53 Kantong Darah Terkumpul di Harhubnas, Aksi Kemanusiaan Mengiringi Hari Jadi ke-667 Kota Probolinggo
ANEWS.co, PROBOLINGGO – Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 dan hari jadi ke-667 Kota Probolinggo tidak hanya diwarnai kegiatan seremonial. Aksi donor darah yang digelar di halaman Kantor Wali Kota Probolinggo, Senin, 21 September 2026, berhasil mengumpulkan 53 kantong darah.
Kegiatan berlangsung pukul 07.00 hingga 12.00 WIB dan melibatkan jajaran pemerintah daerah, insan perhubungan, TNI-Polri, serta sejumlah pemangku kepentingan.
Donor darah digelar seusai apel Harhubnas bekerja sama dengan PMI Kota Probolinggo. Wali Kota Probolinggo dr. H. Aminuddin, Sp.OG.(K)., M.Kes. dan Wakil Wali Kota Hj. Ina Dwi Lestari, S.A.P., M.M. turut mendonorkan darah bersama aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo.
Di balik 53 kantong darah yang berhasil dihimpun, kegiatan tersebut membawa pesan mengenai pentingnya partisipasi masyarakat dalam menopang ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan transfusi.
Donor Darah Bukan Sekadar Agenda Peringatan
Bagi Aminuddin, donor darah bukan hanya aktivitas sosial dalam rangka Harhubnas. Ia mengaku rutin mendonorkan darah setiap dua bulan sekali.
“Saya telah melakukan ini dan rutin setiap dua bulan sekali mendonorkan darah. Dan itu sangat perlu, terutama bagi mereka yang sudah berusia 40 tahun dan memiliki kondisi yang sehat,” ujarnya.
Sebelum mendonorkan darah, Aminuddin menjalani pemeriksaan kesehatan. Berdasarkan hasil pemeriksaan saat kegiatan, tekanan darahnya tercatat 120/80 mmHg dengan kadar hemoglobin (Hb) 14,6 gram per desiliter.
“Seperti saya tadi, tensi 120/80, kemudian kadar Hb 14,6. Kondisi yang ideal dan sangat optimal,” katanya.
Pengalaman Aminuddin sebagai dokter yang menangani operasi, termasuk persalinan dan tumor kandungan, membuatnya memahami pentingnya ketersediaan darah dalam pelayanan medis.
Menurutnya, kebutuhan darah menjadi sangat penting pada keadaan darurat, seperti kecelakaan maupun perdarahan hebat.
“Apalagi pada status emergensi, di mana kecelakaan, dari pendarahan hebat, tanpa darah itu nyawa seseorang juga bisa ditolong,” ujarnya.
Ia kemudian mengajak masyarakat yang memenuhi persyaratan kesehatan untuk menjadi pendonor aktif.
“Bahkan dengan menyumbangkan darah sebagai donor aktif, Anda adalah penyelamat nyawa, penyelamat jiwa bagi siapa pun yang membutuhkan donor darah. Ayo, donor darah. Sehatkan raga, selamatkan jiwa,” tegasnya.
Mengubah Momentum Peringatan Menjadi Manfaat
Ketua PMI Kota Probolinggo Mega Guntara, S.E. menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Probolinggo, khususnya Wali Kota, Wakil Wali Kota, serta ASN yang berpartisipasi.
Menurutnya, keterlibatan pimpinan daerah dapat menjadi dorongan positif bagi masyarakat untuk ikut mendonorkan darah.
“PMI Kota Probolinggo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Wali Kota, Ibu Wakil Wali Kota, serta seluruh ASN dan jajaran yang telah ikut mendonorkan darah. Ini merupakan bentuk kepedulian yang sangat berarti karena darah yang kita donorkan akan sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang membutuhkan transfusi,” ujar Mega.
PMI berharap donor darah terus menjadi bagian dari berbagai kegiatan pemerintah maupun lembaga di Kota Probolinggo.
Dari momentum Harhubnas hingga perayaan hari jadi kota, kegiatan publik pada akhirnya dapat memberikan dampak lebih luas ketika dihubungkan dengan kebutuhan kemanusiaan.
Sebanyak 53 kantong yang terkumpul menjadi hasil konkret dari keterlibatan tersebut sekaligus menunjukkan bagaimana sebuah peringatan dapat diterjemahkan menjadi aksi untuk sesama.
Post a Comment