PMI dan KPM UIN Ponorogo Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga Desa Gandu
Kegiatan bakti kesehatan masyarakat ini dipusatkan di Balai Desa Gandu dan berlangsung selama dua jam, mulai pukul 15.00 hingga 17.00 WIB. Sejak sore hari, puluhan warga dari berbagai usia tampak hadir memenuhi lokasi acara dengan penuh antusias untuk memanfaatkan kesempatan berkonsultasi mengenai kondisi kesehatan mereka secara cuma-cuma.
Guna memastikan jalannya pelayanan medis berlangsung secara optimal dan profesional, PMI Kabupaten Ponorogo menerjunkan tim gabungan yang terdiri dari tenaga medis dan relawan lapangan. Pelayanan kesehatan dipimpin secara langsung oleh dua orang tim dokter dari Rumah Sehat PMI, yaitu dr. M. Mustamik Sunayya dan dr. Afif Faisal W., dengan dibantu oleh empat petugas pendukung, yakni Zaky Humaidi, Yunio Roofica A, Rika Dwi N., serta Nugraha Kresna M.
Alur pelayanan kesehatan dirancang secara sistematis agar memudahkan warga. Proses pemeriksaan diawali dengan tahap pendaftaran, di mana masyarakat menyampaikan berbagai keluhan fisik atau gangguan kesehatan yang sedang dirasakan. Selanjutnya, tim dokter melakukan pemeriksaan tekanan darah serta penegakan diagnosis medis secara mendalam. Bagi pasien yang membutuhkan intervensi farmasi, petugas medis langsung memberikan penanganan berupa pengobatan serta resep obat-obatan secara gratis sesuai tingkat kebutuhan pasien.
Petugas PMI Kabupaten Ponorogo yang bertindak sebagai perwakilan tim di lapangan, Yunio Roofica A, menjelaskan bahwa aksi kolaboratif ini merupakan bentuk komitmen nyata PMI dalam merespons kebutuhan layanan kesehatan dasar di tingkat tapak.
"Melalui kolaborasi strategis bersama mahasiswa KPM 57 UIN Kyai Ageng Muhammad Besari Ponorogo ini, kami berupaya mendekatkan jangkauan fasilitas kesehatan dasar langsung ke tengah-tengah pemukiman warga Desa Gandu. Kami sangat mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat yang datang memeriksakan diri. Harapan kami, kegiatan bakti sosial pengobatan gratis ini dapat membantu meringankan beban warga sekaligus menjaga kebugaran fisik mereka," tutur Yunio Roofica A di sela-sela mendampingi proses pelayanan medis.
Berdasarkan data rekapitulasi akhir yang dicatat oleh petugas pendaftaran, tercatat sebanyak 57 warga Desa Gandu terlayani secara medis dalam kegiatan sosial tersebut. Dari keseluruhan total penerima manfaat, komposisi pasien terdiri dari 14 orang pasien laki-laki dan 43 orang pasien perempuan, yang didominasi oleh kalangan lansia dengan keluhan penyakit umum.
Tindak lanjut dari giat kemanusiaan ini meliputi pemberian resep obat jalan secara cuma-cuma serta imbauan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).
Melalui sinergi yang terbangun antara PMI Ponorogo dan sivitas akademika UIN Kyai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, diharapkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah pedesaan dapat terus meningkat secara berkelanjutan.
Penulis: Amin
Editor: Redaksi
Baca Juga:


Post a Comment