PMI Kota Surabaya Gelar Kampanye Heat Action Day di Sawahan, Edukasi Warga Hadapi Panas Ekstrem dan Kelola Sampah

anews.co, Surabaya - Kota Surabaya kini resmi memasuki puncak musim kemarau dengan intensitas suhu yang kian menyengat. Fenomena perubahan iklim global membawa dampak nyata berupa lonjakan suhu ekstrem yang berpotensi mengancam kesehatan masyarakat perkotaan.
Merespons tantangan tersebut, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya bergerak taktis di garda terdepan. PMI menggandeng Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), Palang Merah Amerika (American Red Cross), serta Pemerintah Kota Surabaya untuk menggelar kampanye edukasi bertajuk "Heat Action Day" pada Selasa, 2 Juni 2026.
Berpusat di Pendopo Kelurahan Pakis, Kecamatan Sawahan, kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini tidak hanya berfokus pada mitigasi gelombang panas. Acara ini juga mengintegrasikan pengelolaan lingkungan hidup skala rumah tangga sebagai solusi jangka panjang mengatasi pemanasan global di tingkat akar rumput.
Sinergi Multilateral untuk Membangun Ketangguhan Komunitas
Kampanye Heat Action Day dirancang sebagai bentuk intervensi inklusif yang menyasar kelompok-kelompok masyarakat paling rentan di perkotaan. Tercatat sebanyak 150 peserta hadir memadati lokasi acara. Komunitas ini terdiri dari berbagai elemen penting, mulai dari kelompok lanjut usia (lansia), Kader Surabaya Hebat (KSH), ibu rumah tangga, ibu hamil, hingga penyandang disabilitas.
Pengurus PMI Kota Surabaya, Meuti Nadia Soraya Bulan, S. Psi., menjelaskan bahwa pendekatan yang digunakan dalam kampanye kali ini bersifat aplikatif dan menyenangkan agar mudah diadopsi dalam kehidupan sehari-hari warga.
"Pada hari ini kita melakukan kampanye Heat Action Day tanggal 2 Juni 2026 dengan beberapa kegiatan. Yang pertama diawali dari senam bersama, kemudian pengolahan limbah keluarga, kemudian ada cek kesehatan gratis, dan terakhir dengan penggunaan payung untuk melawan panas," jelas Meuti Nadia saat memaparkan rangkaian agenda di lapangan.
Sebagai pembuka keceriaan, sesi senam bersama dipandu secara energetik oleh instruktur senam profesional, Vidya Listya Ningrum, guna membangun kebugaran fisik warga sebelum menerima materi edukasi.
Dukungan Penuh Pemerintah Setempat terhadap Risiko Iklim
Pemilihan Kecamatan Sawahan sebagai pusat pergerakan mendapatkan apresiasi tinggi dari birokrasi pemerintahan daerah. Karakteristik wilayah Sawahan yang padat penduduk memerlukan tingkat kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi yang lebih matang.
Harapan Camat Sawahan
Camat Sawahan, Dr. Kanti Budiarti, S.Sos., M.Si., menyatakan bahwa kolaborasi lintas sektor ini merupakan langkah strategis yang sangat dinantikan oleh warganya.
"Kami sangat berterima kasih atas ditunjuknya Kecamatan Sawahan sebagai salah satu sasaran project dan pusat kegiatan Heat Action Day di Kota Surabaya. Harapan kami agar masyarakat Kota Surabaya, khususnya warga Kecamatan Sawahan, dapat memahami dampak kesehatan dari cuaca panas ekstrem dan dapat mengantisipasi risiko yang akan dihadapi," ungkap Dr. Kanti.
Sorotan Lurah Pakis Mengenai Dampak Lingkungan
Senada dengan Camat, Lurah Pakis, Novi Tri Hartatiningsih, S.STP., menyoroti keterkaitan erat antara tumpukan sampah yang tidak terkelola dengan peningkatan suhu mikro di lingkungan permukiman.
"Kegiatan ini juga memberikan edukasi tentang pengolahan sampah rumah tangga karena bila sampah di rumah tangga tidak dikelola dengan baik maka juga dapat mengakibatkan suasana tidak nyaman di rumah mulai dari bau bahkan sampai bisa menimbulkan gas berbahaya. Harapan kami para warga dapat mengimplementasikan pengelolahan sampah rumah tangga untuk membantu menekan produksi sampah dan tentunya untuk menjaga lingkungan kita menjadi aman dan nyaman," terang Novi.
Urgensi Pengolahan Sampah Rumah Tangga Menuju Agenda Go Green
Salah satu sesi krusial dalam kampanye ini adalah demonstrasi pengolahan limbah domestik yang dipandu langsung oleh Behaviour Change Expert, Dr. Koen Irianto, SH., MM. Selaku pemateri utama, Dr. Koen membedah faktor psikologis dan teknis yang sering kali menjadi hambatan dalam pengelolaan lingkungan hidup.
