Jamaah Membludak! KH. Yusa’ Ajak Warga Teladani Rasulullah di Peringatan Maulid Nabi
Rangkaian perayaan keagamaan yang berlangsung penuh dengan ketenangan dan nilai-nilai spiritual ini diikuti secara antusias oleh jamaah serta warga masyarakat dari berbagai penjuru wilayah sekitar.
Melalui momentum Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, masyarakat diajak untuk sejenak menengok kembali sejarah perjalanan hidup Rasulullah SAW. Kehadiran beliau ke dunia bukan hanya membawa risalah keimanan, melainkan juga membawa transformasi akhlak dan peradaban yang berlandaskan pada rasa kasih sayang, keadilan, dan keteladanan moral. Oleh sebab itu, peringatan ini dimaknai sebagai sarana cas spiritual agar setiap Muslim mampu menerapkan sifat-sifat mulia Nabi dalam interaksi sosial sehari-hari, baik dalam lingkup keluarga maupun kehidupan bertetangga.
Puncak acara peringatan Maulid diisi dengan penyampaian tausiyah spiritual oleh KH. Yusa', seorang penceramah kenamaan dari Sukorejo. Dalam ulasannya yang mendalam namun mudah dipahami, KH. Yusa' menggarisbawahi pentingnya menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai figur teladan tunggal (uswatun hasanah).
Jamaah diajak untuk tidak hanya berhenti pada kecintaan yang bersifat lisan, melainkan membuktikannya melalui tindakan nyata, seperti memperbanyak shalawat, mempererat tali silaturahmi, menolong sesama yang membutuhkan, serta meneladani keteguhan akhlak Nabi dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.
Kehadiran pengurus baru Takmir Masjid Baiturrohman menambah bobot penting perhelatan acara malam tersebut. Ketua Takmir Masjid Baiturrohman yang baru, Ustaz Jazuli, mengapresiasi tinggi atas partisipasi aktif dan kekompakan warga Rejoso Tunggulwulung yang telah mendukung penuh terselenggaranya acara peringatan hari besar Islam ini dari awal hingga akhir.
Ustadz Jazuli menyebutkan bahwa dukungan dan kehadiran jamaah dalam jumlah besar merupakan modal sosial yang sangat berharga bagi kepengurusan takmir yang baru untuk mulai menjalankan roda organisasi masjid secara lebih dinamis dan inklusif.
"Peringatan Maulid malam ini adalah momentum bangkitnya kepengurusan takmir," tegas Ustazd Jazuli saat memberikan pernyataan di sela-sela acara perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, Senin malam (24/08/2026).
Lebih lanjut, Ustaz Jazuli mengungkapkan harapannya agar perayaan Maulid Nabi ini dapat menjadi batu pijakan awal yang baik untuk meningkatkan kuantitas serta kualitas partisipasi jamaah dalam berbagai kegiatan keagamaan ke depan.
Masjid Baiturrohman diharapkan dapat bertransformasi menjadi benteng pertahanan moral masyarakat sekaligus wadah pemersatu umat yang ramah, sejuk, dan penuh daya guna bagi lingkungan sekitar.
Suasana keakraban dan rasa persaudaraan yang erat sangat terasa hingga akhir acara. Seluruh jamaah mengikuti tiap sesi kegiatan dengan tertib dan penuh perhatian. Melalui Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, warga Rejoso Tunggulwulung tidak hanya pulang membawa pencerahan dari materi tausiyah, tetapi juga membawa semangat baru untuk saling menjaga persaudaraan, kejujuran, dan kepedulian sosial demi terwujudnya tatanan masyarakat yang harmonis dan bertakwa.
Penulis: Amin
Editor: Redaksi
Baca Juga:

Post a Comment