Krisis Air Bersih di Desa Barat, PMI Lumajang Kirim 17.500 Liter


ANEWS.coLUMAJANG — Terik matahari musim kemarau belakangan ini mulai memukul kehidupan warga di sejumlah pelosok Kabupaten Lumajang. Ketika sumur dan mata air tak lagi mengalirkan air, urusan harian yang paling mendasar pun mendadak jadi perjuangan berat. 

Merespons krisis yang makin mendesak ini, dengan menggunakan truk diberi tandon bermuatan 3500 liter Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lumajang bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih, update terkini sudah mencapai 17.500 liter air bersih ke Desa Barat, Kecamatan Padang, pada Kamis (13/8/2026).

Penyaluran pasokan air darurat ini menyasar dua kawasan yang mengalami krisis paling parah, yakni Dusun Ngesong.

Demi memastikan bantuan terbagi secara merata dan aman, PMI menyiagakan dua petugas armada distribusi yang langsung mengawal truk tangki diberi tandon 3500 liter menyusuri jalanan desa hingga ke titik kumpul warga.


Bagi warga Desa Barat, menyusutnya debit air dari sumber-sumber alami sebenarnya sudah terasa sejak beberapa waktu lalu. Namun, dalam beberapa hari terakhir, situasinya memburuk hingga mata air utama benar-benar kering total.

Kondisi tersebut langsung melumpuhkan aktivitas harian ratusan kepala keluarga. Kebutuhan paling vital seperti air minum, memasak di dapur, hingga urusan mandi dan cuci menjadi sangat sulit dipenuhi. Tak sedikit warga yang harus menyusuri kawasan lain demi mendapatkan beberapa jeriken air.

Tak heran, ketika raungan mesin truk PMI dimodifikasi diberi tandon 3500 liter terdengar memasuki permukiman, raut wajah lega langsung terpancar dari warga. 

Kepala Dusun Ngesong,  Sugianto, tak dapat menyembunyikan rasa harunya saat melihat kebersamaan warganya yang bersiap menampung air.

"Atas nama seluruh masyarakat dan warga penerima manfaat di sini, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak PMI Kabupaten Lumajang yang telah hadir dengan sangat cepat, tanggap, dan responsif dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar air bersih masyarakat kami," ungkap Sugianto saat menyambut kedatangan bantuan.

Ia menambahkan, 

"Kondisi di lapangan dalam beberapa hari terakhir ini memang dirasakan sangat berat dan menyulitkan bagi seluruh warga. Sumber mata air utama yang biasa kami gunakan untuk menopang kehidupan sehari-hari sudah kering total akibat dampak musim kemarau panjang. Akibatnya, pasokan air untuk kebutuhan harian sangatlah kurang. Kehadiran pasokan 17.500 liter air dari PMI ini sungguh menjadi penyelamat dan sangat membantu meringankan beban penderitaan warga kami," lanjut Sugianto dengan nada penuh haru.


Melihat kekeringan yang mulai meluas ke kawasan permukiman, Kepala Markas PMI Kabupaten Lumajang, Nurhadi Santoso, menegaskan bahwa jajarannya tidak akan tinggal diam. 

Pihaknya berkomitmen untuk selalu berada di barisan terdepan setiap kali masyarakat membutuhkan bantuan darurat kemanusiaan.

"Kami di seluruh jajaran pengurus, staf, dan relawan PMI Kabupaten Lumajang akan senantiasa terus memantau, memetakan, serta melakukan pengawasan ketat terhadap wilayah-wilayah yang dinilai sangat rentan dan berpotensi mengalami krisis air bersih selama musim kemarau berlangsung," tegas Nurhadi Santoso.

Ia menambahkan, 

"Giat penyaluran 17.500 liter air bersih pada hari ini adalah wujud nyata komitmen pelayanan kemanusiaan yang kami pegang teguh secara konsisten. PMI akan selalu ada di tengah-tengah masyarakat. Selama warga masyarakat masih membutuhkan pasokan air bersih, para petugas armada pendistribusian kami siap untuk terus diterjunkan ke lokasi-lokasi terdampak demi memastikan seluruh warga yang membutuhkan dapat terlayani dengan baik dan mendapatkan akses air bersih yang layak," tambahnya.



Proses pendistribusian air di Dusun Ngesong berlangsung hangat dan tertib. Sejak pagi, warga sudah berjejer rapi membawa jeriken, ember, hingga drum plastik untuk diisi air bersih.

Sebagai langkah antisipasi kemarau panjang, PMI Lumajang terus memperkuat koordinasi dengan perangkat desa setempat agar pemetaan krisis air tetap akurat dan penanganan dapat berjalan optimal.

Penulis: Amin
Editor: Redaksi
Baca Juga:
Copied 👍

Latest News

  • Krisis Air Bersih di Desa Barat, PMI Lumajang Kirim 17.500 Liter
  • Krisis Air Bersih di Desa Barat, PMI Lumajang Kirim 17.500 Liter
  • Krisis Air Bersih di Desa Barat, PMI Lumajang Kirim 17.500 Liter
  • Krisis Air Bersih di Desa Barat, PMI Lumajang Kirim 17.500 Liter
  • Krisis Air Bersih di Desa Barat, PMI Lumajang Kirim 17.500 Liter
  • Krisis Air Bersih di Desa Barat, PMI Lumajang Kirim 17.500 Liter

Post a Comment