Jemput Bola, Mobile Unit PMI Lumajang Himpun 22 Kantong Darah di Balai Desa Jatirejo Kunir



ANEWS.coLUMAJANG – Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lumajang sukses menggelar kegiatan pelayanan donor darah massal "Jemput Bola" dengan memanfaatkan armada Mobile Unit taktis bertempat di Balai Desa Jatirejo, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang pada hari Jumat, 31 Juli 2026. Kegiatan pelayanan kemanusiaan yang berlangsung secara intensif selama tiga jam, terhitung mulai pukul 09.00 WIB hingga berakhir pada pukul 12.00 WIB ini, berhasil mengumpulkan sebanyak 22 kantong darah sehat dari warga masyarakat setempat yang lolos dari tahapan pemeriksaan medis secara ketat.
Kegiatan Mobile Unit ini diselenggarakan sebagai bagian dari strategi proaktif PMI Lumajang untuk menjangkau para pendonor potensial di wilayah kecamatan dan pedesaan, guna mengantisipasi fluktuasi dan lonjakan permintaan kebutuhan darah di berbagai rumah sakit rujukan daerah. Kehadiran tim pelayanan darah dari UTD PMI Lumajang di Balai Desa Jatirejo mendapatkan respon dan sambutan yang sangat positif serta antusias dari warga desa, yang secara sadar meluangkan waktu di hari Jumat untuk menyumbangkan darah mereka demi misi kemanusiaan.

Rincian Perolehan dan Komposisi Golongan Darah

Berdasarkan data rekam medis riil dan laporan statistik yang dirilis oleh petugas administrasi UTD PMI Lumajang segera setelah kegiatan ditutup pada pukul 12.00 WIB, dari total warga yang mendaftarkan diri, sebanyak 22 orang dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan medis sebagai pendonor. Seluruh kantong darah yang terkumpul langsung diklasifikasikan berdasarkan jenis golongan darah untuk menjaga akurasi data logistik darah kabupaten.
Adapun komposisi rincian golongan darah yang berhasil dihimpun dari aksi donor darah di Balai Desa Jatirejo-Kunir adalah sebagai berikut:
  • Golongan Darah A: Terkumpul sebanyak 6 kantong darah.
  • Golongan Darah B: Terkumpul sebanyak 6 kantong darah.
  • Golongan Darah O: Terkumpul sebanyak 9 kantong darah.
  • Golongan Darah AB: Terkumpul sebanyak 1 kantong darah.
  • Total Hasil Bersih Logistik Darah: 22 kantong darah berhasil dibawa ke Markas Pusat.
Pihak UTD PMI Lumajang menyatakan bahwa perolehan sebanyak 22 kantong darah ini memiliki nilai yang sangat strategis, terutama dengan melimpahnya perolehan pada golongan darah O (9 kantong) dan golongan darah B (6 kantong). Kedua jenis golongan darah tersebut selama ini dikenal memiliki roda perputaran (turnover) yang sangat cepat dan tingkat permintaan harian yang sangat tinggi di tingkat bank darah rumah sakit Lumajang, sehingga hasil dari Desa Jatirejo ini secara otomatis memperkuat ketahanan stok darah daerah untuk beberapa hari ke depan.

Laporan Skrining

Meskipun antusiasme masyarakat Desa Jatirejo tergolong tinggi, tim medis PMI tetap memberlakukan sistem penyaringan (skrining) kesehatan yang ketat, disiplin, dan berlapis demi menjamin keamanan darah. Berdasarkan laporan resmi dari meja pemeriksaan, tercatat ada sebanyak 10 orang calon pendonor yang dengan berat hati terpaksa ditunda pendaftarannya oleh tim medis karena tidak memenuhi kriteria klinis aman untuk melakukan donor darah.
Berikut adalah rincian data dan faktor-faktor medis yang menyebabkan penundaan 10 orang calon pendonor di Balai Desa Jatirejo:
  1. Faktor Hemoglobin (Hb) Rendah (< 12.5 g/dl): Menjadi penyebab dominan dengan menjaring sebanyak 6 orang. Calon pendonor dalam kategori ini terdeteksi memiliki kadar sel darah merah di bawah ambang batas minimal yang aman bagi tubuh untuk melakukan donor darah (12.5 g/dl).
  2. Faktor Hemoglobin (Hb) Tinggi (> 17 g/dl): Terdeteksi terjadi pada 1 orang warga, di mana kadar Hb yang bersangkutan melebihi ambang batas atas yang direkomendasikan secara medis (17 g/dl).
  3. Faktor Riwayat Medis/Kesehatan: Tercatat sebanyak 3 orang harus ditunda akibat indikasi riwayat kesehatan harian, seperti adanya riwayat konsumsi obat-obatan tertentu dalam waktu 24 jam terakhir, kondisi pasca-sakit yang belum pulih sempurna, atau tidak terpenuhinya syarat waktu istirahat (kurang tidur).
Di sisi lain, tim medis memberikan catatan berkala bahwa untuk beberapa parameter pembatalan umum lainnya—seperti berat badan kurang dari 45 kilogram, usia di bawah standar minimal 17 tahun, masalah fluktuasi tekanan darah tinggi (tensi tinggi), tekanan darah rendah (tensi rendah), riwayat perilaku dengan risiko penularan penyakit tinggi, serta riwayat bepergian atau perjalanan ke wilayah endemis—dilaporkan nihil atau sama sekali tidak ditemukan kasusnya (0) dalam pelaksanaan di Desa Jatirejo ini. Hal ini menunjukkan profil kesehatan fisik dari masyarakat calon pendonor di Kunir secara umum berada dalam koridor yang baik.

