Dukungan Psikososial PMI di Nangapanda Pulihkan Keceriaan Anak

Dukungan Psikososial PMI di Nangapanda Ende

ANEWS.co, ENDE - Operasi kemanusiaan terpadu yang digelar oleh jajaran satuan Tanggap Darurat Bencana (TDB) Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama PMI Kabupaten Ende terus diperluas cakupannya dengan memprioritaskan pemulihan kondisi mental para penyintas usia anak. Pada Sabtu, 5 September 2026, tim relawan lapangan PMI melaksanakan aksi intervensi psikologis berupa gerakan psikososial massal yang dipusatkan di Lapangan Posko SDK Kekadori, Desa Rapowawo, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende. Langkah responsif ini sengaja diambil sebagai bentuk antisipasi dini pascabencana guna menghalau dampak buruk gangguan stres pascatrauma kronis pada anak-anak korban terdampak gempa bumi.
Kondisi riil kehidupan di dalam tenda darurat pengungsian dengan segala bentuk keterbatasan sanitasi dan ruang gerak sering kali menjadi faktor utama yang memperparah kondisi psikologis anak-anak yang masih kerap terbayang-bayang oleh getaran hebat gempa bumi susulan. Guna memitigasi risiko penurunan kesehatan mental tersebut, PMI secara terintegrasi menyelenggarakan layanan Dukungan Psikososial atau Psychosocial Support Services (PSS) yang bersifat komprehensif. Melalui serangkaian aktivitas rekreatif yang dikombinasikan dengan edukasi penyelamatan diri, PMI berupaya keras mengubah atmosfer posko darurat yang tegang menjadi ruang belajar dan bermain sementara yang sangat ramah terhadap anak. Kehadiran aktif para relawan kemanusiaan ini terbukti memberikan dampak instan dalam membangkitkan moral psikis serta memulihkan stabilitas emosional anak-anak pengungsi.
Berdasarkan laporan asesmen berkala yang dirilis oleh tim lapangan PMI, total penerima manfaat anak-anak yang berhasil dihimpun, diorganisasi, dan dilayani secara intensif dalam kegiatan hari Sabtu tersebut mencapai 26 jiwa. Seluruh anak tersebut merupakan penyintas asli yang saat ini terpaksa tinggal menetap di dalam posko pengungsian wilayah setempat karena rumah mereka mengalami kerusakan. Jika dibedah secara mendalam berdasarkan variabel jender, penerima manfaat berjenis kelamin laki-laki tercatat sebanyak 14 jiwa, dengan rincian demografi 4 anak berada di rentang usia balita (0–5 tahun) dan 10 anak berada di rentang usia sekolah (5–17 tahun). Sementara itu, untuk kelompok anak perempuan terdata sebanyak 12 jiwa, yang mencakup 2 anak kategori usia balita serta 10 anak kategori usia sekolah. Pembagian klasifikasi kelompok usia ini dilakukan agar memudahkan relawan dalam mengelompokkan jenis permainan dan metode pendekatan psikososial yang cocok.
Yohanis Lana Senda, Kepala Markas PMI Kabupaten Ende, memaparkan secara terperinci bahwa implementasi program pemulihan psikis ini adalah bagian integral dari komitmen operasi jangka panjang PMI di wilayah terdampak gempa bumi Kabupaten Ende. 
Menurut analisis Yohanis Lana Senda, selaku Kepala Markas PMI Kabupaten Ende, luka fisik eksternal akibat terkena reruntuhan material bangunan mungkin bisa dengan cepat diobati secara medis hingga sembuh total, namun luka emosional akibat rasa ketakutan yang ekstrem memerlukan ketelatenan serta penanganan psikososial berkala agar tidak membekas secara permanen dan merusak mentalitas generasi penerus bangsa.
