Dialog AE Raya RRI Madiun Kupas Tuntas Peran Strategis PMI Magetan
ANEWS.co, MAGETAN –
Jangkauan syiar nilai-nilai kemanusiaan dari bumi Magetan terus meluas
hingga ke tingkat regional Karesidenan Madiun. Pada Kamis, 3 September
2026, PMI Kabupaten Magetan kembali menyuarakan semangat kepalangmerahan
melalui program “Dialog AE Raya Menyapa RRI Madiun bersama PMI
Kabupaten Magetan” yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting.
Pemanfaatan platform teknologi digital yang dikombinasikan dengan
siaran radio nasional ini membuktikan adaptabilitas PMI dalam mengikuti
perkembangan zaman.
Dialog
interaktif yang disiarkan langsung melalui frekuensi udara tersebut
mengangkat tema “Peran PMI dalam Mengabdi di Bidang Kemanusiaan”. Guna
memberikan pemaparan yang komprehensif, acara ini menghadirkan jajaran
Pengurus PMI Kabupaten Magetan, yang terdiri dari Ketua, Sekretaris, dan
Bendahara, serta unsur pelaksana, yaitu Kepala Markas dan Kepala Unit
Pengelola Darah (UPD) PMI Kabupaten Magetan.
Dalam
dialog tersebut, Ketua PMI Kabupaten Magetan, Dr. Drs. H. Bambang
Trianto, MM, menjelaskan secara mendetail mengenai anatomi organisasi
yang dipimpinnya. Ia menegaskan bahwa kekuatan pelayanan PMI di lapangan
ditopang oleh pembagian kerja yang terstruktur dan terukur dengan baik.
“PMI
Kabupaten Magetan memiliki dua unit utama yang mendukung pelaksanaan
tugas-tugas kemanusiaan. Markas PMI bergerak dalam bidang kebencanaan,
pengembangan relawan, serta pelayanan sosial dan kesehatan. Sementara
itu, Unit Pengelola Darah (UPD) berfokus pada pengelolaan dan pelayanan
kebutuhan darah bagi masyarakat,” jelas Bambang Trianto saat mengurai
fungsi operasional lembaga.
Bambang
Trianto juga menjelaskan bahwa kedua unit tersebut memiliki fungsi yang
saling melengkapi dalam mendukung pelayanan kemanusiaan PMI kepada
masyarakat, baik dalam penanganan kebencanaan dan pelayanan sosial
maupun dalam pemenuhan kebutuhan darah. Integrasi kedua lini ini
memastikan bahwa setiap laporan kedaruratan dari warga dapat ditangani
dengan respons yang cepat dan tepat sasaran.
Dalam
dialog tersebut, PMI Kabupaten Magetan menyampaikan berbagai bentuk
pengabdian yang dilakukan dalam menjalankan misi kemanusiaan. Mulai dari
kesiapsiagaan dan penanganan bencana, pelayanan donor darah, pelayanan
sosial dan kesehatan, hingga berbagai kegiatan yang melibatkan relawan
dan masyarakat umum di tingkat akar rumput.
Bagi
PMI Kabupaten Magetan, peringatan HUT ke-81 PMI bukan sekadar momentum
bertambahnya usia organisasi, tetapi juga menjadi pengingat untuk terus
menghidupkan nilai-nilai kepalangmerahan dan memperkuat semangat
kemanusiaan di tengah masyarakat. Pemanfaatan radio sebagai media
komunikasi menjadi salah satu langkah PMI Kabupaten Magetan untuk
membawa pesan tersebut menjangkau masyarakat yang lebih luas. Melalui
dialog dan komunikasi publik, PMI berharap semangat kepalangmerahan
tidak hanya dikenal sebagai bagian dari kegiatan organisasi, tetapi juga
tumbuh menjadi kepedulian dan aksi nyata di lingkungan masyarakat.
Di
usia ke-81 tahun PMI, PMI Kabupaten Magetan terus berkomitmen untuk
hadir ketika masyarakat membutuhkan, bergerak dalam setiap misi
kemanusiaan, serta mengajak berbagai pihak untuk bersama-sama menebarkan
kepedulian. Dari radio, semangat kepalangmerahan terus bergema. Dari
Magetan, kemanusiaan terus bergerak demi keselamatan sesama.
Penulis: RekayasaEditor: Redaksi
Baca Juga:
Post a Comment