Harapan Yeyen Pasrujambe Usai Sabet Juara Videografi Kemanusiaan PMI Lumajang



ANEWS.co, LUMAJANG – Momentum Hari Donor Darah Sedunia (HDDS) 2026 menjadi catatan prestasi tersendiri bagi dunia kesehatan dan komunitas kreatif di Kabupaten Lumajang. Melalui Kompetisi Kreatif Lomba Videografi Kemanusiaan yang digelar oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lumajang, muncul figur inspiratif lokal yang berhasil mencuri perhatian dewan juri dan masyarakat luas.
Sosok tersebut adalah Ns. Yeyen Indayani, seorang perawat profesional yang bertugas di UPTD Puskesmas Pasrujambe. Mengangkat realita gerakan donor darah di desanya, Ns. Yeyen sukses menyabet gelar pemenang pertama. Pasca-kemenangan besar ini, ia menitipkan deretan harapan, kritik membangun, serta saran strategis demi kemandirian stok darah di Lumajang.
Bagaimana kisah perjuangan produksi video dadakan ini dan apa saja gagasan segar yang dibawa oleh sang perawat demi kemajuan pelayanan kemanusiaan? Simak laporan mendalamnya berikut ini.

Kisah di Balik Layar Video Jawara Garapan Ns. Yeyen Indayani

Kompetisi Videografi Kemanusiaan yang memperebutkan total hadiah uang tunai sebesar Rp600.000 ini berhasil menjaring puluhan karya sinematik dari para kreator konten, pelajar, dan videografer muda se-Kabupaten Lumajang. Lomba ini sengaja dirancang panitia untuk mengampanyekan pesan-pesan kemanusiaan secara estetik dan persuasif melalui platform media sosial.
Berdasarkan hasil penilaian ketat dan objektif dari dewan juri, posisi tiga besar berhasil diamankan oleh para talenta terbaik Lumajang:
  1. Juara 1: Ns. Yeyen Indayani (Perawat UPTD Puskesmas Pasrujambe, Desa Pasrujambe)
  2. Juara 2: PMR SMK Mulu
  3. Juara 3: M. Rafi Anas Abror (Anggota PMR Madya, SMPN 1 Pasirian)
Saat diwawancarai pasca-pengumuman pemenang, Ns. Yeyen Indayani mengaku terkejut sekaligus sangat bersyukur. 
Ia menceritakan bahwa karya sinematik ini lahir dari sebuah proses yang sangat spontan namun dieksekusi dengan komitmen total.
"Perasaannya pasti sangat senang dan campur aduk. Saya benar-benar tidak menyangka video pendek ini bisa terpilih jadi juara utama di Hari Donor Darah Sedunia. Alhamdulillah, ini sebenarnya berawal dari ide dadakan pada H-1 malam, lalu keesokan paginya langsung kami eksekusi di lapangan," ungkap Ns. Yeyen Indayani dengan mata berbinar.
Meskipun waktu persiapan naskah dan pra-produksi tergolong sangat mepet, Ns. Yeyen menjelaskan bahwa hasil akhir video tersebut bisa maksimal berkat sinergi tim yang luar biasa di lokasi syuting.
"Proses produksi yang kilat itu bisa selesai maksimal karena kami didukung oleh konsep yang matang, naskah yang kuat, serta deretan talent lapangan yang keren-keren dan hebat. Kebetulan lokasi syutingnya mengambil tempat di Pendopo Desa Pasrujambe, yang saat itu memang sedang pas ada kegiatan aksi donor darah," tambahnya merinci proses kreatif di balik layar.

