Jaga Stabilitas Stok, Pengadilan Negeri Lumajang Donasikan 31 Kantong Darah Melalui PMI
ANEWS.co, LUMAJANG
– Upaya menjaga ketahanan stok darah medis di Kabupaten Lumajang terus
mendapat dukungan dari berbagai sektor instansi pemerintahan. Pada Rabu
(05/08/2026), giliran jajaran aparatur Pengadilan Negeri Lumajang yang
menunjukkan aksi solidaritas sosial melalui kegiatan donor darah.
Bekerja sama dengan layanan Mobile Unit
PMI Kabupaten Lumajang, aksi sosial yang berlangsung di Aula Pengadilan
Negeri ini sukses menghimpun sebanyak 31 kantong darah siap pakai dari
para pegawai yang lolos skrining kesehatan.
Kegiatan
yang dimulai sejak pukul 09.00 hingga pukul 12.00 WIB ini diposisikan
sebagai implementasi dari budaya kerja pelayan publik yang berdampak
langsung bagi masyarakat. Dengan melibatkan hakim, panitera, hingga staf
administrasi, Pengadilan Negeri Lumajang ingin membangun kesadaran
bersama bahwa setetes darah yang disumbangkan secara sukarela mampu
menjadi penyambung kehidupan bagi pasien yang tengah berjuang melawan
masa kritis di rumah sakit.
Rincian Distribusi Golongan Darah dan Evaluasi Medis
Proses
pengambilan darah berjalan dengan sangat tertib di bawah pengawasan
langsung tim medis profesional UDD PMI Lumajang. Dari total puluhan
pendaftar yang mengantre secara teratur, tim medis menetapkan 31
personel yang memenuhi seluruh persyaratan klinis untuk mendonorkan
darahnya.
Berdasarkan
parameter golongan darah, PMI Lumajang merinci perolehan hasil sebagai
berikut: Golongan darah O mencatat angka tertinggi dengan 15 kantong,
disusul golongan darah B sebanyak 9 kantong, golongan darah A sebanyak 4
kantong, dan golongan darah AB sebanyak 3 kantong. Melalui tambahan
pasokan ini, pemenuhan kebutuhan darah bagi fasilitas kesehatan di
Lumajang dan sekitarnya diharapkan dapat terpenuhi secara cepat tanpa
hambatan logistik.
Di
sisi lain, tim medis juga mencatat adanya 6 orang calon pendonor yang
terpaksa ditunda proses pengambilan darahnya karena tidak lolos uji
klinis awal. Hambatan medis utama yang ditemukan di lapangan meliputi 3
orang dengan kadar Hb rendah di bawah 12.5 g/dl, 1 orang dengan Hb
tinggi di atas 17 g/dl, 1 orang terdeteksi tensi tinggi, serta 1 orang
dengan kondisi tensi rendah. Pihak PMI memberikan edukasi dan
menyarankan para pegawai yang ditunda tersebut untuk memperbaiki pola
istirahat serta asupan nutrisi sebelum mencoba kembali pada kesempatan
berikutnya.
Komitmen Pelayanan Publik yang Humanis dan Berdampak
Pengurus
Bidang Humas PMI Kabupaten Lumajang, Iswarini Jamilah, menyatakan bahwa
partisipasi aktif dari institusi pemerintahan seperti Pengadilan Negeri
Lumajang memiliki dampak yang sangat krusial terhadap program pemenuhan
darah daerah. Kehadiran unit pelayanan di instansi dinas dinilai
efektif untuk menjaring pendonor potensial yang memiliki mobilitas kerja
tinggi.
"Partisipasi aktif warga instansi seperti ini sangat krusial dalam menjaga ketersediaan stok darah di Unit Donor Darah (UDD). Kami sangat mengapresiasi antusiasme yang ditunjukkan di Pengadilan Negeri Lumajang hari ini. Ini adalah bukti bahwa semangat gotong royong dan kemanusiaan tetap menjadi prioritas utama di tengah kesibukan kedinasan. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut secara berkala," jelas Iswarini Jamilah secara resmi pasca-kegiatan.
Pihak
PMI Lumajang terus mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, baik di
sektor pemerintahan, swasta, maupun komunitas, untuk menjadikan donor
darah sebagai bagian dari gaya hidup sehat yang rutin dilakukan setiap
dua atau tiga bulan sekali. Langkah preventif ini penting dilakukan
untuk memastikan stok darah di tingkat kabupaten selalu berada dalam
status aman dan siap pakai kapan pun kondisi darurat medis terjadi.
Penulis: Amin
Editor: Redaksi
Baca Juga:
Post a Comment