Update Gempa NTT: PMI Perluas Distribusi Logistik di Kabupaten Ende
Berdasarkan rincian data infografis PMI Manggarai Barat, dari total 1.585 rumah yang terdampak, terdapat 972 unit rumah rusak berat, 120 unit rusak sedang, dan 534 unit rusak ringan. Sebaran kerusakan ini mencakup 80 desa yang tersebar di 10 kecamatan dari total 12 kecamatan di Kabupaten Manggarai Barat. Wilayah terdampak tersebut meliputi Kecamatan Komodo, Boleng, Sanonggoang, Mbeliling, Macang Pacar, Lembor, Welak, Kuwus, Pacar, dan Lembor Selatan.
Selain permukiman warga, sejumlah infrastruktur publik dan fasilitas pemerintahan turut terdampak guncangan gempa. Tercatat sebanyak 24 fasilitas umum mengalami kerusakan berat, 1 unit rusak sedang, dan 16 unit rusak ringan. Bencana ini juga menelan 1 korban jiwa (meninggal dunia) serta menyebabkan 179 Kepala Keluarga (KK) harus mengungsi. Guna menjamin keberlangsungan penanganan medis, PMI Manggarai Barat mendirikan Tenda Pelayanan Darurat di halaman RSUD Komodo.
Meluasnya dampak kerusakan di Manggarai Barat selaras dengan eskalasi distribusi bantuan oleh PMI Kabupaten Ende di zona daruratnya. Digerakkan langsung oleh pengurus, staf, dan sukarelawan, PMI Ende mendistribusikan logistik secara maraton ke berbagai titik pengungsian pada Senin (17/8/2026). Bantuan menjangkau kawasan pedalaman seperti Dusun Wolosimbi di Desa Wolomasi (Kecamatan Detusoko) dan Desa Nabe (Kecamatan Maukaro), hingga area perkotaan Ende seperti di Kelurahan Tanjung, Onekore, Rewarangga Selatan, Kota Ratu, dan Paupire.
Guna mengantisipasi lumpuhnya fasilitas kesehatan akibat trauma struktural bangunan, PMI Ende menyalurkan terpal ke Puskesmas Ndona sebagai material pembuatan tenda darurat ruang melahirkan (Verlos Kamer/VK). Bantuan logistik juga diserahkan kepada Lembaga Yayasan ODGJ di Kelurahan Rewarangga Selatan untuk memproteksi kelompok rentan.
Menanggapi eskalasi dampak bencana ini, Humas PMI Provinsi NTT, Adrian Jr., dari pusat komando darurat menegaskan pentingnya konsolidasi dan langkah taktis di lapangan.
"Langkah taktis seperti mobilisasi personel, penyiapan logistik, hingga pendirian tenda darurat di RSUD Komodo sangat krusial untuk mengamankan pelayanan kesehatan dan meredam kepanikan warga di masa tanggap darurat," tegas Adrian Jr.
Ia juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, serta memastikan pemenuhan kebutuhan di posko-posko pengungsian terus berjalan secara terintegrasi. Sinergi antara PMI Manggarai Barat, PMI Ende, dan PMI Pusat diharapkan dapat mempercepat fase tanggap darurat hingga pemulihan pascabencana di tanah Flores.
Penulis: Amin
Editor: Redaksi
Baca Juga:


Post a Comment