PMI Mulai Salurkan Air Bersih ke Desa Wonokerto Lumajang
ANEWS.co, LUMAJANG — Bencana kekeringan yang melanda sejumlah daerah di Kabupaten Lumajang mendapat perhatian penuh dari organisasi kemanusiaan. Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lumajang bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih untuk membantu masyarakat terdampak. Pada Selasa (1/9/2026), armada tangki PMI mendatangi pemukiman warga di kawasan perbukitan, tepatnya di Desa Wonokerto, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang.
Langkah tanggap darurat bencana ini diambil sebagai bentuk kepedulian nyata demi memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Pasokan air bersih di wilayah tersebut dilaporkan terus menyusut drastis dalam beberapa pekan terakhir, sehingga memaksa warga mengandalkan bantuan dari luar daerah.
Penyaluran bantuan kemanusiaan ini difokuskan pada titik-titik krusial yang mengalami dampak kekeringan paling parah. Petugas di lapangan membagi distribusi ke dalam tiga area pemukiman di Dusun Wonoasih, meliputi wilayah RT 02 RW 01, RT 03 RW 01, dan RT 04 RW 01. Berdasarkan data teknis dari posko lapangan, total volume air bersih yang berhasil dikirimkan mencapai 30.000 liter. Air tersebut ditampung secara merata ke dalam lima titik tandon besar yang berfungsi sebagai pusat pengambilan air bagi masyarakat sekitar.
Proses distribusi berlangsung secara tertib dan teratur. Ratusan warga yang didominasi oleh ibu rumah tangga tampak mengantre sejak pagi hari dengan membawa berbagai wadah penampungan pribadi seperti jeriken, ember, dan bak plastik. Kehadiran armada air bersih ini menjadi peleram dahaga di tengah teriknya cuaca yang membakar kawasan perkebunan Gucialit.
Aksi cepat tanggap ini dirasakan langsung manfaatnya oleh 128 Kepala Keluarga (KK). Jika dirinci berdasarkan data demografi penduduk setempat, penerima manfaat mencakup 245 jiwa laki-laki dan 276 jiwa perempuan. Secara akumulatif, intervensi kemanusiaan ini berhasil menyelamatkan sebanyak 521 jiwa dari ancaman krisis sanitasi serta kelangkaan air konsumsi.
Kepala Markas PMI Kabupaten Lumajang, Nurhadi Santoso, menegaskan bahwa operasi pendistribusian ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam penanggulangan dampak kekeringan. Pihaknya terus memetakan wilayah-wilayah rawan agar penyaluran bantuan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
"Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami masa-masa sulit akibat bencana kekeringan ini. Distribusi air bersih di Desa Wonokerto, Kecamatan Gucialit, adalah wujud nyata dari tanggung jawab kemanusiaan kami. Kami memastikan setiap liter air yang terdistribusi dapat langsung dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi dan memasak bagi keluarga yang terdampak," ujar Nurhadi Santoso.
Kecamatan Gucialit yang berada di dataran tinggi memang menjadi salah satu kawasan yang kerap mengalami kendala akses air saat musim kemarau panjang tiba. Karakteristik geografis yang berbukit membuat sumber air tanah di wilayah ini menyusut lebih cepat dibandingkan dengan wilayah dataran rendah.
Melalui operasi ini, PMI Kabupaten Lumajang berharap pasokan yang diberikan dapat menyambung napas kehidupan warga hingga beberapa hari ke depan. Koordinasi dengan pemerintah desa setempat juga terus diperkuat guna memantau perkembangan situasi di lapangan secara berkala.
Penulis: Amin
Editor: Redaksi
Baca Juga:
Post a Comment