Ribuan Warga Daftar, Operasi Katarak Gratis Tambah Kuota hingga 450 Pasien

Baksos mata tahap II di Banyuwangi menambah target operasi katarak menjadi 450 pasien setelah tingginya kebutuhan layanan kesehatan mata masyarakat.

ANEWS.co, BANYUWANGI – Program Operasi Katarak Gratis Banyuwangi kembali digelar. Pada pelaksanaan tahap II tahun 2026, jumlah target operasi ditingkatkan menjadi 450 pasien menyusul tingginya kebutuhan layanan kesehatan mata masyarakat.

Program tersebut dibuka Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di halaman PMI Kabupaten Banyuwangi, Selasa (13/10). Kegiatan ini menjadi penyelenggaraan ke-22 selama 12 tahun pelaksanaan program pelayanan kesehatan mata di Banyuwangi.

Peningkatan target operasi dilakukan setelah pelaksanaan tahap pertama pada Mei 2026 melampaui sasaran yang ditetapkan. Dari target awal 300 operasi, tercatat sebanyak 367 pasien menjalani operasi katarak dan 60 pasien lainnya masuk daftar tunggu untuk tahap berikutnya.

Ketua PMI Banyuwangi Mujiono mengatakan tingginya kebutuhan layanan kesehatan mata menjadi alasan program tersebut terus dilaksanakan. Menurutnya, gangguan penglihatan masih menjadi masalah kesehatan yang berdampak luas bagi masyarakat.

Ia menjelaskan angka kebutaan di Indonesia masih menjadi perhatian karena sebagian besar disebabkan oleh katarak. Selain itu, meningkatnya angka harapan hidup serta penyakit metabolik seperti diabetes dan hipertensi turut berpengaruh terhadap meningkatnya kasus gangguan penglihatan.

“Masih banyak masyarakat yang mengalami hambatan biaya untuk memperoleh pelayanan kesehatan mata, sementara antusiasme masyarakat terhadap program ini juga sangat tinggi,” kata Mujiono.

Pada tahap kedua ini, kegiatan menargetkan 1.500 hingga 2.000 pemeriksaan mata masyarakat, pemeriksaan siswa sekolah dasar, 400 hingga 450 operasi katarak, serta pemasangan 15 bola mata palsu.

Pelaksanaan program berlangsung pada 13-18 Oktober 2026 dengan melibatkan sembilan dokter spesialis mata dan 32 tenaga paramedis. Selain operasi katarak, masyarakat juga memperoleh layanan pemeriksaan mata, kacamata gratis, obat tetes mata, hingga pemasangan bola mata palsu bagi pasien yang membutuhkan.

Hingga Mei 2026, program tersebut mencatat lebih dari 30.323 pasien menjalani pemeriksaan mata. Selain itu, sebanyak 16.379 kacamata dan 9.600 obat tetes mata telah dibagikan kepada masyarakat. Tercatat pula 4.869 operasi katarak dan 201 pemasangan bola mata palsu telah dilakukan sejak program berjalan.

Sementara itu, hingga 11 Oktober 2026 jumlah pendaftar tahap II mencapai 1.108 pasien yang terdiri atas 817 pasien katarak, 284 pasien gangguan refraksi, dan tujuh pasien yang membutuhkan pemasangan bola mata.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan gangguan penglihatan tidak hanya memengaruhi kondisi kesehatan seseorang, tetapi juga berdampak terhadap aktivitas sosial dan ekonomi keluarga.

“Kebutaan karena katarak bisa disembuhkan dengan operasi, baksos gratis ini menjadi harapan bagi warga kurang mampu. Terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan ini,” ujar Ipuk.

Menurutnya, keberadaan layanan kesehatan mata menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperluas akses layanan kesehatan bagi kelompok rentan dan masyarakat berpenghasilan rendah.

Penulis: Amin
Editor: Redaksi

Baca Juga:
Copied 👍

Latest News

  • Ribuan Warga Daftar, Operasi Katarak Gratis Tambah Kuota hingga 450 Pasien
  • Ribuan Warga Daftar, Operasi Katarak Gratis Tambah Kuota hingga 450 Pasien
  • Ribuan Warga Daftar, Operasi Katarak Gratis Tambah Kuota hingga 450 Pasien
  • Ribuan Warga Daftar, Operasi Katarak Gratis Tambah Kuota hingga 450 Pasien
  • Ribuan Warga Daftar, Operasi Katarak Gratis Tambah Kuota hingga 450 Pasien
  • Ribuan Warga Daftar, Operasi Katarak Gratis Tambah Kuota hingga 450 Pasien

Post a Comment