Jaga Stok Darah Aman, Aksi Jemput Bola Bus PMI Lumajang Sukses Jaring Puluhan Kantong


ANEWS.co, Lumajang - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, terus bergerak aktif dalam memenuhi kebutuhan stok darah daerah. Melalui program inovatif Mobile Unit Donor Darah, tim PMI sukses menggelar aksi kemanusiaan di wilayah strategis. Langkah jemput bola ini sengaja difokuskan langsung ke titik kumpul masyarakat, salah satunya di Kantor NU Jatiroto.
Agenda kemanusiaan yang berlangsung pada Selasa, 7 Juli 2026, dari pukul 09.00 hingga 12.00 WIB ini mendapat sambutan yang sangat hangat dari warga setempat. Langkah strategis menggunakan armada bus ini terbukti sangat efektif dalam menjaring pendonor baru dan menjaga pasokan darah lokal. Kehadiran fasilitas donor darah yang lebih dekat dengan permukiman sangat membantu masyarakat dalam menyalurkan kepedulian sosial mereka tanpa kendala jarak.

Sinergi Kuat Layanan Kemanusiaan Tiga Jam di Lapangan

Aksi kemanusiaan yang berjalan selama tiga jam ini mencatatkan hasil yang sangat positif bagi bank darah daerah. Kerja sama solid antara petugas medis PMI dan masyarakat setempat berhasil mengumpulkan puluhan kantong darah siap pakai. Keberhasilan ini tidak lepas dari peran aktif lima petugas profesional yang bersiaga di dalam bus.
Tim lapangan ini diisi oleh Novan dan Fara yang bertugas sebagai aftap (pengambil darah). Selain itu, ada Fasih yang bertanggung jawab melakukan skrining hemoglobin (Hb) dan tensi, Anis di bagian administrasi pendaftaran, serta Nur yang bertugas sebagai sopir armada bus penjemput donor. Kombinasi kerja tim yang sigap membuat alur pelayanan menjadi sangat mengalir dan nyaman.

Rincian Hasil Perolehan Berdasarkan Golongan Darah

Petugas medis di lapangan berhasil menghimpun total 40 kantong darah segar dari para relawan yang dinyatakan lolos skrining kesehatan. Ketersediaan kantong darah tersebut langsung disimpan dalam lemari pendingin bus dan diklasifikasikan secara detail:
  • Golongan Darah A: Berhasil dikumpulkan sebanyak 4 kantong.
  • Golongan Darah B: Berhasil dikumpulkan sebanyak 12 kantong.
  • Golongan Darah O: Mendominasi perolehan dengan total 20 kantong.
  • Golongan Darah AB: Berhasil dikumpulkan sebanyak 4 kantong.

Protokol Kesehatan Ketat dan Penyebab Pendonor Batal

Meskipun antusiasme warga Jatiroto sangat tinggi, faktor keamanan dan kualitas darah tetap menjadi prioritas utama. Petugas medis menerapkan protokol kesehatan secara ketat serta melakukan pemeriksaan fisik yang teliti kepada setiap calon relawan. Langkah preventif ini penting agar kondisi kesehatan pendonor maupun kualitas darah yang disumbangkan tetap terjaga dengan baik.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis yang objektif di lokasi, terdapat 13 calon pendonor yang dinyatakan batal atau harus menunda niat mulia mereka. Proses seleksi ketat ini mendeteksi adanya beberapa faktor risiko kesehatan personal yang tidak memenuhi standar baku keselamatan donor darah internasional.

Analisis Kegagalan Skrining Tekanan Darah dan Hemoglobin

Ketidaklolosan para calon pendonor didominasi oleh dua faktor utama kesehatan umum. Angka pembatalan ini terbagi ke dalam rincian medis sebagai berikut:
  • Kadar Hemoglobin Rendah: Tercatat ada 8 orang calon pendonor yang memiliki kadar Hb kurang dari 12.5 g/dl. Kondisi anemia ringan ini berbahaya jika dipaksakan melakukan donor darah.
  • Kadar Hemoglobin Tinggi: Terdapat 1 orang calon pendonor dengan kadar Hb melebihi batas aman, yakni di atas 17 g/dl.
  • Tekanan Darah Tinggi: Pemeriksaan tensi mendeteksi adanya 2 orang calon pendonor dengan kondisi hipertensi.
  • Tekanan Darah Rendah: Pemeriksaan tensi juga menemukan 2 orang dengan kondisi hipotensi.
Sementara itu, untuk indikator pembatalan lain seperti berat badan kurang dari 45 kg, usia di bawah 17 tahun, riwayat medis kronis, perilaku berisiko tinggi, serta riwayat bepergian luar kota, tercatat bersih atau nol kasus di lapangan.