Kunci Sukses Komitmen Mandiri
Menurut Dr. Koen, tantangan terbesar dalam menekan produksi sampah global tidak terletak pada ketersediaan teknologi, melainkan pada pembentukan kebiasaan baru (habit) di tingkat keluarga.
"Pengolahan sampah rumah tangga ini sangat krusial, dibilang sulit ya sulit, dibilang mudah ya mudah. Sulit karena kita tidak mau melakukannya, mudah ketika itu mau dilakukan, karena kita harus pilah sampah rumah tangga itu organik dan non-organik," ujar Dr. Koen dengan lugas.
Antusiasme dan Pertanyaan Kritis Warga
Dr. Koen juga menyampaikan kekagumannya terhadap modal sosial yang dimiliki oleh warga Kelurahan Pakis. Antusiasme peserta terlihat sangat luar biasa, yang ditandai dengan banyaknya pertanyaan kritis yang dilontarkan terkait metode perawatan komposter, cara mereduksi bau limbah organik, hingga teknik pemilahan sampah plastik bernilai ekonomi tinggi.
Mengapa Sampah Rumah Tangga Memperburuk Cuaca Panas?
Integrasi antara edukasi panas ekstrem dan pengelolaan sampah dalam satu wadah kampanye Heat Action Day didasarkan pada studi kasus lingkungan perkotaan modern. Banyak masyarakat belum menyadari bahwa pola penanganan sampah yang keliru berkontribusi langsung pada peningkatan suhu kota (Urban Heat Island).
1. Produksi Gas Metana (CH4)
Sampah organik yang menumpuk secara anaerobik (tanpa udara) di tempat pembuangan akhir atau sudut rumah akan melepaskan gas metana. Gas ini merupakan salah satu gas rumah kaca yang memiliki kemampuan menangkap panas di atmosfer 25 kali lebih kuat dibandingkan karbon dioksida (CO2).
2. Bahaya Pembakaran Sampah Liar
Ketika cuaca panas melanda, sebagian warga sering kali mengambil jalan pintas dengan membakar sampah kering di pekarangan. Praktik ini sangat berbahaya karena melepaskan polutan partikulat (PM2.5) dan karbon hitam yang langsung menaikkan suhu udara sekitar serta memperburuk kualitas udara bagi penderita ISPA.
Respons Positif dan Manfaat Langsung bagi Masyarakat
Kebermanfaatan dari rangkaian acara yang diinisiasi oleh PMI Kota Surabaya ini dirasakan langsung oleh komunitas lokal. Selain mendapatkan edukasi teoritis, warga juga dapat memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis untuk memantau tekanan darah dan kondisi fisik mereka di tengah cuaca panas.
Nunik, salah satu warga yang hadir sebagai peserta, menyampaikan kepuasan dan kesannya terhadap inisiatif yang dilakukan oleh PMI dan para mitra internasional ini.
"Sangat menyenangkan sekali. Ternyata event-event yang seperti ini lebih baik jangan setahun sekali, ya sering-sering lah, dua bulan atau empat bulan sekali atau triwulan," tutur Nunik dengan raut wajah penuh antusias.
Komitmen Jangka Panjang Mewujudkan City Resilience
Melalui kesuksesan pelaksanaan kampanye "Heat Action Day" ini, PMI Kota Surabaya bersama Pemerintah Kota berkomitmen untuk terus mereplikasi program serupa di berbagai kecamatan lainnya. Membangun ketangguhan masyarakat di tingkat akar rumput adalah kunci utama agar Kota Surabaya tidak hanya siap menghadapi ancaman bencana alam fisik, melainkan juga tangguh dalam menghadapi krisis iklim yang terjadi secara perlahan.
Edukasi yang konsisten, penyediaan fasilitas pemeriksaan kesehatan, serta pendampingan pengelolaan sampah mandiri diharapkan dapat mengubah perilaku masyarakat secara permanen demi lingkungan hidup yang aman, sejuk, dan nyaman bagi generasi masa depan.
Penulis: Pungky
Editor: Redaksi
Baca Juga:
Copied 👍

Latest News

  • PMI Kota Surabaya Gelar Kampanye Heat Action Day di Sawahan, Edukasi Warga Hadapi Panas Ekstrem dan Kelola Sampah
  • PMI Kota Surabaya Gelar Kampanye Heat Action Day di Sawahan, Edukasi Warga Hadapi Panas Ekstrem dan Kelola Sampah
  • PMI Kota Surabaya Gelar Kampanye Heat Action Day di Sawahan, Edukasi Warga Hadapi Panas Ekstrem dan Kelola Sampah
  • PMI Kota Surabaya Gelar Kampanye Heat Action Day di Sawahan, Edukasi Warga Hadapi Panas Ekstrem dan Kelola Sampah
  • PMI Kota Surabaya Gelar Kampanye Heat Action Day di Sawahan, Edukasi Warga Hadapi Panas Ekstrem dan Kelola Sampah
  • PMI Kota Surabaya Gelar Kampanye Heat Action Day di Sawahan, Edukasi Warga Hadapi Panas Ekstrem dan Kelola Sampah

Post a Comment