Sibat dan Warga Desa Terong Tanam Mangrove Ciptakan Benteng Abrasi


ANEWS.co, RUTENG — Ancaman abrasi pantai dan luapan banjir bandang kini bukan lagi hantu menakutkan bagi masyarakat Kampung Nanga Ramut. Melalui aksi gotong royong yang solid, kelompok masyarakat yang tergabung dalam Tim Siaga Bencana Berbasis Masyarakat Desa (SIBAT) sukses menginisiasi gerakan penanaman pohon mangrove secara massal.
Aksi penyelamatan lingkungan pesisir ini berlangsung khidmat di kawasan sempadan pantai Kampung Nanga Ramut, Desa Terong, Kecamatan Satar Mese Barat, Kabupaten Manggarai. Mengambil momentum penting Hari Lingkungan Hidup Sedunia sekaligus Hari Hutan Hujan Tropis Sedunia, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kesadaran mitigasi bencana berbasis komunitas di Manggarai telah tumbuh pesat.

Kolaborasi Lintas Sektor Demi Benteng Alami Pesisir

Gerakan hijau yang berlangsung di sepanjang garis pantai ini tidak hanya mengandalkan peran para relawan semata. Sebanyak 50 peserta turun langsung ke lapangan dengan kaki berlumur lumpur, membawa bibit-bibit mangrove siap tanam.
Komposisi peserta aksi gotong royong ini meliputi:
  • 30 warga lokal RT 001 Kampung Nanga Ramut.
  • Jajaran perangkat Pemerintah Desa Terong.
  • Personel TNI (Babinsa) dan Polri (Bhabinkamtibmas) setempat.
  • Anggota aktif SIBAT Desa Terong.
  • Relawan dari Korps Sukarela (KSR) PMI Kabupaten Manggarai.
Secara teknis, penanaman ini menyasar bentangan pantai sepanjang kurang lebih 300 meter. Tim di lapangan menerapkan jarak tanam yang ideal, yaitu 6 meter antarpohon. Pengaturan jarak ini sengaja dirancang agar struktur perakaran mangrove dapat tumbuh optimal dan saling mengikat, sehingga efektif memecah energi gelombang laut yang menghantam daratan.
Menariknya, 50 bibit mangrove yang ditanam bukan dibeli dari pihak luar. Seluruh bibit tersebut diproduksi mandiri melalui program pembibitan yang dikembangkan oleh SIBAT Desa Terong sejak Maret 2026. Program pembibitan lokal ini berjalan sukses berkat dukungan penuh dari program ELECTRA Palang Merah Indonesia (PMI), yang berfokus membangun ketangguhan warga pedesaan dalam menghadapi dampak buruk perubahan iklim global.

Dukungan Penuh Pemerintah Desa dan Potensi Wisata Bahari

Kepala Desa Terong, Thodorikus Atong, tidak dapat menyembunyikan rasa bangga dan apresiasinya terhadap langkah konkret yang digerakkan oleh warganya tersebut. Menurut Thodorikus, Kampung Nanga Ramut memang menjadi prioritas utama penanganan lingkungan karena wilayah ini kerap menjadi langganan abrasi pantai serta banjir akibat luapan Daerah Aliran Sungai (DAS) setiap tahunnya.
"Saya menyampaikan apresiasi dan profisiat kepada SIBAT Desa Terong beserta seluruh lintas sektor yang telah melaksanakan aksi peduli lingkungan ini. Kegiatan seperti ini menjadi contoh yang baik bagi generasi muda bahwa menjaga lingkungan harus dimulai dari tindakan nyata," ujar Thodorikus Atong.
Pemerintah desa menegaskan komitmennya untuk menempatkan SIBAT sebagai mitra strategis dalam jangka panjang. Lebih jauh lagi, Thodorikus melihat adanya potensi ekonomi sirkular dari gerakan lingkungan ini. Jika kawasan hutan bakau ini dirawat secara konsisten dan ditata rapi, Nanga Ramut berpeluang besar bertransformasi menjadi destinasi wisata bahari baru yang ramah lingkungan (ekowisata), sehingga mampu mendongkrak pendapatan ekonomi warga setempat.

