Sudah Dua Bulan Berlalu, Warga Mbakung Akhirnya Dapat Layanan Kesehatan

PMI Manggarai Barat menghadirkan layanan kesehatan, bantuan kemanusiaan, dan dukungan pemulihan bagi 111 warga terdampak gempa di Desa Mbakung.


ANEWS.co, MANGGARAI BARAT – PMI Manggarai Barat kembali hadir di tengah masyarakat terdampak bencana dengan memberikan layanan kesehatan, pemulihan hubungan keluarga (Restoring Family Links/RFL), serta bantuan kemanusiaan bagi warga Dusun Genang, Desa Mbakung, Kecamatan Macang Pacar, Sabtu (10/10/2026).

Kegiatan tersebut menjangkau 111 jiwa penerima manfaat yang masih menjalani proses pemulihan pascagempa bumi yang terjadi pada 15 Agustus 2026. Kegiatan ini melibatkan Pemerintah Desa Mbakung, Puskesmas Macang Pacar, tokoh masyarakat, relawan, dan warga setempat.

Hampir dua bulan setelah gempa mengguncang wilayah tersebut, sebagian masyarakat masih menghadapi berbagai tantangan. Selain kebutuhan dasar yang harus dipenuhi, sejumlah warga juga masih merasakan dampak kesehatan dan trauma psikologis akibat bencana.

Karena itu, kehadiran PMI menjadi bagian penting dalam membantu masyarakat melewati masa pemulihan. Tidak hanya menghadirkan bantuan fisik, PMI juga membawa dukungan moral bahwa masyarakat tidak sendirian menghadapi situasi sulit.

Dalam kegiatan tersebut, PMI memberikan pemeriksaan kesehatan dan pembagian obat-obatan gratis bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat melalui Puskesmas Macang Pacar. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka yang selama ini belum mendapatkan layanan secara langsung.

Selain layanan kesehatan, PMI juga melaksanakan layanan dan sosialisasi Restoring Family Links (RFL). Layanan ini merupakan bagian dari upaya kemanusiaan PMI untuk membantu masyarakat tetap menjaga komunikasi dan hubungan keluarga ketika menghadapi situasi darurat maupun pascabencana.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan dasar masyarakat, PMI turut menyalurkan bantuan berupa Hygiene Kit, Bedding Kit, Shelter Kit, dan paket sembako. Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi PMI bersama PT Freeport Indonesia yang difasilitasi oleh Human Initiative (HI).

Sekretaris Desa Mbakung, Yulius Y. Sukardi, menyampaikan apresiasi kepada PMI yang telah datang langsung ke wilayahnya.

"Atas nama Pemerintah Desa Mbakung, saya mengucapkan limpah terima kasih kepada keluarga besar PMI yang telah hadir dan memberikan bantuan kepada masyarakat kami," ujarnya.

Menurut Yulius, pelayanan kesehatan yang diberikan PMI merupakan layanan pertama yang diterima masyarakat sejak gempa bumi terjadi pada pertengahan Agustus lalu. Karena itu, kehadiran PMI mendapatkan sambutan hangat dari warga.

Hal senada disampaikan Kepala Puskesmas Macang Pacar, Yohanes Top. Ia menjelaskan bahwa dampak bencana tidak hanya terlihat dari kerusakan fisik semata.

Menurutnya, trauma psikologis masih dirasakan sebagian masyarakat hingga saat ini. Oleh sebab itu, pelayanan kesehatan dan pendampingan menjadi bagian penting dalam proses pemulihan yang berkelanjutan.

"Dampak gempa bumi tidak hanya dirasakan secara fisik, tetapi juga meninggalkan trauma psikologis bagi masyarakat," katanya.

Sementara itu, salah seorang warga penerima manfaat, Florentinus Lasdin, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan PMI.

Ia mengatakan masyarakat memahami bahwa akses menuju desa mereka tidak mudah. Jarak yang cukup jauh dari Labuan Bajo membuat tidak semua pihak mampu menjangkau wilayah tersebut dengan cepat.

"Kami sangat bersyukur atas kehadiran PMI di tengah-tengah kami. Kami menyadari bahwa perjalanan dari Labuan Bajo menuju desa kami sangat jauh, tetapi PMI tetap hadir untuk membantu masyarakat di sini. Terima kasih banyak kepada seluruh tim PMI," tuturnya.

Apresiasi juga datang dari Pendamping Lokal Desa Mbakung, Daniel Darung, yang menilai kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi berbagai pihak mampu menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

Sementara itu, Pendamping PMI Pusat, Hidayatul Irwan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya PMI mendukung masyarakat pada fase transisi darurat menuju pemulihan.

Ia menyebut Desa Mbakung berjarak sekitar empat hingga lima jam perjalanan dari Labuan Bajo. Meski menghadapi tantangan akses dan medan perjalanan yang cukup panjang, PMI bersama para mitra berupaya memastikan bantuan tetap sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

Hidayatul juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Pemerintah Desa Mbakung, tenaga kesehatan, masyarakat setempat, PT Freeport Indonesia, dan Human Initiative yang telah mendukung kegiatan tersebut.

Kehadiran PMI di Desa Mbakung menunjukkan bahwa pemulihan pascabencana membutuhkan kerja sama banyak pihak. Bantuan yang diberikan mungkin tidak dapat menghapus seluruh dampak bencana dalam waktu singkat, namun menjadi langkah penting untuk membantu masyarakat bangkit kembali.

Melalui layanan kesehatan, dukungan psikososial, pemulihan hubungan keluarga, dan bantuan kebutuhan dasar, PMI berharap warga dapat menjalani proses pemulihan dengan lebih baik sekaligus membangun kembali optimisme untuk menata kehidupan pascagempa.

Penulis: Fili Agung
Editor: Redaksi


Baca Juga:
Copied 👍

Latest News

  • Sudah Dua Bulan Berlalu, Warga Mbakung Akhirnya Dapat Layanan Kesehatan
  • Sudah Dua Bulan Berlalu, Warga Mbakung Akhirnya Dapat Layanan Kesehatan
  • Sudah Dua Bulan Berlalu, Warga Mbakung Akhirnya Dapat Layanan Kesehatan
  • Sudah Dua Bulan Berlalu, Warga Mbakung Akhirnya Dapat Layanan Kesehatan
  • Sudah Dua Bulan Berlalu, Warga Mbakung Akhirnya Dapat Layanan Kesehatan
  • Sudah Dua Bulan Berlalu, Warga Mbakung Akhirnya Dapat Layanan Kesehatan

Post a Comment