PMI Berangkatkan Ribuan Ton Logistik Darurat dari Tanjung Priok Menuju Flores



ANEWS.coJAKARTA – Palang Merah Indonesia (PMI) meluncurkan operasi kemanusiaan skala besar untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Tepat pada Sabtu, 22 Agustus 2026 pukul 18.00 WIB, armada kapal kargo yang membawa ribuan ton paket logistik darurat resmi lepas jangkar dari Dermaga Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. 

Pengiriman massal ini dijadwalkan berlayar langsung menuju Pelabuhan Labuan Bajo sebagai posko utama pembongkaran muatan sebelum disalurkan ke berbagai wilayah pelosok.
Langkah taktis menggunakan jalur laut ini diambil untuk memastikan volume bantuan yang sangat besar dapat dikirimkan sekaligus dalam satu waktu. 
Skala kerusakan yang meluas di daratan Flores memicu kebutuhan mendesak akan hunian sementara, pakaian layak pakai, hingga peralatan sanitasi bagi para pengungsi di kamp-kamp darurat. 
Manajemen rantai pasok PMI pusat bergerak cepat mengonsolidasikan seluruh material dari gudang regional guna mengejar waktu penanganan darurat yang krusial.
Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, hadir langsung di dermaga Pelabuhan Tanjung Priok untuk memantau proses pemuatan barang-barang logistik ke dalam palka kapal sebelum diberangkatkan.
Pria yang akrab disapa JK tersebut menegaskan pentingnya efisiensi ruang kargo dan ketepatan waktu dalam menyalurkan bantuan ke wilayah kepulauan seperti NTT. Jalur laut dinilai sebagai opsi paling logis dan ekonomis untuk memobilisasi material berdimensi besar dalam jumlah masif.
Saat memberikan keterangan resmi di hadapan awak media di area pelabuhan, Jusuf Kalla memberikan pernyataan kuat mengenai prinsip dasar penanganan bencana alam. 
"Kita berharap bantuan ini bisa segera sampai di Labuan Bajo dan kemudian diteruskan kepada masyarakat yang terdampak. Dalam kondisi bencana, kecepatan dan ketepatan distribusi bantuan penting. Karena itu, PMI terus mengerahkan seluruh sumber daya dan menggunakan jalur yang tersedia agar kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi," ujar Jusuf Kalla.
Setibanya di tujuan, logistik darurat ini akan langsung didistribusikan ke tujuh kabupaten terdampak di Flores. 
PMI daerah NTT bersama jajaran relawan lokal telah disiagakan penuh di pelabuhan untuk melakukan proses bongkar muat dan pendataan ulang. 
Koordinasi intensif dengan pemerintah daerah setempat juga terus diperkuat demi memastikan skema distribusi darat berjalan tanpa hambatan birokrasi, sehingga bantuan bisa langsung menyentuh masyarakat yang paling membutuhkan di posko pengungsian.
Penulis: Amin
Editor: Redaksi
Baca Juga:
Copied 👍

Latest News

  • PMI Berangkatkan Ribuan Ton Logistik Darurat dari Tanjung Priok Menuju Flores
  • PMI Berangkatkan Ribuan Ton Logistik Darurat dari Tanjung Priok Menuju Flores
  • PMI Berangkatkan Ribuan Ton Logistik Darurat dari Tanjung Priok Menuju Flores
  • PMI Berangkatkan Ribuan Ton Logistik Darurat dari Tanjung Priok Menuju Flores
  • PMI Berangkatkan Ribuan Ton Logistik Darurat dari Tanjung Priok Menuju Flores
  • PMI Berangkatkan Ribuan Ton Logistik Darurat dari Tanjung Priok Menuju Flores

Post a Comment