Gagas Masa Depan, Hani Zain Fathuri, S.H Siap di Calonkan Menjadi Kepala Desa Menuju BANCANGAN HEBAT
Hani Zain Fathuri, S.H siap di calonkan menjadi Kepala Desa menuju BANCANGAN HEBAT. Simak visi misi & program lengkapnya!
ANEWS.co, PONOROGO – Gelombang aspirasi masyarakat yang menginginkan adanya pembaruan tata kelola pemerintahan di tingkat desa kian hari kian tak terbendung.
Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Ponorogo untuk periode masa jabatan 2027–2037, konstelasi politik di Desa Bancangan, Kecamatan Sambit, mulai memunculkan figur-figur potensial.
Di tengah momentum krusial tersebut, sosok pemuda yang progresif refolusioner, berlatar belakang sarjana hukum, Hani Zain Fathuri, S.H. secara resmi menyatakan kesiapannya untuk maju bertarung demi membawa perubahan total di tanah kelahirannya.
Langkah berani ini diambil setelah melalui proses perenungan panjang serta desakan kuat dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari kelompok tani, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga generasi muda Karang Taruna.
Menandai keseriusan langkah politiknya, Hani Zain Fathuri, S.H. mengusung sebuah visi strategis yang diselaraskan dengan arah pembangunan daerah yang saat ini Ponorogo Hebat, yakni menuju Bancangan HEBAT (Harmonis, Ekonomi Mandiri, Bersih, Akuntabel, dan Terdepan).
Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Hani saat menggelar forum dialog terbuka bersama warga di salah satu dusun di Desa Bancangan.
Di hadapan ratusan pasang mata yang menaruh harapan besar pada pundaknya, ia membawa Misi kebudayaan dan politik yang membakar semangat.
"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, saya Hani Zain Fathuri, S.H Siap di Calonkan Menjadi Kepala Desa Menuju BANCANGAN HEBAT. Ini bukan sekadar ambisi pribadi untuk menduduki kursi kekuasaan, melainkan sebuah panggilan pengabdian yang tulus. Kita memiliki potensi alam yang melimpah dan sejarah leluhur yang agung, namun tanpa adanya manajemen pemerintahan yang profesional, semua itu akan sia-sia. Sudah saatnya Desa Bancangan bangkit, mandiri, dan sejajar dengan desa-desa maju lainnya di Kabupaten Ponorogo," tegas Hanz panggilan sapaan akrabnya.
Menyelaraskan Visi Desa dengan Program Kabupaten
Keputusan Hani Zain Fathuri, S.H. untuk memilih akronim HEBAT dinilai oleh banyak pengamat politik lokal sebagai langkah yang sangat cerdas dan strategis.
Slogan "Ponorogo HEBAT" merupakan visi resmi Pemerintah Kabupaten Ponorogo dalam menggerakkan roda pembangunan daerah.
Dengan menyamakan ritme visi di tingkat desa, Hani memastikan bahwa program kerja yang ia rancang selama sepuluh tahun ke depan akan berjalan beriringan dan satu frekuensi dengan kebijakan pemerintah kabupaten.
Secara kalkulasi birokrasi, keselarasan ini akan mempermudah jalannya komunikasi politik dan administratif.
Desa Bancangan di bawah kepemimpinan Hanz nantinya diprediksi akan lebih mudah dalam mengakses alokasi dana hibah, bantuan infrastruktur sektoral, serta berbagai program pemberdayaan masyarakat yang dikucurkan oleh dinas-dinas terkait di tingkat kabupaten.
Hal ini krusial mengingat tantangan pembangunan desa di masa depan tidak bisa hanya mengandalkan Dana Desa (DD) atau Alokasi Dana Desa (ADD) yang jumlahnya terbatas.
Mengupas Lima Pilar Utama "Bancangan HEBAT"
Dalam draf haluan kerjanya, Hanz membedah konsep HEBAT ke dalam lima pilar implementatif yang menyentuh seluruh sendi kehidupan bermasyarakat.
