Pelantikan PC GP Ansor Ponorogo 2026–2030 Dihadiri Ketua Umum dan Ketua PW GP Ansor Jatim, Perkuat Sinergi Strategis
anews.co, Ponorogo - Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Ponorogo resmi dilantik untuk masa khidmah 2026–2030 dalam rangkaian kegiatan yang digelar di Graha Watoe Dhakon Kampus 1 UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Minggu (17/5/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor H. Addin Jauharuddin, Ketua PW GP Ansor Jawa Timur H. Musyaffa Syafril, tokoh pemerintah daerah, serta berbagai mitra strategis.
Pelantikan ini menjadi momentum awal pengabdian kepengurusan baru PC GP Ansor Ponorogo dengan mengusung visi “Ansor Ponorogo SIAP”, yaitu Sinergis, Inspiratif, Adaptif, dan Berpusat pada Pemuda.
Ketua PC GP Ansor Ponorogo, Fakaruzzaman Hidayatullah, menyampaikan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni organisasi, tetapi menjadi titik awal untuk memastikan seluruh elemen organisasi berada dalam kondisi siap menjalankan gerakan dan pengabdian secara maksimal.
“Momentum pelantikan ini menjadi awal mula kepengurusan dan memastikan kondisi organisasi benar-benar siap. Siap secara makna adalah seluruh elemen organisasi berfungsi lengkap, dalam kondisi prima, dan maksimal. Dengan begitu, ketika menjalankan organisasi dapat berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kesiapan merupakan faktor penting dalam mencapai keberhasilan organisasi.
Menurutnya, ada pepatah yang menyebutkan bahwa keberuntungan adalah pertemuan antara kesiapan dan kesempatan. Karena itu, GP Ansor Ponorogo berupaya membangun kesiapan dari internal organisasi, mulai dari penguatan struktur, kaderisasi, soliditas, hingga kualitas sumber daya manusia kader.
Sementara dari sisi eksternal, organisasi harus aktif menciptakan dan menangkap berbagai peluang melalui sinergi, kolaborasi, serta keterlibatan dalam berbagai program strategis yang bermanfaat bagi masyarakat. Dengan perpaduan antara kesiapan internal dan kemampuan memanfaatkan kesempatan, Ansor Ponorogo diharapkan mampu melahirkan gerakan yang progresif, berdampak, dan berkelanjutan.
Menurutnya, visi Ansor Ponorogo SIAP selaras dengan visi besar PP GP Ansor, yakni “Ansor Masa Depan BISA”. Semangat tersebut diwujudkan melalui penguatan organisasi, kaderisasi, pemberdayaan ekonomi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia kader Ansor.
Ia menjelaskan, makna “Sinergis” dimulai dari penguatan internal organisasi dengan menjaga soliditas dan solidaritas antarkader. Sementara “Inspiratif” merupakan hasil dari kepemimpinan yang visioner dan mampu menghadirkan gagasan nyata yang dapat dirasakan hingga tingkat ranting di desa.
Adapun “Adaptif” dimaknai sebagai kemampuan organisasi untuk tetap relevan menghadapi disrupsi dan perkembangan zaman saat ini tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar perjuangan. Hal tersebut sejalan dengan kaidah ushul fikih sholihun li kulli zaman wa makan, yakni nilai dan gerakan yang mampu menyesuaikan dengan setiap waktu dan tempat.
Sedangkan “Berpusat pada Pemuda” berarti menjadikan pemuda tidak hanya sebagai objek, tetapi juga subjek utama dalam gerakan organisasi. Pemuda didorong menjadi pelopor, penggerak, sekaligus fokus utama program-program Ansor agar mampu memberikan dampak nyata bagi kader, masyarakat, dan masa depan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Fakaruzzaman juga menyampaikan bahwa sosok Ketua Umum PP GP Ansor, H. Addin Jauharuddin, menjadi patron kepemimpinan inspiratif kader Ansor masa kini.
“Beliau mampu membawa gagasan besar dan mengimplementasikannya hingga tingkat ranting. Program-program seperti BUMA yang berkaitan dengan ekonomi kader dan organisasi, Patriot Ketahanan Pangan untuk mendukung program pemerintah Republik Indonesia, hingga Ansor University terkait peningkatan SDM menjadi bukti nyata gerakan Ansor yang progresif dan berdampak,” jelasnya.
Rangkaian kegiatan pelantikan diawali dengan pengukuhan departemen PC GP Ansor Ponorogo, dilanjutkan pelantikan pengurus harian masa khidmah 2026–2030, serta doa dipimpin oleh Drs. H. M. Muhsin, M.H.
Selain itu, dilakukan pula penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor dengan sejumlah perguruan tinggi, yakni UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, INSURI Ponorogo, dan AKAFARMA Sunan Giri Ponorogo terkait penguatan tridharma perguruan tinggi.
Sebagai tindak lanjut dari kerja sama tersebut, program yang akan dikembangkan difokuskan pada peningkatan life skill kader melalui pendidikan keahlian dan pendidikan vokasi. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia kader Ansor agar lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja, kewirausahaan, serta perkembangan zaman.
Sementara itu, PC GP Ansor Ponorogo juga menjalin kerja sama strategis MoU dengan BPC HIPMI Ponorogo dan KADIN Ponorogo dalam upaya meningkatkan kemandirian ekonomi kader dan organisasi.
Rencana tindak lanjut dari kolaborasi tersebut adalah membangun rumah inkubasi bisnis sebagai ruang pendampingan dan pengembangan bagi pelaku usaha, khususnya kader muda Ansor. Melalui program ini, kader akan mendapatkan pendampingan dalam penguatan usaha, pengembangan jejaring, manajemen bisnis, hingga peningkatan kapasitas kewirausahaan agar mampu menciptakan usaha yang mandiri dan berkelanjutan.
Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara organisasi kepemudaan, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan sumber daya manusia serta pemberdayaan ekonomi kader Ansor di Kabupaten Ponorogo.
Usai pelantikan, Ketua Umum PP GP Ansor bersama rombongan melaksanakan ziarah ke makam Kiai Ageng Muhammad Besari di Tegalsari. Ziarah tersebut juga didampingi Wakil Ketua PCNU Ponorogo, H. Ahmad Subhi Al Kalibek
Kegiatan ini menjadi simbol bahwa gerakan Ansor tidak hanya berorientasi pada penguatan organisasi dan pengembangan kader, tetapi juga tetap berakar kuat pada tradisi ulama, nilai keaswajaan, dan khidmah kepada masyarakat.
Penulis: Amin
Editor: Redaksi
Baca Juga:

Post a Comment