Memperkuat Resiliensi Sosial: Strategi Komunikasi Publik PMI Lumajang pada HUT ke-81
ANEWS.co, LUMAJANG — Keterbukaan informasi dan penguatan citra lembaga kemanusiaan kini tidak lagi sekadar pilihan, melainkan pilar strategis dalam menjaga kepercayaan publik. Sadar akan pentingnya hal tersebut, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lumajang mengambil langkah taktis untuk memperluas jangkauan publikasi program kerjanya. Melalui Bidang Hubungan Masyarakat (Humas), PMI Lumajang resmi menggandeng Radio Semeru FM, salah satu stasiun radio swasta terkemuka di wilayah tersebut, untuk menyelenggarakan program talkshow dialog interaktif. Langkah ini menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan utama yang digelar pada momen Hari Ulang Tahun (HUT) PMI ke-81 di tahun 2026 ini.
Secara kontekstual, pilihan menggunakan media penyiaran radio di era digital menunjukkan pendekatan komunikasi publik yang inklusif. Di wilayah dengan topografi beragam seperti Kabupaten Lumajang, radio tetap memegang peran krusial sebagai jembatan informasi yang mampu menembus batas geografis hingga ke pelosok desa. Melalui tema besar "PMI Lumajang Peduli Bergerak Bersama Demi Kemanusiaan", dialog interaktif ini dirancang bukan sekadar sebagai laporan seremonial tahunan, melainkan sebuah ruang akuntabilitas publik di mana masyarakat dapat membedah langsung efektivitas program kerja kemanusiaan yang telah dijalankan.
Dalam perspektif makro organisasi, akuntabilitas ini diuji melalui kehadiran tiga pilar utama manajemen PMI Lumajang sebagai narasumber. Sekretaris PMI Lumajang yang sekaligus menjabat Kepala Markas, Nurhadi Santoso, SP., hadir memaparkan manajemen operasional dan kesiapan internal organisasi. Dari sisi mitigasi dan respons kedaruratan, Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana, Drs. Masduki, mengulas kesiapan daerah dalam menghadapi potensi kebencanaan. Sementara itu, pemenuhan kebutuhan vital medis masyarakat dibahas secara mendalam oleh Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Lumajang, dr. Halimi Maksum, MMRS. Sinergi ketiga lini ini merepresentasikan kesiapan menyeluruh PMI dalam merespons isu-isu publik.
Wakil Ketua PMI Lumajang Bidang Humas, Dra. Iswarini Jamilah, menegaskan bahwa strategi kolaborasi bersama media massa ini membawa dampak jangka panjang yang signifikan bagi stabilitas sosial.
"Kami berharap, informasi seputar Palang Merah Indonesia PMI Lumajang khususnya semakin banyak diketahui masyarakat, kegiatan dan kiprahnya, dalam kegiatan kemanusiaan," terang perempuan yang akrab disapa Rini tersebut.
Makna terdalam dari strategi ini adalah transformasi dari publik yang pasif menjadi masyarakat yang aktif dan peduli secara sosial.
Dampak dari penguatan branding dan keterbukaan informasi ini diproyeksikan akan meningkatkan partisipasi publik secara nyata. Rini menambahkan bahwa setelah masyarakat mengetahui kiprah nyata PMI, akan muncul kepedulian sosial yang kemudian menggerakkan mereka untuk melakukan aksi kemanusiaan secara bersama-sama.
Ketika kesadaran kolektif ini terbangun, beban penanganan bencana maupun pemenuhan kebutuhan donor darah di Lumajang tidak lagi bertumpu tunggal pada pemerintah atau PMI, melainkan menjadi gerakan gotong royong yang berkelanjutan dan memperkuat resiliensi sosial masyarakat.
Penulis: Amin
Editor: Redaksi
Baca Juga:

Post a Comment