PMI Hadir Dukung Pemulihan Pendidikan Pascagempa

PMI Nagekeo memasang sembilan tenda darurat di dua sekolah untuk mendukung pembelajaran 607 siswa dan guru pascagempa Flores


ANEWS.co, NAGEKEO – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Nagekeo mendirikan tenda darurat di dua sekolah sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan proses belajar mengajar pascagempa yang mengguncang wilayah Flores. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu siswa dan guru agar tetap dapat menjalankan aktivitas pendidikan di tengah masa pemulihan pascabencana.

Tenda darurat didirikan di SMP Negeri 1 Aesesa dan SMP Negeri 1 Aesesa Selatan yang terdampak gangguan aktivitas pembelajaran akibat situasi pascagempa. PMI Kabupaten Nagekeo memasang dua tenda darurat di SMP Negeri 1 Aesesa dan tujuh tenda darurat di SMP Negeri 1 Aesesa Selatan, sehingga total terdapat sembilan tenda darurat yang digunakan sebagai ruang belajar sementara.

Penyediaan ruang belajar darurat tersebut menjadi salah satu bentuk respons kemanusiaan PMI dalam mendukung sektor pendidikan agar kegiatan belajar siswa tidak terhenti selama proses pemulihan berlangsung.

Dukung Aktivitas Belajar Ratusan Siswa dan Guru

Tenda darurat yang didirikan PMI dimanfaatkan oleh ratusan siswa dan tenaga pendidik di kedua sekolah.

Di SMP Negeri 1 Aesesa, fasilitas tersebut digunakan oleh 368 siswa dan 42 guru, sedangkan di SMP Negeri 1 Aesesa Selatan dimanfaatkan oleh 171 siswa dan 26 guru.

Secara keseluruhan, bantuan PMI tersebut mendukung aktivitas belajar bagi 607 penerima manfaat, terdiri dari 539 siswa dan 68 guru.

Kehadiran tenda darurat memberikan alternatif ruang belajar yang dapat digunakan selama kondisi sekolah belum sepenuhnya kembali normal. Selain membantu menjaga keberlangsungan pendidikan, tenda tersebut juga memungkinkan siswa kembali mengikuti pembelajaran secara langsung bersama guru.

Menurut pihak sekolah, kembalinya pembelajaran tatap muka sangat penting untuk menjaga kualitas proses belajar mengajar sekaligus memastikan siswa tetap mendapatkan pendampingan secara optimal.

Pembelajaran Daring Menghadapi Berbagai Kendala

Sebelum tenda darurat tersedia, sekolah menerapkan sistem pembelajaran daring sebagai solusi sementara pascagempa. Guru menyampaikan materi dan memberikan tugas melalui aplikasi WhatsApp yang kemudian dikerjakan siswa dari rumah masing-masing.

Namun pelaksanaan pembelajaran jarak jauh tidak berjalan tanpa hambatan. Tidak semua siswa memiliki telepon seluler berbasis Android maupun akses yang memadai untuk mengikuti proses belajar secara daring.

Keterbatasan perangkat tersebut menyebabkan sebagian siswa mengalami kesulitan menerima materi pelajaran dan mengerjakan tugas yang diberikan guru. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi sekolah dalam menjaga keberlangsungan proses pendidikan.

Kepala SMP Negeri 1 Aesesa, Paulus Niku Woda, mengungkapkan bahwa bantuan tenda darurat dari PMI menjadi solusi yang sangat membantu bagi sekolah.

“Tenda darurat yang didirikan oleh PMI ini sangat membantu kami dalam proses pembelajaran. Tenda ini digunakan sebagai tempat belajar sementara bagi siswa selama kondisi pascagempa belum memungkinkan untuk melaksanakan kegiatan belajar seperti biasanya. Kami sangat berterima kasih kepada PMI Kabupaten Nagekeo yang telah memberikan perhatian dan bantuan kepada sekolah kami,” ujarnya.

Menurut Paulus, keberadaan ruang belajar sementara memungkinkan siswa kembali mengikuti pembelajaran secara lebih efektif dibandingkan saat pembelajaran dilakukan secara daring.

PMI Fokus pada Kebutuhan Masyarakat Pascabencana

Ketua PMI Kabupaten Nagekeo, Kristianus Pantaleon Jogo, mengatakan bahwa pendirian tenda darurat merupakan bagian dari upaya PMI dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana, termasuk di sektor pendidikan.

Menurutnya, pendidikan merupakan kebutuhan penting yang harus tetap berjalan meskipun masyarakat sedang menghadapi situasi darurat akibat bencana alam.

“PMI Kabupaten Nagekeo berupaya hadir untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana. Pendirian tenda darurat di sekolah ini merupakan salah satu bentuk dukungan kami agar kegiatan belajar siswa tetap dapat berjalan di tengah kondisi pascagempa,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa PMI tidak hanya berfokus pada bantuan darurat yang berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga berupaya mendukung aspek sosial seperti pendidikan agar aktivitas masyarakat dapat kembali pulih secara bertahap.

Kristianus menambahkan bahwa PMI akan terus berkoordinasi dengan pihak sekolah, pemerintah daerah, dan berbagai pihak terkait untuk memantau kebutuhan yang masih diperlukan selama masa pemulihan berlangsung.

“Kami akan terus melakukan koordinasi dengan pihak sekolah dan pemerintah setempat untuk melihat perkembangan kebutuhan di lapangan sehingga bantuan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kondisi yang ada,” ujarnya.

Pemulihan Pendidikan Jadi Bagian Penting Pascabencana

Keberlangsungan pendidikan menjadi salah satu aspek penting dalam masa pemulihan pascabencana. Selain membantu menjaga proses belajar mengajar tetap berjalan, tersedianya ruang belajar sementara juga dapat memberikan rasa aman dan kepastian bagi siswa yang terdampak.

Bagi sekolah, tenda darurat menjadi solusi sementara yang memungkinkan kegiatan pendidikan berlangsung sambil menunggu kondisi kembali normal. Sementara bagi siswa, kehadiran ruang belajar yang lebih layak membantu mereka kembali fokus mengikuti pelajaran dan berinteraksi dengan guru maupun teman sekelas.

Melalui pendirian sembilan tenda darurat di dua sekolah tersebut, PMI Kabupaten Nagekeo berharap proses pendidikan dapat terus berjalan meskipun masyarakat masih berada dalam tahap pemulihan pascagempa.

Langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa respons kemanusiaan tidak hanya berfokus pada kebutuhan darurat, tetapi juga mendukung keberlangsungan sektor pendidikan agar anak-anak tetap memperoleh hak belajar mereka di tengah situasi bencana.

Penulis: Wilhelmina Wuda  
Editor: Redaksi
Baca Juga:
Copied 👍

Latest News

  • PMI Hadir Dukung Pemulihan Pendidikan Pascagempa
  • PMI Hadir Dukung Pemulihan Pendidikan Pascagempa
  • PMI Hadir Dukung Pemulihan Pendidikan Pascagempa
  • PMI Hadir Dukung Pemulihan Pendidikan Pascagempa
  • PMI Hadir Dukung Pemulihan Pendidikan Pascagempa
  • PMI Hadir Dukung Pemulihan Pendidikan Pascagempa

Post a Comment