Orang Tua Bayi Pasuruhan Kidul Diminta Bupati Kudus Segera Lapor Polisi




ANEWS.coKUDUS – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mendesak keberadaan orang tua biologis dari bayi yang dibuang di Desa Pasuruhan Kidul, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, agar segera menampakkan diri. Pernyataan tegas ini disampaikan seiring penanganan perawatan intensif bayi yang kini dinyatakan sehat di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus.

Sam’ani meninjau langsung fasilitas RSUD untuk memantau perkembangan kesehatan bayi malang itu. Sebelumnya, bayi ditemukan oleh seorang pekerja bangunan, kemudian dilaporkan ke Polsek Jati dan segera dilarikan ke rumah sakit guna mendapat pertolongan medis.

“Dari rumah sakit sudah ditangani dengan baik, alhamdulillah kondisinya sudah membaik. Bayi tersebut beratnya 2.866 gram dan panjang badannya 46 sentimeter,” jelas Sam’ani di lokasi peninjauan.

Ia mengingatkan agar orang tua bayi segera menyadari kekhilafannya dan mendatangi kantor polisi terdekat. Menurutnya, anak merupakan rezeki serta amanah besar yang wajib dirawat dan dibesarkan dengan penuh tanggung jawab.

Sam’ani menyerukan agar orang tua bayi tidak melarikan diri dari kejaran hukum jika mendengar kabar tentang anak mereka. Pihak Polsek Jati terbuka untuk menerima kedatangan dan mendengarkan penjelasan dari orang tua secara kooperatif.

“Mumpung masih punya kesempatan, bisa menyerahkan diri atau melaporkan ke pihak berwajib, yaitu Kapolsek Jati. Anak itu sehat, kondisinya sehat. Anak itu adalah amanah yang harus dipegang, harus dirawat dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Sementara itu, Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Kudus telah menerjunkan petugas untuk menggelar asesmen awal. Langkah-langkah identifikasi serta penandatanganan berkas penanganan anak terlantar akan disesuaikan dengan mekanisme hukum negara.

"Apabila dalam jangka waktu tertentu tidak terdapat respons dari orang tua, bayi tersebut nantinya akan mendapatkan penanganan lanjutan melalui lembaga yang ditunjuk oleh pemerintah," paparnya.

Sam’ani menambahkan, dirinya masih menanti iktikad baik orang tua bayi untuk menyelesaikan permasalahan ini secara dewasa. Pemkab Kudus siap memfasilitasi pendampingan sosial jika orang tua bersedia melapor.

Di sisi lain, Bupati memberikan apresiasi tinggi kepada warga Desa Pasuruhan Kidul. Alur pelaporan warga yang terstruktur dinilai menjadi faktor utama selamatnya nyawa bayi tersebut.

Masyarakat lokal langsung berkoordinasi secara cepat dengan bidan desa serta perangkat desa setempat, sebelum akhirnya melaporkannya ke Polsek Jati hingga membawanya ke RSUD.

“Warga ini responsnya sudah baik. Ditemukan, melaporkan kepada bidan desa, kepala desa, terus dilaporkan kepada Polsek dan dibawa ke rumah sakit. Ini sudah langkah-langkah baik,” terangnya.

Sam’ani turut mengimbau seluruh masyarakat Kudus untuk memperkuat ketahanan keluarga demi mengantisipasi kasus serupa. Perhatian ekstra dari para orang tua terhadap pergaulan anak usia remaja sangat penting dilakukan agar tindakan tidak bertanggung jawab dapat dicegah.

“Kami harapkan di Kabupaten Kudus tidak terjadi lagi hal-hal yang tidak kita inginkan,” tegasnya.

Penulis: A. Delano
Editor: Redaksi
Baca Juga:
Copied 👍

Latest News

  • Orang Tua Bayi Pasuruhan Kidul Diminta Bupati Kudus Segera Lapor Polisi
  • Orang Tua Bayi Pasuruhan Kidul Diminta Bupati Kudus Segera Lapor Polisi
  • Orang Tua Bayi Pasuruhan Kidul Diminta Bupati Kudus Segera Lapor Polisi
  • Orang Tua Bayi Pasuruhan Kidul Diminta Bupati Kudus Segera Lapor Polisi
  • Orang Tua Bayi Pasuruhan Kidul Diminta Bupati Kudus Segera Lapor Polisi
  • Orang Tua Bayi Pasuruhan Kidul Diminta Bupati Kudus Segera Lapor Polisi

Post a Comment