Donor Darah di SMKN 1 Kalianget Kumpulkan 26 Kantong, Tanamkan Kepedulian Kemanusiaan
ANEWS.co, SUMENEP – Peringatan HUT ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI) menjadi ruang bagi generasi muda untuk menerjemahkan kepedulian menjadi tindakan nyata. PMR Wira Unit SMKN 1 Kalianget menggelar aksi donor darah dan berhasil mengumpulkan 26 kantong darah, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan SMKN 1 Kalianget tersebut melibatkan warga sekolah dan menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 PMI.
Bagi PMR Wira SMKN 1 Kalianget, donor darah bukan sekadar kegiatan seremonial. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran nilai kepedulian, solidaritas, dan kemanusiaan di lingkungan sekolah.
Pembina PMR Wira Unit SMKN 1 Kalianget, Achmad Basri, mengatakan donor darah telah menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun.
“Kegiatan donor darah ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun sekaligus sebagai bentuk partisipasi PMR Wira Unit SMKN 1 Kalianget dalam memeriahkan HUT PMI ke-81. Kami berharap kegiatan ini dapat terus menumbuhkan kepedulian dan semangat kemanusiaan di kalangan warga sekolah,” ujar Achmad Basri.
Sinergi Sekolah dan PMI
Pelaksanaan donor darah juga menjadi wujud kolaborasi antara lingkungan pendidikan dan PMI Kabupaten Sumenep.
Staf Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Sumenep, Moh. Rofiki, menyebut kegiatan tersebut sebagai bentuk sinergi PMI Kabupaten Sumenep dengan SMKN 1 Kalianget.
Menurut keterangan dalam bahan yang diterima redaksi, kolaborasi tersebut penting untuk mendukung kegiatan donor darah sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya warga sekolah, dalam membantu pemenuhan kebutuhan darah.
Secara kelembagaan, pelayanan darah merupakan salah satu bagian dari kegiatan PMI. Portal Ayo Donor PMI juga menyediakan informasi pelayanan darah transfusi, stok darah, dan kegiatan donor di berbagai daerah.
Dari Sekolah Menumbuhkan Kepedulian
Keterlibatan PMR dalam donor darah memiliki makna lebih luas bagi pendidikan karakter. Generasi muda tidak hanya diperkenalkan pada nilai kemanusiaan dalam teori, tetapi juga dilibatkan dalam kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi orang lain.
Terkumpulnya 26 kantong darah dalam kegiatan di SMKN 1 Kalianget menjadi hasil konkret dari partisipasi warga sekolah dalam aksi kemanusiaan.
Momentum HUT ke-81 PMI pun menjadi pengingat bahwa kepedulian dapat dimulai dari lingkungan terdekat. Sekolah menjadi salah satu ruang untuk menumbuhkan kesadaran sosial sekaligus memperkenalkan pentingnya kontribusi terhadap sesama sejak usia muda.
Melalui kegiatan yang dilakukan secara berkelanjutan, semangat kemanusiaan diharapkan tidak berhenti setelah peringatan HUT PMI, tetapi berkembang menjadi budaya kepedulian di lingkungan sekolah.
Penulis: Siti Maulidatun Nisa'
Editor: Redaksi

Post a Comment