Siapkan Relawan Kemanusiaan, MAN 2 Gresik Latihan PMR
Kegiatan PMR
juga menjadi bagian dari upaya membentuk generasi muda yang tidak hanya
memiliki pengetahuan, tetapi mampu memberikan kontribusi nyata dalam kegiatan
kemanusiaan.
Latihan pagi
ini (29 Agustus 2026), anggota PMR MAN 2 Gresik mendapatkan materi Orientasi
Kepalangmerahan dan Kepemimpinan. Para siswa diajak mengenal lebih dekat
prinsip dan nilai kepalangmerahan sekaligus mengembangkan kemampuan untuk
menjadi pribadi yang bertanggung jawab, disiplin, dan mampu bekerja bersama
dalam menghadapi berbagai situasi.
Melalui
latihan yang dilakukan secara rutin, PMR MAN 2 Gresik berharap anggota PMR
semakin terampil, percaya diri, dan memiliki kesiapan untuk menjadi bagian dari
relawan kemanusiaan di masa yang akan datang. Tidak hanya aktif dalam berbagai
kegiatan kepalangmerahan, para anggota PMR juga terus mengasah kemampuan dan
menunjukkan prestasi dalam berbagai ajang. “Debut perdana kami Anak-anak yang
tidak pernah lomba, Kita berhasil bawa 12 piala. Pada saat itu di tataran
juara, Kan ada juara umum , utama, madya, sama pertama ya Kita tuh di nomor 2
posisinya dengan kita tidak pernah lomba Ada anak-anak saya yang ketika awal
saya masuk tuh Bapak Ibu Guru melihatnya anaknya itu suka make up. Kalau anak
suka make up itu kan cenderung, oh anak ini gak pintar, oh anak ini dipandang
sebelah mata, oh anak ini cuma suka dandan aja gitu kan.”
ujar Laily Istiqomah sebagai fasilitator PMR MAN 2 Gresik. (Sabtu, 29 Agustus
2026).
PMR MAN 2
Gresik meraih beberapa contoh prestasi dari berbagai keikutsertaan lomba
tingkat Kabupaten dan Nasional seperti :
- Juara Utama Tingkat Wira Se-Kabupaten Gresik.
- Juara 1 Se-Provinsi Jawa Timur (Olimpiade PMR Online Nasional 2025).
- Peringkat 1 Bidang Gerakan (ajang JAYAPALMERA IX Tingkat Wira Se-Indonesia 2025).
Hasil prestasi tersebut
hanya sebagian kecil contoh dari berbagai prestasi lainya, berharap itu menjadi
motivasi bagi anggota PMR MAN 2 Gresik untuk terus belajar dan meningkatkan
kemampuan. Upaya itu diwujudkan melalui latihan rutin yang tidak hanya berfokus
pada keterampilan kepalangmerahan, tetapi juga membangun karakter,
kepemimpinan, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap sesama.
“Selaku pendidik dan juga fasil PMR tolak ukur pada pembentukan karakter anak itu paling utama. Karena pada saat menjadi juara, kalian hanya akan menjadi juara pada saat itu juga sehingga lebih kepada perubahan karakter apa yang kamu dapat setelah dari PMR” ujar Laily Istiqomah selaku Fasilitator PMR MAN 2 Gresik.
Tak kalah bersemangat,
para anggota baru PMR, mengaku bersemangat bisa mengikuti Latihan pada pagi
hari ini. Latihan ini menjadi awal bagi mereka untuk menuju relawan yang
berjiwa kemanusiaan di masa datang nanti.
Post a Comment