Respon Cepat PMI Selamatkan Puluhan Peserta Upacara Kemerdekaan HUT RI ke-81 di Lumajang
Kegiatan seremonial yang sakral tersebut diikuti oleh kurang lebih 850 peserta yang didominasi oleh pelajar SMA/SMK se-Kabupaten Lumajang serta jajaran mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi daerah. Kondisi fisik para peserta diuji secara ketat oleh panjangnya durasi prosesi upacara serta paparan terik matahari di tengah lapangan. Akibat kekurangsiapan fisik dan rasa lelah yang menumpuk, sejumlah peserta mulai mengalami penurunan kondisi kesehatan hingga tak sadarkan diri di barisan.
Berdasarkan pencatatan tim medis di posko kesehatan, tercatat sebanyak 23 orang peserta membutuhkan intervensi medis darurat akibat serangan pusing hebat hingga pingsan. Mengantisipasi kondisi tersebut, tim kesehatan gabungan bergerak sangat cepat melakukan evakuasi fisik ke area pertolongan pertama pada kecelakaan (PP) serta menyiapkan penanganan lanjutan di dalam armada ambulans yang telah disiagakan sejak pagi.
Demi menjamin kelancaran penanganan di lapangan, PMI Kabupaten Lumajang menurunkan kekuatan penuh sebanyak 8 personel yang terdiri atas staf markas serta relawan terlatih. Pengawalan kesehatan ini dilakukan melalui sinergi yang sangat erat bersama tim teknis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang, serta diperkuat oleh kehadiran anggota Palang Merah Remaja (PMR) dari berbagai unit sekolah.
Koordinator Tim Kesehatan PMI sekaligus Staf PMI Kabupaten Lumajang, Moch Yusuf, menegaskan bahwa kehadiran tim medis merupakan bentuk tanggung jawab moral dan pelayanan rutin organisasi dalam mengawal agenda besar daerah.
"PMI Lumajang beserta tim Dinas Kesehatan Kab. Lumajang selalu berperan serta dalam kegiatan upacara yang dilaksanakan di alun-alun. Peserta upacara tahun ini mencapai 850 orang yang terdiri dari siswa dan mahasiswa di universitas Lumajang. Kesiapsiagaan personil sangat penting untuk mengantisipasi peserta yang kelelahan," tutur Moch Yusuf di sela-sela penanganan pasien.
Keberhasilan aksi cepat tanggap ini juga ditopang oleh kepekaan para relawan muda PMR yang bertindak sebagai detektor awal di dalam barisan upacara. Mereka dengan sigap mengenali tanda-tanda kelelahan pada teman sebaya dan langsung mendampingi proses evakuasi menuju posko medis sebelum kondisi pasien memburuk.
Kepala Markas PMI Kabupaten Lumajang, Nurhadi Santoso, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kerja keras, dedikasi, serta profesionalisme seluruh petugas gabungan yang bersiap siaga sepanjang acara.
"Merdeka bukan hanya tentang perayaan, tapi juga tentang saling menjaga. Kami sangat bangga dengan kerja keras seluruh tim di lapangan, khususnya adik-adik PMR yang turut bertindak cepat menangani peserta upacara. Dedikasi ini adalah bentuk nyata pengabdian kemanusiaan di hari kemerdekaan," tegas Nurhadi Santoso.
Berkat kesiapsiagaan penuh dari tim PMI, Dinas Kesehatan, dan para relawan PMR, seluruh peserta pingsan dapat ditangani dengan baik hingga pulih kembali, sehingga rangkaian Upacara Bendera HUT RI ke-81 di Kabupaten Lumajang dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan khidmat.
Penulis: Amin
Editor: Redaksi
Baca Juga:

Post a Comment