632 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan, Warga Lumajang Masih Dijangkau
ANEWS.co, LUMAJANG – Distribusi air bersih PMI Lumajang telah mencapai 632.000 liter hingga Selasa, 6 Oktober 2026. Jumlah tersebut merupakan akumulasi penyaluran bagi masyarakat di Dusun Ngesong, Desa Barat, Kecamatan Padang serta Dusun Wonoasih dan Dusun Wonosari, Desa Wonokerto, Kecamatan Gucialit.
Data kegiatan PMI Kabupaten Lumajang menunjukkan, pelayanan pada Selasa berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 17.00 WIB dengan sasaran Dusun Ngesong.
Dalam satu hari tersebut, sebanyak 17.500 liter air bersih disalurkan melalui lima perjalanan atau trip.
Layanan hari itu menjangkau tujuh titik masyarakat dengan jumlah penerima tercatat 232 kepala keluarga (KK) atau 813 jiwa. Dari jumlah tersebut, penerima terdiri atas 375 laki-laki dan 438 perempuan.
Sekretaris sekaligus Kepala Markas PMI Kabupaten Lumajang, Nurhadi Santoso, dalam laporan kegiatan mencatat distribusi dilakukan menggunakan satu unit truk engkel bernomor polisi N 9336 YC.
Armada tersebut membawa satu tandon berkapasitas 2.400 liter dan dua tandon masing-masing berkapasitas 550 liter.
Jika kapasitas ketiga tandon dijumlahkan, satu kali perjalanan dapat membawa 3.500 liter air. Dengan lima trip pada hari itu, volume distribusi mencapai 17.500 liter sesuai rekap kegiatan.
Distribusi di Ngesong Capai 434 Ribu Liter
Pelayanan pada 6 Oktober menambah akumulasi distribusi air bersih di Dusun Ngesong, Desa Barat.
Laporan PMI Kabupaten Lumajang mencatat total air yang telah disalurkan di kawasan tersebut mencapai 434.000 liter.
Wilayah pelayanan di Ngesong mencakup RT/RW 33/08, 34/08, 35/08, 36/08, 38/09, 39/09, 40/09, dan 41/09. Laporan kegiatan mencatat pelayanan pada Selasa dilakukan melalui tujuh titik masyarakat.
Angka tersebut menunjukkan bahwa layanan air bersih bukan berlangsung hanya dalam satu kali kegiatan. Akumulasi 434.000 liter menggambarkan distribusi yang telah dilakukan secara berulang untuk menjangkau kebutuhan masyarakat di Ngesong.
Pada pelayanan 6 Oktober saja, 232 keluarga masuk dalam cakupan distribusi.
Dalam konteks layanan publik, jumlah penerima menjadi bagian penting untuk melihat dampak penyaluran. Sebanyak 813 orang memperoleh akses terhadap pelayanan air bersih melalui distribusi yang dilakukan sepanjang hari.
Gucialit Telah Menerima 198 Ribu Liter
Distribusi PMI Kabupaten Lumajang juga menjangkau Kecamatan Gucialit.
Berdasarkan laporan kegiatan yang disampaikan Nurhadi Santoso, sebanyak 198.000 liter air bersih telah disalurkan di Dusun Wonoasih dan Dusun Wonosari, Desa Wonokerto.
Jika digabungkan dengan 434.000 liter yang tercatat di Dusun Ngesong, total volume layanan kedua wilayah tersebut mencapai 632.000 liter.
Data itu menjadi gambaran skala pelayanan air bersih yang telah berjalan hingga 6 Oktober 2026.
Di balik angka ratusan ribu liter tersebut, distribusi mempunyai arti langsung bagi masyarakat. Air yang dibawa menggunakan armada tangki mendekatkan suplai air bersih hingga ke lingkungan warga yang menjadi sasaran pelayanan.
Setiap perjalanan juga membawa kapasitas yang terbatas. Armada yang digunakan pada Selasa mampu mengangkut 3.500 liter dalam sekali perjalanan. Untuk menyalurkan 17.500 liter, kendaraan harus melakukan lima trip sepanjang waktu pelayanan pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.
Angka Besar, Dampaknya Sampai ke Keluarga
Kumulatif 632.000 liter menjadi angka utama dari pelayanan tersebut. Namun dampaknya lebih mudah terlihat ketika data tersebut ditarik hingga ke tingkat keluarga.
Di Ngesong pada Selasa itu, ada 232 KK atau 813 jiwa yang masuk dalam jangkauan layanan.
Artinya, setiap liter yang dibawa armada bukan sekadar menambah catatan volume distribusi. Air tersebut diarahkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat yang menjadi sasaran pelayanan.
Laporan kegiatan juga menunjukkan bagaimana distribusi membutuhkan kesinambungan. Di Ngesong, akumulasi layanan telah mencapai 434.000 liter, sedangkan Wonoasih dan Wonosari mencapai 198.000 liter.
Dua angka tersebut membentuk total pelayanan PMI Kabupaten Lumajang sebanyak 632.000 liter hingga 6 Oktober.
Kegiatan pada hari itu memperlihatkan bahwa pelayanan air bersih bergerak dari angka besar menuju dampak yang lebih dekat: air sampai ke lingkungan warga dan 232 keluarga di Ngesong masuk dalam jangkauan distribusi.

Post a Comment