Aksi Solidaritas Pelajar Blitar Bantu Gempa Flores
Gerakan ini berawal dari empati mendalam para siswa terhadap kondisi saudara-saudara di NTT. Dengan menggalang kepedulian di lingkungan sekolah, para pelajar diajak menyisihkan sebagian uang saku harian mereka. Dana yang terkumpul dari aksi gotong royong ini kemudian diserahkan langsung kepada PMI Kabupaten Blitar untuk diteruskan kepada penerima manfaat.
Bagi para siswa, kegiatan ini menjadi media pembelajaran berharga mengenai arti solidaritas dan empati. Aksi ini membuktikan bahwa semangat kepemudaan yang biasanya menggema di tribun lapangan dapat disalurkan menjadi gerakan nyata yang bermanfaat bagi kemanusiaan.
Pihak sekolah memberikan dukungan penuh atas inisiatif mandiri yang dilakukan oleh para siswa tersebut. Perwakilan guru, Bapak Wahid, menegaskan pentingnya aksi nyata dalam membentuk karakter peserta didik.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Anak-anak belajar bahwa kepedulian bukan hanya teori, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan. Mereka belajar berbagi, bergotong royong dan merasakan bahwa apa yang mereka lakukan bisa memberikan manfaat bagi orang lain,” ujar Bapak Wahid.
Ketua OSIS, Nisrina Zukhrufa Firdausi, juga menyampaikan rasa bangganya atas sinergi yang terjalin antara pengurus OSIS dan komunitas suporter sekolah dalam merespons isu kemanusiaan.
“Kami ingin mengajak teman-teman untuk peduli. Mungkin yang diberikan tidak besar, tetapi ketika dilakukan bersama-sama, hasilnya bisa berarti. Yang paling penting adalah niat dan kepedulian kita kepada saudara-saudara yang membutuhkan,” ungkapnya.
Melalui kerja sama dengan PMI Kabupaten Blitar, para pelajar ini menunjukkan bahwa semangat muda bukan hanya tentang menjadi yang paling lantang bersuara, tetapi juga tentang menjadi yang paling siap peduli dan berbagi kepada sesama yang membutuhkan.
Penulis: Teddy
Editor: Redaksi
Baca Juga:

Post a Comment