HUT PMI Ke-81 Jadi Momentum Perkuat Sinergi Bencana dan Donor Darah di Trenggalek
ANEWS.co, TRENGGALEK – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI) di Kabupaten Trenggalek tidak sekadar menjadi momen seremonial tahunan. Di tengah meningkatnya kebutuhan pelayanan sosial, kemanusiaan, dan kebencanaan, momentum tersebut dimanfaatkan sebagai ruang memperkuat kolaborasi lintas sektor sekaligus memberikan penghargaan kepada para pendonor darah sukarela yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa.
Perayaan HUT PMI ke-81 yang digelar di halaman Kantor PMI Kabupaten Trenggalek pada Rabu (7/10/2026) berlangsung sederhana namun penuh makna. Kegiatan dihadiri Dewan Kehormatan PMI, pengurus PMI kabupaten dan kecamatan, staf, relawan, unsur pemerintah daerah, rumah sakit, organisasi kebencanaan, hingga para pendonor darah sukarela yang selama ini menjadi bagian penting dalam gerakan kemanusiaan.
Tercatat sekitar 120 peserta hadir mengikuti rangkaian acara yang meliputi pemberian penghargaan kepada pendonor darah sukarela 50 kali, dialog interaktif lintas sektoral, pemotongan tumpeng, doa bersama, dan ramah tamah.
Salah satu momen penting dalam kegiatan tersebut adalah pemberian penghargaan kepada tujuh pendonor darah sukarela yang telah mendonorkan darahnya sebanyak 50 kali. Penghargaan diberikan langsung oleh Ketua PMI Kabupaten Trenggalek, Mulyadi WR, sebagai bentuk apresiasi atas kepedulian dan konsistensi mereka dalam membantu sesama.
Di tengah semakin tingginya kebutuhan darah untuk berbagai tindakan medis, keberadaan pendonor sukarela menjadi unsur yang sangat menentukan. Setiap kantong darah yang disumbangkan berpotensi menyelamatkan nyawa pasien yang membutuhkan transfusi, mulai dari korban kecelakaan, pasien operasi, ibu melahirkan dengan komplikasi perdarahan, hingga penderita penyakit tertentu yang memerlukan transfusi darah secara rutin.
Dalam sambutannya, Mulyadi menyampaikan bahwa para pendonor darah sejatinya adalah relawan kemanusiaan yang memiliki peran besar meskipun tidak selalu terlihat di garis depan saat terjadi bencana.
Menurutnya, semangat berbagi yang ditunjukkan para pendonor layak menjadi teladan bagi masyarakat luas.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para pendonor darah sukarela yang telah mendonorkan darahnya sebanyak 50 kali. Semoga keikhlasan para pendonor menjadi teladan bagi masyarakat Kabupaten Trenggalek untuk semakin aktif berdonor darah dan membantu menyelamatkan nyawa sesama,” ujarnya.
Pernyataan tersebut mengandung makna yang lebih dalam daripada sekadar penghargaan. Di tengah perkembangan layanan kesehatan modern, kebutuhan darah terus meningkat. Namun kebutuhan itu tidak akan terpenuhi tanpa adanya kesadaran dan partisipasi masyarakat untuk menjadi pendonor sukarela.
Karena itu, penghargaan terhadap pendonor darah bukan hanya bentuk apresiasi personal, tetapi juga bagian dari upaya membangun budaya kemanusiaan yang berkelanjutan.
Selain menyoroti pentingnya donor darah, PMI Kabupaten Trenggalek juga memanfaatkan HUT ke-81 sebagai momentum evaluasi dan penguatan kerja sama antarlembaga.
Dalam beberapa tahun terakhir, tantangan kemanusiaan yang dihadapi masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pelayanan kesehatan. Ancaman bencana alam, kekeringan, kebutuhan layanan sosial, hingga situasi darurat lainnya membutuhkan koordinasi yang semakin kuat antarinstansi.