Pilar pertama adalah Harmonis, yang menitikberatkan pada penciptaan stabilitas sosial, kerukunan antarwarga, serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dasar.
Ia berkomitmen penuh mengoptimalkan peran kader posyandu dan PKK untuk memastikan hak-asasi kesehatan lansia, ibu hamil, dan anak-anak terpenuhi, sekaligus menekan angka stunting hingga ke titik terendah.
Pilar kedua adalah Ekonomi Mandiri. Sektor ini diarahkan untuk memperkuat sendi ekonomi utama warga Desa Bancangan yang mayoritas berprofesi sebagai petani.
Ia berjanji akan menjamin keadilan distribusi pupuk, melakukan normalisasi saluran irigasi yang selama ini sering tersumbat, serta memfasilitasi kelompok tani dengan teknologi pertanian tepat guna.
Tidak hanya itu, sektor UMKM lokal juga akan didorong naik kelas melalui pelatihan pengemasan produk dan perluasan akses pasar berbasis digital marketing.
Pilar ketiga dan keempat, yaitu Bersih dan Akuntabel, merupakan jawaban langsung atas tuntutan zaman mengenai transparansi publik.
Sebagai lulusan Sarjana Hukum (S.H.), Ia berkomitmen menciptakan birokrasi balai desa yang bersih dari segala bentuk pungutan liar (pungli) dan mempercepat proses pengurusan administrasi kependudukan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Semua bentuk perencanaan anggaran dan realisasi penggunaan anggaran Dana Desa akan dipublikasikan secara transparan melalui papan digital desa dan media sosial, sehingga setiap rupiah uang rakyat dapat dipertanggungjawabkan dan diawasi bersama.
Pilar kelima adalah Terdepan. Melalui pilar ini, Hanif ingin membawa Desa Bancangan menjadi pelopor dalam pemanfaatan teknologi informasi di Kecamatan Sambit, baik untuk sistem pelayanan desa (smart governance) maupun untuk promosi potensi lokal.
Salah satu program besarnya adalah mengintegrasikan sektor pertanian agraris dengan sektor pariwisata budaya, seperti pengembangan eduwisata berbasis kearifan lokal yang mampu menarik minat wisatawan luar daerah sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes).
Dukungan Luas dari Akar Rumput
Pernyataan resmi kesiapan Hani Zain Fathuri, S.H. ini langsung memicu gelombang dukungan yang masif di tingkat akar rumput.
Para sesepuh desa menilai Hanz sebagai representasi pemimpin muda yang santun, menghormati adat istiadat, namun memiliki pemikiran yang modern, taktis, serta pemahaman hukum yang kuat.
Sementara di kalangan generasi muda, kehadiran Hanz dipandang sebagai angin segar yang mampu memberikan wadah bagi kreativitas pemuda, baik dalam bidang olahraga, seni budaya reog, maupun pengembangan ekonomi kreatif.
"Kami merindukan sosok pemimpin yang mau mendengar, transparan, dan tidak berjarak dengan warganya. Apa yang disampaikan oleh Mas Hani mengenai program kliniknya untuk petani dan keterbukaan anggaran adalah solusi nyata yang kami butuhkan selama ini," ungkap salah seorang tokoh kelompok tani setempat.
Dengan masa jabatan kepala desa yang kini membentang selama sepuluh tahun, Desa Bancangan memang membutuhkan perencanaan yang matang dan eksekusi yang konsisten.
Kehadiran Hani Zain Fathuri, S.H. dengan visi Bancangan HEBAT diharapkan tidak hanya menjadi pemenang dalam kontestasi politik Pilkades 2027 nanti, tetapi benar-benar menjelma menjadi motor penggerak kesejahteraan yang membawa kemajuan nyata dan berkelanjutan bagi seluruh warga Desa Bancangan.
Penulis: Amin
Editor: Redaksi
Baca Juga:

Post a Comment