RESPONDER CUP 2026: Satu Tim, Satu Tujuan, Satu Kemanusiaan!
ANEWS.co, MOJOKERTO - Korps kesiapsiagaan bencana di tingkat daerah terus mengasah kemampuan teknis lapangan guna menghadapi ancaman kedaruratan yang kian dinamis. Langkah nyata tersebut diwujudkan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mojokerto yang sukses menggelar ajang kompetisi kemanusiaan bertajuk "RESPONDER CUP 2026". Acara ini dilaksanakan pada Minggu, 6 September 2026, bertempat di Halaman PMI Kabupaten Mojokerto.
Kompetisi dijadwalkan mulai pukul 07.00 WIB dan diikuti oleh seluruh anggota Korps Sukarela (KSR) serta Tenaga Sukarela (TSR) PMI Kabupaten Mojokerto. Ratusan relawan muda tampak memadati area markas sejak pagi hari guna bersiap menguji ketangkasan fisik serta mental mereka dalam simulasi penanganan korban bencana terpadu.
Dengan mengusung tema "Satu Tim, Satu Tujuan, Satu Kemanusiaan!", ajang tahunan ini menjadi instrumen evaluasi penting bagi kapasitas relawan lokal. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah utama untuk menguji ketangguhan, kepedulian, dan sportivitas para relawan kemanusiaan di wilayah Kabupaten Mojokerto.
Melalui slogan utama "Main, Kompetisi, Menginspirasi!", panitia pelaksana RESPONDER CUP 2026 menghadirkan 6 jenis perlombaan yang menguji keterampilan teknis maupun mental para relawan di lapangan secara terukur, mulai dari Evacuation Route Game (Pos 01) untuk menguji kecepatan dan ketepatan pemetaan jalur evakuasi darurat, Distribusi Air (Pos 02) guna menguji manajemen logistik pemenuhan air bersih di daerah krisis, hingga Rescue Mission Game (Pos 03) yang mensimulasikan misi penyelamatan korban di medan sulit.
Selain itu, terdapat pula Triage Tower (Pos 04) untuk menguji kecakapan pemilahan tingkat keparahan cedera korban secara cepat, Emotional Control (Pos 05) sebagai simulasi ketahanan mental menghadapi tekanan psikologis massa, serta diakhiri dengan Water Rescue Game (Pos 06) yang menjadi ajang uji ketangkasan pertolongan korban di permukaan air.
Seluruh perlombaan tersebut disimulasikan menyerupai kondisi bencana riil agar para peserta terbiasa mengambil keputusan taktis di bawah tekanan waktu yang ketat. Tim panitia juga menekankan pentingnya ketepatan waktu, kepatuhan terhadap aturan, serta menjunjung tinggi nilai fair play selama seluruh rangkaian lomba berlangsung.
Acara ini ditutup dengan apresiasi tinggi dari struktur kepemimpinan organisasi. Ketua Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Mojokerto, dr. Sihwati Wilujeng, M.Kes, menyatakan kebanggaannya atas dedikasi para peserta.
"Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi relawan yang tanggap, sigap, dan peduli dalam menghadapi berbagai situasi darurat di masa depan," kata dr. Sihwati Wilujeng memberikan penekanan penting pada visi jangka panjang organisasi.
Penulis: Arum
Editor: Redaksi
Baca Juga:
Post a Comment