Hal tersebut terlihat dari kehadiran berbagai lembaga yang selama ini menjadi mitra PMI, seperti BPBD, Dinas Sosial, RSUD, PDAM, rumah sakit swasta, klinik kesehatan, serta organisasi pendukung penanggulangan bencana.
Melalui forum dialog interaktif yang digelar dalam rangkaian kegiatan, berbagai pihak duduk bersama untuk membahas perkembangan terkini di bidang kebencanaan, pelayanan sosial, dan upaya peningkatan kerja sama di masa mendatang.
Dialog dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono, yang saat ini juga menjabat sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek.
Diskusi berlangsung hangat dan menunjukkan tingginya komitmen semua pihak untuk memperkuat sistem pelayanan kepada masyarakat. Para peserta aktif menyampaikan pandangan, pengalaman lapangan, sekaligus masukan terkait tantangan yang dihadapi dalam pelayanan kemanusiaan.
Menutup sesi dialog, Stefanus menyampaikan apresiasi atas kontribusi PMI dan seluruh elemen relawan yang selama ini membantu pemerintah daerah menjalankan tugas-tugas di bidang sosial, kemanusiaan, dan kebencanaan.
Menurutnya, berbagai program kemanusiaan yang dijalankan PMI telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Mulyadi juga memaparkan berbagai program PMI Kabupaten Trenggalek yang hingga kini terus berjalan. Salah satunya adalah distribusi bantuan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan.
Selain itu, PMI juga aktif memberikan bantuan kursi roda bagi warga yang membutuhkan serta mengoperasikan layanan ambulans gratis yang setiap hari dimanfaatkan masyarakat.
Dua armada ambulans PMI Kabupaten Trenggalek saat ini rutin memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan transportasi medis maupun bantuan sosial lainnya.
Keberadaan layanan tersebut menunjukkan bahwa PMI tidak hanya hadir ketika terjadi bencana besar. Organisasi kemanusiaan ini juga berperan dalam membantu kebutuhan masyarakat sehari-hari yang sering kali luput dari perhatian publik.
Karena itu, menurut Mulyadi, PMI membutuhkan dukungan, kritik, saran, dan masukan dari seluruh unsur masyarakat agar kualitas pelayanan dapat terus meningkat.
Pada akhirnya, peringatan HUT PMI ke-81 di Kabupaten Trenggalek menjadi lebih dari sekadar perayaan usia organisasi. Momentum ini memperlihatkan bahwa keberhasilan pelayanan kemanusiaan tidak hanya ditentukan oleh satu lembaga, melainkan oleh kolaborasi berbagai pihak yang memiliki tujuan yang sama.
Di balik setetes darah yang didonorkan, bantuan air bersih yang disalurkan, ambulans yang bergerak membantu pasien, hingga respons saat bencana terjadi, terdapat semangat kemanusiaan yang dibangun oleh banyak tangan.
Dan di usia ke-81 tahun, PMI Kabupaten Trenggalek menunjukkan bahwa semangat tersebut tetap hidup, tumbuh, dan semakin kuat melalui kerja sama yang solid demi melayani masyarakat.
Foto Utama: Penyerahan penghargaan kepada pendonor darah sukarela 50 kali dalam rangka HUT ke-81 PMI Kabupaten Trenggalek.
Nama File Foto: hut-pmi-trenggalek-sinergi.jpg
Alt Foto: Penghargaan pendonor darah sukarela pada HUT PMI Kabupaten Trenggalek.
Caption + Kredit: Ketua PMI Kabupaten Trenggalek menyerahkan penghargaan kepada tujuh pendonor darah sukarela yang telah mendonorkan darah sebanyak 50 kali dalam rangka HUT ke-81 PMI. Foto: PMI Kabupaten Trenggalek.
Sumber + Byline:
Penulis: Hadi Triyono
Editor: Redaksi

Post a Comment