Respon Kekeringan, PMI Lumajang Kirim 49.000 Liter Air Bersih ke Wilayah Terdampak



ANEWS.coLUMAJANG — Musim kemarau yang melanda Kabupaten Lumajang memicu krisis air bersih yang kian meluas. Merespons kondisi darurat tersebut, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lumajang bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih secara bertahap guna membantu ratusan kepala keluarga yang terdampak kekeringan.

Terbaru, pada Sabtu (15/08/2026), tim relawan PMI Lumajang kembali mendistribusikan air bersih di Desa Barat, Kecamatan Padang. Menggunakan armada truk engkel bernomor polisi N 9336 YC yang dilengkapi tandon air, petugas menyisir lima wilayah Rukun Tetangga (RT) di Dusun Ngesong, yakni RT 35, 36, 37, 38, dan 41 di lingkungan RW 08 dan RW 09.

Dalam operasional yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 17.00 WIB tersebut, PMI berhasil menyalurkan sebanyak 5 trip pengiriman atau setara 17.500 liter air bersih yang tersebar di 6 titik pendistribusian. Bantuan ini menjangkau 162 Kepala Keluarga (KK) dengan total 560 jiwa (257 laki-laki dan 303 perempuan).

Dengan tambahan pengiriman tersebut, akumulasi pasokan air bersih yang telah disalurkan PMI Lumajang ke wilayah terdampak krisis kini secara keseluruhan telah mencapai angka 49.000 liter.

Penyaluran air darurat ini merujuk pada penetapan status Masa Tanggap Darurat Bencana Kekeringan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Lumajang, serta tindak lanjut atas surat permohonan resmi dari Pemerintah Desa Barat yang disinergikan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang.

Kepala Markas sekaligus Sekretaris PMI Kabupaten Lumajang, Nurhadi Santoso, S.P., menegaskan komitmen penuh pihaknya untuk selalu hadir membantu masyarakat di tengah krisis kekeringan.

"Bantuan distribusi air bersih ini kami laksanakan berdasarkan surat permohonan dari Desa Barat setelah dikoordinasikan secara intensif dengan pihak BPBD Kabupaten Lumajang. Kegiatan penyaluran bantuan air bersih ini dilakukan secara resmi pada masa Tanggap Darurat Bencana Kekeringan sesuai SK Bupati yang telah dikeluarkan," ujar Nurhadi Santoso, S.P.

Ia menambahkan bahwa PMI akan terus bersiap mengucurkan bantuan selama pasokan air alami milik warga belum kembali pulih.

"Giat penyaluran air bersih ini adalah wujud nyata komitmen pelayanan kemanusiaan yang kami pegang teguh. PMI akan selalu ada di tengah-tengah masyarakat. Selama warga masih membutuhkan pasokan air bersih, para petugas armada pendistribusian kami siap untuk terus diterjunkan ke lokasi-lokasi terdampak," tambahnya.

Rasa haru dan apresiasi disampaikan oleh Kepala Dusun Ngesong, Sugianto. Menurutnya, mengeringnya sumber mata air utama sempat melumpuhkan aktivitas harian warga untuk kebutuhan minum, memasak, hingga sanitasi.

"Atas nama seluruh masyarakat dan warga penerima manfaat di sini, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak PMI Kabupaten Lumajang yang telah hadir dengan sangat cepat, tanggap, dan responsif. Kehadiran pasokan air dari PMI ini sungguh menjadi penyelamat dan sangat membantu meringankan beban penderitaan warga kami," ungkap Sugianto.

PMI Kabupaten Lumajang bersama BPBD dan perangkat desa setempat terus memperkuat koordinasi serta pemantauan di lapangan guna merumuskan penanganan lanjutan selama masa tanggap darurat kekeringan berlangsung.

Penulis: Amin 
Editor: Redaksi
Baca Juga:
Copied 👍

Latest News

  • Respon Kekeringan, PMI Lumajang Kirim 49.000 Liter Air Bersih ke Wilayah Terdampak
  • Respon Kekeringan, PMI Lumajang Kirim 49.000 Liter Air Bersih ke Wilayah Terdampak
  • Respon Kekeringan, PMI Lumajang Kirim 49.000 Liter Air Bersih ke Wilayah Terdampak
  • Respon Kekeringan, PMI Lumajang Kirim 49.000 Liter Air Bersih ke Wilayah Terdampak
  • Respon Kekeringan, PMI Lumajang Kirim 49.000 Liter Air Bersih ke Wilayah Terdampak
  • Respon Kekeringan, PMI Lumajang Kirim 49.000 Liter Air Bersih ke Wilayah Terdampak

Post a Comment