Investasi Keselamatan Jangka Panjang bagi Masyarakat

Pandangan serupa datang dari pihak keamanan yang bertugas mengawal wilayah tersebut. Bhabinkamtibmas Desa Terong, Arsel, menekankan bahwa menanam pohon bakau sama dengan menanam investasi keselamatan untuk anak cucu di masa depan. Akar mangrove yang kuat akan menjadi pelindung alami dari ancaman pengikisan tanah oleh air laut.
Sementara itu, Babinsa Desa Terong, Hafis, memuji pola pendekatan mitigasi bencana yang berpusat pada masyarakat (community-based disaster risk management).
"Terima kasih kepada PMI melalui SIBAT Desa Terong yang telah menginisiasi kegiatan ini. Penanaman mangrove merupakan langkah nyata untuk mengurangi risiko bencana akibat gelombang pasang yang mengancam masyarakat pesisir," ungkap Hafis.
Rasa syukur mendalam juga diutarakan oleh Junaidin selaku Ketua RT 001 Kampung Nanga Ramut. Sebagai perwakilan warga yang langsung berhadapan dengan ancaman alam, ia merasa sangat terbantu dengan adanya perhatian dari para relawan. Warga kini merasa lebih tenang dan berharap program penghijauan pesisir ini tidak berhenti sampai di sini saja, melainkan terus berlanjut ke area pesisir kritis lainnya.

Merawat Bibit: Menjaga Komitmen Masa Depan

Menanam pohon hanyalah langkah awal dari sebuah perjalanan panjang. Tantangan terbesar sesungguhnya terletak pada bagaimana memastikan bibit-bibit kecil tersebut dapat bertahan hidup dari terjangan ombak dan pasang surut air laut hingga tumbuh menjadi pohon yang kokoh.
Komandan SIBAT Desa Terong, Efrid Sony Supriapto, mengingatkan seluruh elemen masyarakat agar tidak mengendurkan semangat pasca-acara seremoni penanaman selesai. Pemantauan berkala dan perawatan intensif harus tetap dilakukan secara bergotong royong.
"Mangrove yang kita tanam hari ini adalah investasi untuk masa depan. Kami mengajak seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga dan merawat pohon-pohon ini sehingga dapat tumbuh subur, melindungi pesisir dari abrasi, menjaga ekosistem laut, serta memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun generasi yang akan datang," pungkas Efrid Sony Supriapto.
Melalui keberhasilan aksi ini, SIBAT Desa Terong kembali mengukuhkan posisinya sebagai garda terdepan dalam sistem pertahanan bencana berbasis komunitas di Kabupaten Manggarai. Sinergi yang kuat antara masyarakat, aparat TNI-Polri, pemerintah desa, dan relawan PMI menjadi model ideal bagaimana sebuah wilayah dapat bangkit membangun ketahanan mandiri di tengah ketidakpastian iklim global.
Penulis: Amin 
Editor: Redaksi
Baca Juga:
Copied 👍

Latest News

  • Sibat dan Warga Desa Terong Tanam Mangrove Ciptakan Benteng Abrasi
  • Sibat dan Warga Desa Terong Tanam Mangrove Ciptakan Benteng Abrasi
  • Sibat dan Warga Desa Terong Tanam Mangrove Ciptakan Benteng Abrasi
  • Sibat dan Warga Desa Terong Tanam Mangrove Ciptakan Benteng Abrasi
  • Sibat dan Warga Desa Terong Tanam Mangrove Ciptakan Benteng Abrasi
  • Sibat dan Warga Desa Terong Tanam Mangrove Ciptakan Benteng Abrasi

Post a Comment