Atasi Krisis Air Pemadam, PMI Pasok 25.000 Liter ke Lokasi Kebakaran



ANEWS.coDENPASAR – Penanganan kebakaran besar yang melahap deretan bangunan semi permanen dan bedeng di Jalan Nakula, Gang Jatayu, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, membutuhkan ketersediaan air yang melimpah secara terus-menerus. Memasuki hari ketiga penanganan pascabencana pada 2 September 2026, PMI Provinsi Bali bersama PMI Kota Denpasar kembali menguatkan dukungan operasional dengan menerjunkan armada tangki air tambahan.

Dalam aksi lanjutan tersebut, PMI berhasil menyalurkan pasokan air hingga mencapai 25.000 liter langsung ke lokasi kejadian. Pasokan air berskala besar ini diangkut menggunakan dua unit truk tangki PMI guna memenuhi kebutuhan vital armada mobil pemadam kebakaran yang terus beroperasi menyisir titik-titik api dan area pengasapan.

Langkah masif penyaluran air ini merupakan kesinambungan dari respon cepat PMI sejak kebakaran melanda pada 31 Agustus 2026. Sebelumnya, koordinasi rapat telah dilakukan PMI Provinsi Bali bersama BPBD Provinsi Bali pada 1 September 2026. Armada tangki PMI memanfaatkan hydrant di Lapangan Puputan Badung sebagai titik pengambilan air sebelum mendistribusikannya ke mobil-mobil pemadam di arena kebakaran.

Di samping memfokuskan energi untuk menyuplai air pemadam, tim PMI di lapangan juga mendedikasikan layanannya untuk perlindungan fisik warga terdampak dan petugas gabungan. Pembagian masker secara intensif dilakukan di area pengungsian dan jalur evakuasi untuk meminimalisasi risiko gangguan pernapasan akibat paparan asap pekat yang masih keluar dari reruntuhan bangunan. PMI juga menyiagakan pos layanan Pertolongan Pertama bagi warga sekitar yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan mendesak.

Akibat terbakarnya tempat tinggal mereka, puluhan warga kini menempati pos pengungsian darurat yang didirikan di musala sekitar lokasi. Kehadiran tim medis dan bantuan logistik PMI menjadi tumpuan penting bagi para pengungsi di tengah masa-masa sulit pascabencana.

Kepala Divisi Penanggulangan Bencana, Relawan, dan Diklat PMI Provinsi Bali, Ketut Suardana, menjelaskan bahwa pola penanganan yang diterapkan PMI senantiasa mengedepankan fleksibilitas dan koordinasi terpadu.

"Kami terus berkoordinasi dengan petugas dan pihak terkait di lapangan agar dukungan yang diberikan dapat sesuai dengan kebutuhan dan situasi yang berkembang," ujar Ketut Suardana.

Penanganan terpadu musibah kebakaran di Denpasar Barat ini terwujud berkat kolaborasi erat antarinstansi, meliputi BPBD Provinsi Bali, Dinas Sosial Kota Denpasar, tim medis Puskesmas, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta berbagai unsur terkait lainnya.

Penulis: Riska 
Editor: Redaksi
Baca Juga:
Copied 👍

Latest News

  • Atasi Krisis Air Pemadam, PMI Pasok 25.000 Liter ke Lokasi Kebakaran
  • Atasi Krisis Air Pemadam, PMI Pasok 25.000 Liter ke Lokasi Kebakaran
  • Atasi Krisis Air Pemadam, PMI Pasok 25.000 Liter ke Lokasi Kebakaran
  • Atasi Krisis Air Pemadam, PMI Pasok 25.000 Liter ke Lokasi Kebakaran
  • Atasi Krisis Air Pemadam, PMI Pasok 25.000 Liter ke Lokasi Kebakaran
  • Atasi Krisis Air Pemadam, PMI Pasok 25.000 Liter ke Lokasi Kebakaran

Post a Comment