PMI Lakukan Percepatan Pengiriman Logistik Korban Gempa NTT Menggunakan Pesawat
Berdasarkan jadwal operasional penerbangan, pesawat yang membawa logistik krusial ini dijadwalkan Estimated Time of Departure
(ETD) pada Kamis, 20 Agustus 2026, pukul 06.30 WIB. Pengiriman lewat
jalur udara ini dipilih guna memangkas waktu tempuh agar bantuan dapat
segera tiba di lokasi bencana tanpa hambatan logistik yang berarti di
jalur darat.
Adapun paket bantuan darurat yang diberangkatkan pada gelombang ini meliputi perlengkapan penerangan dan darurat hunian, yakni:
- 500 unit Radio
- 500 unit Senter
- 1.000 buah Baterai
- 100 lembar Terpal
Humas
PMI NTT, Adrian Jr., menjelaskan bahwa pengiriman logistik ini
merupakan langkah taktis untuk memastikan ketersediaan pasokan darurat
di posko-posko lapangan tetap terjaga. Setibanya di Bandara Komodo,
Labuan Bajo, seluruh barang bantuan tersebut tidak langsung disebar ke
titik akhir, melainkan akan melalui mekanisme penyimpanan terpusat
terlebih dahulu.
"Proses loading barang bantuan PMI menggunakan pesawat Boeing A-7305 ini bertujuan agar logistik cepat sampai di Bandara Komodo, Labuan Bajo. Dari bandara, bantuan akan langsung didistribusikan ke Gudang Lapangan PMI di Labuan Bajo sebelum kemudian dikirimkan secara bertahap ke Gudang Markas PMI di 7 kabupaten terdampak," ujar Adrian Jr. saat memberikan keterangan resmi.
Langkah
cepat ini diharapkan mampu meringankan beban para warga yang hingga
kini masih berada di pengungsian atau tempat-tempat aman akibat
kekhawatiran adanya susulan maupun dampak lanjutan dari ancaman bencana.
PMI berkomitmen untuk terus siaga penuh dalam mendampingi masyarakat
NTT hingga situasi berangsur pulih dan stabil kembali.
Penulis: Amin
Editor: Redaksi
Baca Juga:

Post a Comment