"Operasi penanggulangan bencana TDB PMI Provinsi NTT tidak hanya fokus pada pemenuhan bantuan logistik fisik semata, melainkan berkomitmen penuh dalam menjaga dan memulihkan kesehatan mental anak-anak korban gempa di wilayah Ende. Hari ini, bertempat di Lapangan Posko SDK Kekadori Desa Rapowawo, kami menyajikan menu layanan terpadu mulai dari metode ekspresi kreatif, tindakan psikososial, hingga internalisasi edukasi kebencanaan dasar melalui program PSS. Target utama kami sangat jelas dan terukur, yaitu menghapus memori visual kelam serta rasa takut dari benak mereka, kemudian menggantinya dengan pemahaman keselamatan dan keceriaan kolektif, sehingga mental mereka jauh lebih tangguh untuk menghadapi masa depan," papar Yohanis Lana Senda.
Yohanis Lana Senda menambahkan bahwa manajemen PMI Provinsi NTT akan terus melakukan pemantauan berkala terhadap dinamika psikologis para pengungsi di berbagai titik posko darurat lainnya di Kabupaten Ende. 
Pihaknya juga telah menjamin kesiapan penuh dan ketersediaan logistik kit permainan bagi relawan PSS yang disiagakan khusus untuk mendampingi anak-anak dalam melewati masa transisi pascabencana yang sarat akan tekanan mental ini. Penekanan orientasi pelayanan diarahkan untuk membangun tingkat resiliensi atau daya lenting komunitas lokal agar masyarakat tidak terperosok dalam kesedihan berlarut.
Dalam proses eksekusi program di area lapangan, aktivitas psikososial dijalankan lewat model permainan kelompok interaktif yang sangat mengedepankan nilai-nilai sportivitas, kerja sama tim, rasa percaya diri, dan luapan kegembiraan. Relawan PMI memandu gerakan senam ceria, mengajak menari melingkar, bermain tebak kata, serta menyediakan fasilitas kertas dan krayon sebagai media ekspresi seni visual. Pemberian stimulus berupa pemulihan motorik dan sensorik halus ini dinilai sangat vital bagi anak usia balita yang terdaftar di posko, sedangkan bagi anak-anak usia sekolah, aktivitas terpadu ini menjadi saluran katarsis emosional yang efektif untuk membuang segala energi negatif yang sempat terpendam semenjak tempat tinggal mereka diguncang gempa.
Di samping pemulihan emosi, materi edukasi taktis terkait bencana gempa bumi juga menjadi kurikulum wajib yang disampaikan dengan gaya bercerita yang menarik oleh tim instruktur PMI. Anak-anak dibekali pengetahuan logis untuk mengenali tanda-tanda gejala alam secara rasional tanpa perlu dirundung kepanikan massal yang berlebihan. Penggunaan lagu bernada riang dengan lirik edukatif terbukti mempermudah 26 anak penerima manfaat tersebut untuk menghafal di luar kepala mengenai protokol evakuasi mandiri, seperti kewajiban berlindung di kolong benda keras dan segera berlari menuju ruang terbuka hijau guna menghindari runtuhan dinding bangunan. Kegiatan ditutup dengan pembagian paket biskuit nutrisi tambahan yang disambut dengan sorak-sorai riang gembira dari seluruh peserta.
 
Penulis: Amin 
Editor: Redaksi
Baca Juga:
Copied 👍

Latest News

  • Dukungan Psikososial PMI di Nangapanda Pulihkan Keceriaan Anak
  • Dukungan Psikososial PMI di Nangapanda Pulihkan Keceriaan Anak
  • Dukungan Psikososial PMI di Nangapanda Pulihkan Keceriaan Anak
  • Dukungan Psikososial PMI di Nangapanda Pulihkan Keceriaan Anak
  • Dukungan Psikososial PMI di Nangapanda Pulihkan Keceriaan Anak
  • Dukungan Psikososial PMI di Nangapanda Pulihkan Keceriaan Anak

Post a Comment