Bangkit Pasca Bencana, Relawan Pendampingan Penyintas Ngada


ANEWS.coNGADA – Duka akibat guncangan gempa bumi di Kabupaten Ngada perlahan berganti menjadi semangat kebangkitan. Di tengah reruntuhan bangunan yang roboh, Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Ngada, NTT, terus mendampingi warga penyintas untuk membangun kembali tempat tinggal darurat sementara. Langkah ini dipusatkan di Desa Turamuri, Kecamatan Bajawa Utara, Kabupaten Ngada, sebagai salah satu titik permukiman yang mengalami kerusakan cukup berat.

Perjuangan menembus wilayah terdampak dilakukan para relawan demi memastikan pasokan bantuan dan pendampingan fisik dapat menjangkau warga secara merata. Prinsip kemanusiaan tetap dijunjung tinggi, tak peduli seberapa jauh jarak yang harus ditempuh. Jarak dan aksesibilitas terbukti bukan jadi penghambat dalam membantu sesama. Meski banyak bangunan rumah yang hancur, fondasi persaudaraan antara relawan PMI dan masyarakat setempat justru berdiri semakin kokoh.

Di lapangan, aktivitas pembangunan hunian sementara ini diwarnai oleh suasana kebersamaan yang hangat. Jalan menuju pulih memang diakui masih sangat panjang dan melelahkan bagi semua pihak. Namun, senyum dan tawa anak-anak serta warga sekitar yang terdampak yang mulai kembali terdengar di sepanjang jalur penanganan memberi energi positif tersendiri. Momen tersebut meyakinkan semua elemen bahwa Desa Turamuri pasti bisa dibangun kembali.

Humas PMI Provinsi NTT, Adrian Jr., menegaskan komitmen PMI untuk terus berada di garis depan dalam mengawal proses pemulihan warga terdampak gempa di Kabupaten Ngada.

"Prinsip kemanusiaan tetap dijunjung tinggi, tak peduli seberapa jauh jarak yang harus ditempuh dan itu bukan jadi penghambat dalam membantu sesama. Rumah boleh hancur, tapi fondasi persaudaraan justru semakin berdiri kokoh," tegas Adrian Jr.

Lebih lanjut, Adrian Jr. mengapresiasi daya juang masyarakat di Kecamatan Bajawa Utara yang tidak membiarkan bencana melumpuhkan harapan masa depan mereka.

"Tentu, jalan menuju pulih masih sangat panjang dan melelahkan. Namun, melihat tawa anak-anak dan warga sekitar yang terdampak yang mulai kembali terdengar di sepanjang perjalanan membuat mereka yakin bahwa semuanya akan dibangun kembali. Mereka tidak hanya sedang bertahan hidup, namun hari ini sedang menulis cerita tentang bagaimana cara menolak untuk menyerah pada saat bencana," pungkas Adrian Jr.

Melalui kerja sama dan solidaritas yang tak kunjung padam di Desa Turamuri, PMI Kabupaten Ngada bersama masyarakat membuktikan bahwa kebersamaan adalah kunci utama untuk bangkit dan menolak menyerah di tengah terpaan bencana.

Penulis: Amin 
Editor: Redaksi
Baca Juga:
Copied 👍

Latest News

  • Bangkit Pasca Bencana, Relawan Pendampingan Penyintas Ngada
  • Bangkit Pasca Bencana, Relawan Pendampingan Penyintas Ngada
  • Bangkit Pasca Bencana, Relawan Pendampingan Penyintas Ngada
  • Bangkit Pasca Bencana, Relawan Pendampingan Penyintas Ngada
  • Bangkit Pasca Bencana, Relawan Pendampingan Penyintas Ngada
  • Bangkit Pasca Bencana, Relawan Pendampingan Penyintas Ngada

Post a Comment