Dukung Pembelajaran Darurat, PMI Ende Distribusikan Terpal dan Dirikan Tenda di SD Inpres Detuena
Aksi tanggap darurat tersebut menyasar total 77 penerima manfaat yang terdiri atas 67 siswa dan 10 guru di sekolah tersebut. Pembuatan tenda darurat difokuskan untuk menyediakan ruang kelas sementara yang aman dan layak bagi para murid serta pendidik.
Kepala Sekolah SD Inpres Detuena, Fransiska Li Sare, S.Pd., SD, menyampaikan apresiasi mendalam atas respons cepat serta bantuan yang diberikan oleh PMI Kabupaten Ende. Menurutnya, keberadaan sekolah darurat sangat krusial agar hak anak-anak dalam mendapatkan pendidikan tidak terputus di tengah situasi darurat.
"Kami sangat berterima kasih atas bantuan terpal dan pembuatan tenda darurat dari PMI. Kehadiran ruang kelas sementara ini sangat berarti bagi 67 siswa dan 10 guru di SD Inpres Detuena, sehingga proses pembelajaran dapat terus berjalan meski dalam kondisi serba terbatas," ujar Fransiska Li Sare, S.Pd., SD.
Sementara itu, Kepala Markas PMI Kabupaten Ende, Allan Senda, menegaskan bahwa pelayanan shelter pendidikan merupakan salah satu prioritas pelayanan kemanusiaan PMI di wilayah terdampak. PMI berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat dan memastikan fasilitas dasar, termasuk akses pendidikan, dapat segera difungsikan kembali.
"Penyaluran terpal dan pendirian tenda sekolah darurat ini adalah bentuk komitmen PMI Kabupaten Ende dalam menjaga keberlangsungan aktivitas pendidikan. Kami ingin memastikan anak-anak tetap mendapatkan ruang belajar yang memadai dan aman selama masa pemulihan," kata Kepala Markas PMI Kabupaten Ende, Allan Senda.
Melalui sinergi antara pihak sekolah dan relawan PMI, pengerjaan tenda darurat di lingkungan SD Inpres Detuena dapat diselesaikan dengan lancar. Diharapkan pendirian sekolah darurat ini dapat mengembalikan semangat belajar siswa serta mempermudah para guru dalam menjalankan tugas pengajaran.
Penulis: Amin
Editor: Redaksi
Baca Juga:
Post a Comment