Lazio Malang Raya Raih Juara pada Street Football Invitation Series
anews.co, Malang - Dalam sebuah malam yang penuh semangat dan pencapaian, Lazio Region Malang Raya (LIMR) berhasil menorehkan emas dalam sejarah street football di Malang. Dalam debut mereka di Street Football Invitation Series USC 3 on 3 yang diselenggarakan di GOR Unggul, Karanglo, Singosari, Kabupaten Malang pada 22 Mei 2026, LIMR tampil gemilang dengan tidak hanya meraih gelar juara, tetapi juga menyabet penghargaan the best supporter berkat dukungan luar biasa dari fans mereka.
Street football, bentuk sepakbola yang diadaptasi untuk dimainkan di ruang-ruang terbuka kota, menawarkan pengalaman unik yang berbeda dari pertandingan lapangan penuh tradisional.
Dengan aturan yang lebih fleksibel dan permainan berbasis keterampilan, street football memberikan hiburan sekaligus tantangan baru yang disambut antusias oleh khalayak Malang.
Isa, manajer Unggul Sport Center (USC), mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Ikatan Fansclub Malang (IFM) atas partisipasi aktifnya dalam mengundang banyak fansclub dari wilayah Malang untuk turut serta dalam acara perdana ini.
"Kami sangat bersyukur dapat menggelar kegiatan yang berbeda ini dan menghadirkan nuansa baru bagi pecinta sepakbola di Malang," ucap Isa.
Adhin, event director USC Quickplay, menjelaskan visinya untuk mengembangkan komunitas olahraga di Malang secara lebih luas.
"Kami ingin menyediakan ruang bagi komunitas olahraga di Malang Raya, terutama untuk street football, agar menjadi ajang yang lebih seru dan menghibur. Harapannya, ini dapat menjadi wadah baru yang mengakomodasi mereka yang ingin menunjukkan keterampilan sepakbola dengan cara yang berbeda," tambah Adhin.
Perjalanan LIMR menuju kemenangan di turnamen ini tidaklah mudah. Mereka mengawali kompetisi dengan kemenangan tipis 3-2 melawan Marphone FC, kemudian menaklukkan MCSCI Malang (Manchester City) dengan skor 6-3. Di babak semifinal yang menegangkan, LIMR berhasil menundukkan tuan rumah USC Community dengan skor 1-0. Kesuksesan ini membawa mereka ke final bertemu kembali dengan Marphone FC.
Pertandingan final antara LIMR dan Marphone FC berlangsung ketat. Kedua tim menunjukkan pertahanan kuat hingga 3 menit awal dengan skor tetap imbang 0-0. Namun, dengan dukungan penuh dari supporternya, LIMR berhasil menggulung Marphone FC dengan skor akhir 4-1, membawa pulang trofi juara dengan penuh bangga.
Idin, kapten tim LIMR, menggambarkan pengalaman ini sebagai sesuatu yang luar biasa.
"Ini adalah pertandingan yang sangat menyenangkan, menjadi yang pertama di Malang untuk fansclub seperti kami, dan keluar sebagai juara adalah sesuatu yang sangat menyenangkan," kata Idin.
Fanda Kurniawan, Ketua Region Lazio Malang Raya, mengungkapkan rasa syukurnya.
"Kami bersyukur kepada Allah SWT dan seluruh tim. Apa yang awalnya hanya undangan ternyata berujung pada kemenangan. Terima kasih kepada semua yang telah membantu," ujarnya.
Gelaran street football ini bukan hanya sekedar kompetisi, namun juga menjadi ajang silaturahmi dan mempererat hubungan antara komunitas fansclub sepakbola Eropa se-Malang Raya.
Adi dari CISC Malang (Chelsea) menambahkan,
"Kegiatan ini adalah sesuatu yang baru dan menantang bagi komunitas di Malang Raya. Harapannya, kegiatan ini tidak hanya sekali diadakan, tetapi bisa berlanjut di masa mendatang."
Dengan prestasi yang telah diraih, LIMR berharap dapat terus mempertahankan momentum ini dan terus berprestasi di masa yang akan datang.
Keberhasilan ini merupakan bukti bahwa Malang, dengan komunitas sepakbola yang solid dan antusias, bisa menjadi tuan rumah untuk acara skala besar yang serupa di masa depan.
Penulis: Senda
Editor: Redaksi
Baca Juga:

Post a Comment