Apresiasi Manajemen PMI Lumajang Terhadap Kesadaran Warga

Keberhasilan kegiatan ini memicu respons yang sangat positif dari pihak manajemen tertinggi Palang Merah Indonesia Kabupaten Lumajang. Pengurus Bidang Humas PMI Lumajang, Iswarini Jamilah, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada warga atas partisipasi aktif mereka selama acara berlangsung dari awal hingga akhir.
Iswarini menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat luas bukan sekadar angka statistik semata di atas kertas laporan. Kehadiran masyarakat merupakan bentuk nyata dari kepedulian sosial yang sangat berarti, terutama dalam upaya menyelamatkan nyawa sesama manusia yang sedang kritis di ruang perawatan.
"Sinergi antara masyarakat dan PMI sangat penting untuk menjaga ketersediaan stok darah secara berkelanjutan. Kami sangat bangga melihat antusiasme warga yang luar biasa hari ini. Proses seleksi yang ketat justru menjadi bukti profesionalisme tim medis kami di lapangan untuk menjaga keamanan bersama. Beberapa calon pendonor yang harus menunda partisipasi mereka karena kadar hemoglobin (Hb) atau tensi tidak memenuhi syarat menunjukkan betapa pentingnya kesiapan kesehatan bagi setiap calon pendonor," ujar Iswarini Jamilah dengan penuh semangat saat diwawancarai di sela-sela evaluasi kegiatan.

Edukasi Pentingnya Menjadikan Donor Darah sebagai Gaya Hidup

Menjaga konsistensi ketersediaan darah sehat di laboratorium membutuhkan pasokan yang datang secara berkala. Oleh karena itu, organisasi penanggulangan bencana kemanusiaan ini tidak boleh hanya mengandalkan momentum tertentu atau acara seremonial untuk melakukan pengumpulan darah dari masyarakat.
Iswarini Jamilah mengimbau dengan sangat agar kegiatan donor darah ini bisa bertransformasi menjadi sebuah kebiasaan rutin bagi seluruh lapisan masyarakat Lumajang tanpa terkecuali.

Efek Multiplikator Kesehatan Bagi Sang Pendonor

Secara medis, donor darah rutin yang dilakukan setiap 2 hingga 3 bulan sekali tidak hanya menguntungkan bagi pihak penerima (resipien). Bagi sang pendonor sendiri, aktivitas ini sangat baik untuk merangsang produksi sel darah baru di dalam sumsum tulang belakang. Selain itu, donor darah teratur efektif menjaga kesehatan jantung, menurunkan risiko stroke, melancarkan sirkulasi, serta mendeteksi penyakit secara dini lewat pemeriksaan awal petugas.

Harapan PMI Lumajang Terhadap Keberlanjutan Stok Darah

PMI Lumajang berharap kegiatan berskala kecamatan dengan sistem jemput bola terpadu seperti ini dapat terus berlanjut secara berkala. Hal ini sangat penting guna mendukung kebutuhan darah yang terus meningkat di wilayah Lumajang dan sekitarnya dari waktu ke waktu.
Kebutuhan klinis di berbagai rumah sakit daerah seperti untuk penanganan korban kecelakaan lalu lintas, operasi bedah besar, ibu melahirkan dengan pendarahan, hingga pasien thalasemia membutuhkan jaminan ketersediaan darah yang aman setiap harinya.
Aksi Mobile Unit Donor Darah di dalam bus kemanusiaan ini menjadi bukti nyata dari komitmen kuat PMI dan warga lokal terhadap ketersediaan darah yang aman. Kolaborasi aktif antara masyarakat dan institusi kesehatan terbukti mampu mencapai tujuan kemanusiaan yang jauh lebih besar dan berdampak langsung bagi keselamatan jiwa sesama.
Penulis: Amin 
Editor: Redaksi
Baca Juga:
Copied 👍

Latest News

  • Jaga Stok Darah Aman, Aksi Jemput Bola Bus PMI Lumajang Sukses Jaring Puluhan Kantong
  • Jaga Stok Darah Aman, Aksi Jemput Bola Bus PMI Lumajang Sukses Jaring Puluhan Kantong
  • Jaga Stok Darah Aman, Aksi Jemput Bola Bus PMI Lumajang Sukses Jaring Puluhan Kantong
  • Jaga Stok Darah Aman, Aksi Jemput Bola Bus PMI Lumajang Sukses Jaring Puluhan Kantong
  • Jaga Stok Darah Aman, Aksi Jemput Bola Bus PMI Lumajang Sukses Jaring Puluhan Kantong
  • Jaga Stok Darah Aman, Aksi Jemput Bola Bus PMI Lumajang Sukses Jaring Puluhan Kantong

Post a Comment