Komitmen PMI Lumajang Terhadap Layanan Kemanusiaan

Pasca-penutupan kegiatan, Pengurus Bidang Humas PMI Kabupaten Lumajang, Iswarini Jamilah, memberikan pernyataan pers resmi mengenai jalannya kegiatan di Kecamatan Kunir ini. Beliau menyampaikan rasa terima kasih, apresiasi, serta harapan jangka panjangnya agar kegiatan serupa dapat dikendalikannya dan dijadwalkan secara rutin di Balai Desa Jatirejo guna membangun komunitas pendonor darah kampung yang loyal dan berkelanjutan.
"Kami dari jajaran Pengurus PMI Kabupaten Lumajang menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Kepala Desa Jatirejo, seluruh perangkat desa, serta warga masyarakat Kecamatan Kunir yang telah berpartisipasi aktif dan menunjukkan kepedulian sosial yang luar biasa pada kegiatan donor darah hari Jumat ini. Hasil sebanyak 22 kantong darah sehat ini sangat berarti bagi kelangsungan operasional pelayanan darah kami. Perlu kami tegaskan kembali kepada masyarakat bahwa adanya penundaan terhadap 10 calon pendonor di lokasi bukanlah sebuah kegagalan, melainkan bentuk penerapan disiplin medis dan profesionalisme dari tim UTD PMI demi menjaga kualitas darah utama. Hal ini penting untuk memastikan keselamatan sang pendonor itu sendiri, sekaligus menjamin bahwa darah yang nantinya ditransfusikan kepada pasien benar-benar steril, aman, sehat, dan bebas dari risiko penularan penyakit," ujar Iswarini Jamilah saat memberikan konfirmasi resmi kepada media.
Pihak PMI Lumajang juga kembali mengingatkan kepada publik secara luas bahwa pasokan darah yang sehat dan aman di bank-bank darah rumah sakit setempat memegang peranan hidup dan mati bagi penanganan medis darurat setiap harinya. Darah yang terkumpul dari para relawan donor darah seperti di Desa Jatirejo ini akan dialokasikan secara cepat dan tepat sasaran untuk membantu menyelamatkan nyawa para pasien dalam kondisi darurat medis akut.
Kasus-kasus tersebut meliputi penanganan korban kecelakaan lalu lintas dengan kondisi pendarahan hebat, pelaksanaan operasi bedah mayor atau operasi darurat internal, penanganan ibu melahirkan yang mengalami komplikasi pendarahan pasca-persalinan, hingga pemenuhan kebutuhan transfusi darah rutin bagi para pasien pengidap kelainan darah bawaan seperti Thalasemia dan Leukemia yang membutuhkan pasokan darah segar sepanjang hidup mereka agar dapat bertahan dan beraktivitas dengan normal. PMI Lumajang mengimbau masyarakat untuk tidak ragu dan terus aktif mengikuti agenda Mobile Unit donor darah selanjutnya.

Penulis: Amin 
Editor: Redaksi
Baca Juga:
Copied 👍

Latest News

  • Jemput Bola, Mobile Unit PMI Lumajang Himpun 22 Kantong Darah di Balai Desa Jatirejo Kunir
  • Jemput Bola, Mobile Unit PMI Lumajang Himpun 22 Kantong Darah di Balai Desa Jatirejo Kunir
  • Jemput Bola, Mobile Unit PMI Lumajang Himpun 22 Kantong Darah di Balai Desa Jatirejo Kunir
  • Jemput Bola, Mobile Unit PMI Lumajang Himpun 22 Kantong Darah di Balai Desa Jatirejo Kunir
  • Jemput Bola, Mobile Unit PMI Lumajang Himpun 22 Kantong Darah di Balai Desa Jatirejo Kunir
  • Jemput Bola, Mobile Unit PMI Lumajang Himpun 22 Kantong Darah di Balai Desa Jatirejo Kunir

Post a Comment