi IFRC


ANEWS.co, Gresik -  Duduk tenang di sudut Pusdiklat PMI Provinsi Jawa Timur di Kebomas, Kabupaten Gresik, Mellinda Setiani Nusa Dinata tersenyum mengenang perjalanan uniknya. Ruangan yang semula tenang kini mendadak riuh dan terasa hangat oleh antusiasme puluhan insan humas dari berbagai daerah.
Perempuan yang akrab disapa Melinda ini merupakan utusan asal PMI Kabupaten Blitar yang menempuh perjalanan jauh demi mengikuti Pelatihan Kehumasan PMI Provinsi Jawa Timur. Kegiatan peningkatan kapasitas komunikasi dan adaptasi era digital ini berhasil menciptakan pengalaman mendalam bagi para peserta.
Di balik keceriaannya, Melinda menyimpan cerita jujur. Awal kedatangannya tidak dipenuhi ekspektasi muluk-muluk. Ketika diutus oleh pimpinan di daerahnya, ia menyanggupi tugas tersebut dengan penuh keikhlasan. Dalam bayangan awal Melinda, pelatihan kehumasan ini hanya akan berjalan seperti seminar umum di dalam kelas—duduk menyimak teori, mencatar poin penting, lalu pulang membawa sertifikat.
Namun, anggapan itu runtuh sepenuhnya begitu ia melangkah ke lokasi kegiatan di Gresik bersama 40 peserta dari 31 kabupaten/kota. Pelatihan ternyata dirancang sangat interaktif melalui empat pilar utama: adaptasi komunikasi digital, pengemasan diseminasi pelayanan kemanusiaan, jurnalisme kemanusiaan, serta penguatan manajemen jejaring berita tanggap darurat.
Puncak kehebohan terjadi saat para peserta diajak melakukan kunjungan lapangan ke Gudang Regional Timur PMI yang berada satu lokasi dengan pusdiklat. Di lokasi tersebut, mereka berhadapan langsung dengan deretan tokoh penting kepalangmerahan tingkat nasional dan internasional yang sedang melakukan kunjungan dadakan.
Hadir di antaranya Kathryn (Kepala Delegasi Kluster Negara IFRC untuk ASEAN), A.M. Fachir (Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat PMI), Dr. Drs. Josef Nae Soi, M.M. (Pengurus Pusat PMI), serta Edy Indrayana dan Drs. Dwi Suyanto, M.Si (Pengurus dan Sekretaris PMI Jawa Timur). Kesempatan langka bertemu para pejabat ini menjadi momen sangat berharga bagi para peserta awam.
Momen paling menguji nyali muncul saat kelompok Melinda ditugaskan melakukan praktik wawancara lapangan secara langsung di area gudang tersebut. Semula, pertanyaan yang mereka susun disiapkan untuk Sekjen PP PMI, A.M. Fachir. Namun tanpa disangka, pertanyaan tersebut justru dialihkan langsung kepada Kathryn, petinggi IFRC asal Inggris.
Sebagai orang baru di dunia kehumasan, Melinda yang memegang peran sebagai penanya sempat tertegun. Rasa canggung, grogi, dan deg-degan hebat tidak bisa disembunyikan. Namun, ia memilih meruntuhkan tembok keraguan demi kelancaran tugas kelompoknya.
Dengan modal nekat dan semangat tinggi, Melinda memberanikan diri menyampaikan pertanyaan menggunakan bahasa campuran—mengombinasikan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris seadanya dengan tutur kata yang jujur. Keberanian itu membuahkan respons yang sangat hangat. Pesan wawancaranya tersampaikan dengan jelas dan dipahami dengan baik oleh pihak IFRC.
"Pesan yang bisa diambil dari pengalaman pertama ini adalah jangan takut untuk memulai. Jadi apapun hal yang ada di depan mata, coba aja, jalani aja, gas aja! Kita harus yakin bahwa diri kita itu bisa," tutur Melinda dengan senyum mengembang.
Bagi Melinda pribadi, pelatihan ini menjadi ruang tempaan mental yang luar biasa. "Untuk saya pribadi, saya sangat siap jika sewaktu-waktu dibutuhkan membantu PMI. Namun karena saya masih baru, saya masih sangat butuh banyak bimbingan. Pesan untuk teman-teman PMI se-Jatim: tetap semangat, mari kembangkan apa yang didapat di sini dan terus pelajari hal-hal baru di daerah masing-masing," ungkapnya penuh optimisme.
Pengalaman di Pusdiklat PMI Jawa Timur ini membuktikan bahwa pelatihan kehumasan tidak hanya mengasah keterampilan teknis jurnalistik dan visual, tetapi juga sukses membangun rasa kepercayaan diri relawan. Melinda telah membuktikan bahwa keterbatasan awal bukanlah penghalang untuk melangkah maju, melainkan pintu pembuka menuju pengabdian kemanusiaan yang jauh lebih berdampak nyata bagi masyarakat luas.
Penulis: Amin 
Editor: Redaksi
Baca Juga:
Copied 👍

Latest News

  • Redam Gugup demi Wawancarai Delegasi IFRC
  • Redam Gugup demi Wawancarai Delegasi IFRC
  • Redam Gugup demi Wawancarai Delegasi IFRC
  • Redam Gugup demi Wawancarai Delegasi IFRC
  • Redam Gugup demi Wawancarai Delegasi IFRC
  • Redam Gugup demi Wawancarai Delegasi IFRC

Post a Comment