Tingkatkan Keterampilan Lapangan, 52 Anggota PMR Madya SMPN 1 Doko Kunjungi Markas PMI Blitar
Rombongan siswa yang dipimpin langsung oleh jajaran pihak sekolah tiba di lokasi markas dengan semangat tinggi. Kunjungan edukatif ini menjadi kesempatan yang sangat berharga bagi para anggota PMR Madya untuk menyerap pengetahuan secara langsung dari para profesional dan praktisi kemanusiaan PMI Kabupaten Blitar. Sepanjang agenda berlangsung, para peserta mendapatkan pembekalan materi komprehensif yang mencakup alur pelayanan PMI, manajemen kesiapsiagaan bencana, kebijakan dasar kepalangmerahan, hingga pemahaman mengenai sistem donor darah.
Rangkaian sesi pembelajaran diawali dengan penyampaian materi mengenai profil PMI Kabupaten Blitar serta strategi kesiapsiagaan bencana yang disampaikan oleh Agus Hariadi. Para siswa diajak untuk memahami bagaimana pemetaan risiko krisis dan penanganan darurat dilakukan di lapangan. Selanjutnya, Drs. Suroyo, M.Pd., menyampaikan pemaparan mendalam terkait kebijakan organisasi PMI, yang menekankan pentingnya memegang teguh prinsip-prinsip dasar kemanusiaan. Sementara itu, edukasi teknis mengenai proses donor darah dan penanganan ketahanan stok darah disampaikan oleh Atik.
Tidak hanya sebatas mendengarkan teori di dalam ruangan, para peserta juga diajak menyusuri area operasional untuk melihat secara dekat alur pelayanan nyata yang dijalankan oleh PMI. Melalui pembelajaran lapangan ini, anggota PMR diharapkan dapat menghubungkan teori yang dipelajari di sekolah dengan fakta operasional kemanusiaan di dunia nyata.
Pembina PMR SMPN 1 Doko, Jainul Anwar, menegaskan pentingnya kegiatan pembelajaran berbasis pengalaman langsung (experiential learning) ini bagi tumbuh kembang mentalitas para siswa di luar lingkungan sekolah.
"Kunjungan edukasi ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan pengalaman baru kepada anggota PMR. Dengan melihat secara langsung kegiatan di PMI, anak-anak dapat memahami bahwa kegiatan kepalangmerahan tidak hanya dipelajari secara teori, tetapi juga membutuhkan keterampilan, kedisiplinan, kerja sama, dan kepedulian terhadap sesama," tegas Pembina PMR SMPN 1 Doko, Jainul Anwar, Rabu (26/08/2026).
Pihak PMI Kabupaten Blitar menyambut hangat kehadiran rombongan siswa dan tenaga pendidik tersebut. Wakil Ketua PMI Kabupaten Blitar mengapresiasi tinggi inisiatif SMPN 1 Doko dalam membina kader-kader muda kemanusiaan sejak dini melalui program studi lapangan.
"Dengan rangkaian kunjungan ke markas, akan menambah wawasan anak-anak PMR Madya Unit SMPN 1 Doko dan akan menambah kekuatan generasi yang peduli kemanusiaan," ungkap Wakil Ketua PMI Kabupaten Blitar di sela-sela menyambut rombongan.
Dukungan penuh juga datang dari pimpinan sekolah. Kepala SMPN 1 Doko, Sri Yuana Partiwi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kelancaran pelaksanaan agenda tersebut. Beliau menilai bahwa pengalaman fisik di Markas PMI merupakan sarana efektif dalam menggembleng jiwa empati siswa.
"Sekolah menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas tersemblengnya kegiatan kunjungan edukatif anggota Palang Merah Remaja (PMR) ke Markas Palang Merah Indonesia (PMI). Kunjungan ini merupakan langkah nyata dalam memperluas wawasan serta mengasah jiwa kemanusiaan para siswa di luar lingkungan kelas. Sekolah berharap ilmu dan pengalaman yang didapat selama kunjungan dapat diaplikasikan secara nyata di lingkungan sekolah. Sekolah akan terus berkomitmen untuk memfasilitasi dan mendukung kegiatan positif ekstrakurikuler PMR agar dapat terus berkembang dan membawa manfaat luas bagi seluruh warga sekolah," jelas Kepala SMPN 1 Doko, Sri Yuana Partiwi.
Antusiasme tinggi turut dirasakan oleh para siswa penerima manfaat program. Ketua PMR Madya SMPN 1 Doko, Jelita Delvia, mengungkapkan rasa syukurnya dapat melihat langsung alur kerja pelayanan donor darah dan penanggulangan bencana.
"Kunjungan ke Markas PMI hari ini memberikan pengalaman dan wawasan yang sangat berharga bagi kami. Kami tidak hanya melihat langsung bagaimana alur pelayanan donor darah dan kesiapsiagaan bencana bekerja, tetapi juga makin memahami betapa krusialnya peran kemanusiaan di masyarakat. Kegiatan ini sangat memotivasi kami di PMR untuk lebih aktif, disiplin, dan terampil dalam menerapkan nilai-nilai Tri Bakti PMR serta Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah di sekolah," ujar Jelita Delvia dengan penuh semangat.
Melalui giat kunjungan lapangan ini, PMR Madya SMPN 1 Doko membuktikan komitmennya untuk mencetak generasi muda yang tangguh, terampil dalam pertolongan pertama, serta memiliki integritas moril yang tinggi dalam membantu sesama.
Penulis: Husein
Editor: Redaksi
Baca Juga:

Post a Comment