Dedikasi Kemenangan untuk Para Pahlawan Kemanusiaan

Sebagai seorang tenaga kesehatan yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat, Ns. Yeyen Indayani menganggap piala penghargaan ini bukan sekadar pencapaian pribadi. Baginya, esensi utama dari pembuatan konten visual ini adalah memberikan panggung dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pendonor yang selama ini menjadi penyelamat nyawa di balik layar.
"Kemenangan dalam lomba ini bukan buat kami pribadi atau tim produksi saja. Kebahagiaan ini milik bersama. Piala dan penghargaan ini sepenuhnya kami dedikasikan untuk semua pahlawan pendonor darah sukarela yang ada di luar sana," tegas Ns. Yeyen penuh haru.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada seluruh ekosistem pendukung yang membantu mewujudkan video jawara tersebut, antara lain:
  • Kepala UPTD Puskesmas Pasrujambe beserta seluruh jajaran manajemen yang memberikan dukungan penuh.
  • Tim Promosi Kesehatan (Promkes) Puskesmas Pasrujambe, khususnya kepada rekan Tata Alifta, S.KM., dan Nurmalasari, S.KM., yang ikut mengawal konsep edukasi kesehatan dalam video.
  • Bapak Kepala Desa Pasrujambe, Sugianto, beserta seluruh jajaran perangkat pemerintahan desa yang telah memfasilitasi tempat dan perizinan.
  • Pihak PMI Kabupaten Lumajang serta seluruh dewan juri yang telah memberikan kepercayaan serta ruang bagi kreator kesehatan.
  • Seluruh Pendonor di DORAPAS (Donor Darah Pasrujambe) yang telah bersedia menjadi inspirasi utama sekaligus aktor penggerak dalam video pendek tersebut.

Harapan, Kritik, dan Saran Strategis untuk Masa Depan PMI

Di balik kegembiraan menyabet gelar juara, Ns. Yeyen Indayani tetap berdiri sebagai kritikus konstruktif yang peduli pada isu ketahanan medis daerah. Ia menitipkan beberapa poin penting berupa harapan, kritik, serta saran langsung kepada manajemen PMI Kabupaten Lumajang agar kualitas pelayanan darah di daerah semakin prima dan responsif.

Harapan Besar untuk Ketahanan Stok Darah

Ns. Yeyen menekankan pentingnya stabilitas pasokan kantong darah agar tidak ada lagi kepanikan di tingkat keluarga pasien ketika menghadapi situasi medis darurat di rumah sakit.
"Harapan saya kepada PMI ke depan, semoga stok darah di PMI Lumajang selalu aman dan tercukupi. Dengan begitu, tidak ada lagi cerita keluarga pasien yang panik atau kebingungan ke sana kemari mencari pendonor pengganti di saat darurat. Saya juga berharap seluruh Tim PMI selalu diberikan kesehatan dalam menjalankan tugas kemanusiaan ini," tutur Ns. Yeyen.

Kritik Terkait Transparansi Informasi Digital

Dari sudut pandang masyarakat umum, Ns. Yeyen menyoroti pentingnya optimalisasi kanal digital resmi milik organisasi. Ia melihat masih ada celah penyampaian informasi yang perlu diperbaiki agar masyarakat bisa lebih mudah berpartisipasi dalam aksi donor darah keliling.
  • Poin Kritik: Manajemen media sosial resmi PMI Lumajang diharapkan lebih aktif dan rutin melakukan update (pembaruan) data secara berkala. Informasi krusial yang paling mendesak untuk diperbarui setiap waktu adalah jadwal keliling mobil Unit Transfusi Darah (UTD) di berbagai wilayah kecamatan.

Saran Edukasi Berbasis Target Komunitas

Untuk mendongkrak jumlah pendonor baru secara berkelanjutan, perawat Puskesmas Pasrujambe ini mengusulkan dua strategi edukasi berbasis komunitas yang menyasar kelompok usia sekolah dan kelompok ibu-ibu rumah tangga.
  • Edukasi Dini di Sekolah: PMI disarankan untuk lebih masif masuk ke institusi pendidikan guna menanamkan kesadaran donor darah sejak dini kepada para pelajar. Hal ini penting untuk memupuk generasi muda agar tidak takut pada jarum suntik sejak usia remaja.
  • Pendekatan Khusus Kelompok Ibu-Ibu: Perlu ada formula edukasi yang kreatif dan persuasif yang menyasar kelompok emak-emak. Menurut pengamatan Ns. Yeyen di lapangan, banyak kaum ibu yang sebenarnya memiliki kepedulian sosial tinggi untuk menolong sesama, namun niat tersebut sering kali urung terlaksana hanya karena faktor rasa takut psikologis terhadap proses pengambilan darah.

