Maestro Seni Guruh Soekarnoputra Wafat, PDI Perjuangan Kehilangan Sosok Marhaenis Tulen

Guruh Soekarnoputra wafat di usia 73 tahun. PDIP instruksikan pengibaran bendera partai setengah tiang selama 7 hari.


ANEWS.co, JAKARTA – Seniman besar sekaligus politikus senior Indonesia, Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra, meninggal dunia dalam usia 73 tahun setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta, pada Sabtu (26/9/2026) pukul 04.16 WIB. Kepergian putra bungsu Proklamator Bung Karno ini meninggalkan duka mendalam bagi panggung kebudayaan serta konstelasi politik nasional.
Kepergian almarhum direspons dengan instruksi resmi organisasi sebagai bentuk penghormatan tertinggi atas pengabdiannya selama puluhan tahun. Langkah ini sekaligus menjadi simbol berkabungnya jutaan kader atas hilangnya salah satu pilar ideologis partai berlambang banteng moncong putih tersebut.
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengatakan bahwa seluruh jajaran partai dari tingkat pusat hingga daerah merasa sangat kehilangan sosok marhaenis yang gigih membumikan kebudayaan nasional. 
“Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Allahummaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fuanhu. Telah berpulang ke Rahmatullah Almarhum Bapak Mohammad Guruh Irianto Sukarnoputra bin Sukarno pada usia 73 tahun,” ujar Hasto dalam keterangan tertulisnya.
Sebagai bentuk penghormatan terakhir, PDI Perjuangan langsung menginstruksikan seluruh jajaran pengurus dari tingkat DPP, DPD, DPC, PAC, Ranting, hingga Anak Ranting untuk mengibarkan bendera partai setengah tiang selama 7 hari berturut-turut. Penghormatan ini diberikan mengingat dedikasi panjang almarhum yang telah bergabung dengan PDI sejak tahun 1982 dan setia mengawal PDI Perjuangan dari tahun 1999 hingga akhir hayatnya.
Dampak kepergian Guruh tidak hanya dirasakan di ruang parlemen tempat ia mengabdi sebagai anggota DPR RI periode 1999–2024 dari daerah pemilihan Jawa Timur. Dunia industri kreatif dan seni tanah air juga kehilangan kiblat seni pertunjukan kolosal yang selama ini menjadi identitas Swara Mahardhika dan GSP Production yang ia dirikan.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka yang beralamat di Jalan Sriwijaya Raya Nomor 26, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Keluarga besar memohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya atas segala kesalahan almarhum semasa hidup serta memohon doa agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. 
Penulis: Amin 
Editor: Redaksi
Baca Juga:
Copied 👍

Latest News

  • Maestro Seni Guruh Soekarnoputra Wafat, PDI Perjuangan Kehilangan Sosok Marhaenis Tulen
  • Maestro Seni Guruh Soekarnoputra Wafat, PDI Perjuangan Kehilangan Sosok Marhaenis Tulen
  • Maestro Seni Guruh Soekarnoputra Wafat, PDI Perjuangan Kehilangan Sosok Marhaenis Tulen
  • Maestro Seni Guruh Soekarnoputra Wafat, PDI Perjuangan Kehilangan Sosok Marhaenis Tulen
  • Maestro Seni Guruh Soekarnoputra Wafat, PDI Perjuangan Kehilangan Sosok Marhaenis Tulen
  • Maestro Seni Guruh Soekarnoputra Wafat, PDI Perjuangan Kehilangan Sosok Marhaenis Tulen

Post a Comment