Respons dan Apresiasi Resmi dari Ketua PMI Lumajang

Aspirasi dan karya kreatif dari Ns. Yeyen Indayani ini mendapat sambutan hangat dari pucuk pimpinan organisasi. Saat menghadiri acara penyerahan hadiah pada hari Minggu, Ketua PMI Kabupaten Lumajang, H. Budi Santoso, S.H., M.Si, memberikan pernyataan resmi dan apresiasi tinggi terhadap terobosan komunikasi visual yang diinisiasi oleh para tenaga kesehatan puskesmas.
H. Budi Santoso menegaskan bahwa kritik dan saran yang disampaikan oleh sang pemenang akan dijadikan bahan evaluasi internal untuk meningkatkan performa layanan publik PMI di era keterbukaan informasi.
"Kami sangat bangga melihat kreativitas luar biasa dari talenta muda dan tenaga kesehatan di Lumajang, khususnya Saudari Ns. Yeyen Indayani. Melalui visualisasi video pendek yang estetik, persuasif, dan informatif, pesan mulia mengenai donor darah sukarela bisa tersampaikan secara lebih segar dan relevan bagi generasi digital saat ini," ujar H. Budi Santoso, S.H., M.Si dalam pidatonya.
Terkait kritik mengenai pembaruan jadwal keliling di media sosial, Ketua PMI Lumajang berjanji akan segera menginstruksikan tim humas untuk lebih disiplin dalam mengelola kanal komunikasi digital organisasi.
"Semua masukan, baik kritik mengenai update jadwal di medsos maupun saran edukasi ke sekolah dan kelompok ibu-ibu, adalah catatan yang sangat berharga bagi kami. Kami berkomitmen untuk terus berbenah demi memberikan pelayanan kemanusiaan yang terbaik dan transparan bagi seluruh warga Lumajang," pungkas H. Budi Santoso yang saat itu didampingi oleh Kepala UDD PMI Lumajang, dr. Halimi Maksum.

Komitmen Semarak HDDS 2026 dan Kemandirian Pasokan Darah

Kesuksesan perayaan Semarak HDDS 2026 yang mengusung tema program luring penuh stimulus ini membuktikan bahwa pendekatan fisik yang interaktif mampu mengimbangi sosialisasi teori di media massa. Selain lomba videografi, perayaan ini juga dimeriahkan dengan aksi donor darah massal bertabur ratusan paket door prize alat rumah tangga, layanan skrining gula darah gratis, hingga sosialisasi udara melalui talkshow edukatif di radio swasta lokal bersama jajaran pengurus dan pendonor setia yang telah mendonorkan darahnya sebanyak 75 kali.
Sebagai bentuk rasa syukur atas kekompakan seluruh elemen masyarakat, panitia juga menggelar tasyakuran potong tumpeng bersama pada Sabtu pagi, 27 Juni 2026. Melalui momentum ini, Pengurus Bidang Humas PMI Lumajang, Rini Jamilah, menyampaikan rasa optimisnya bahwa kolaborasi lintas sektor antara PMI, Puskesmas Pasrujambe, perangkat desa, dan komunitas pemuda akan mampu mewujudkan kemandirian pasokan kantong darah daerah yang sehat, aman, dan berkelanjutan di Kabupaten Lumajang sepanjang tahun 2026.

Jika Anda tertarik, saya dapat mengolah naskah berita SEO ini ke dalam format publikasi pendukung lainnya untuk keperluan dokumentasi atau humas:
  • Mengubah artikel ini menjadi lembar rilis pers formal (press release) berformat ringkas untuk disebarkan ke jaringan jurnalis WhatsApp.
  • Membuat draf infografis teks yang merangkum poin harapan, kritik, dan saran Ns. Yeyen agar mudah dibaca dalam satu halaman visual.
  • Menyusun draf caption promosi media sosial yang ramah algoritma penelusuran kata kunci untuk akun Instagram atau Facebook instansi Anda.
Bagian media pendukung mana yang ingin kita persiapkan berikutnya?

Penulis: Amin 
Editor: Redaksi
Baca Juga:
Copied 👍

Latest News

  • Harapan Yeyen Pasrujambe Usai Sabet Juara Videografi Kemanusiaan PMI Lumajang
  • Harapan Yeyen Pasrujambe Usai Sabet Juara Videografi Kemanusiaan PMI Lumajang
  • Harapan Yeyen Pasrujambe Usai Sabet Juara Videografi Kemanusiaan PMI Lumajang
  • Harapan Yeyen Pasrujambe Usai Sabet Juara Videografi Kemanusiaan PMI Lumajang
  • Harapan Yeyen Pasrujambe Usai Sabet Juara Videografi Kemanusiaan PMI Lumajang
  • Harapan Yeyen Pasrujambe Usai Sabet Juara Videografi Kemanusiaan PMI Lumajang

Post a Comment