PMI dan Hong Kong Red Cross Gelar Pelatihan Dukungan Psikososial


anews.coSurakarta – Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat bersama Palang Merah Hong Kong (Hong Kong Red Cross/HKRC) resmi menyelenggarakan Pelatihan Layanan Dukungan Psikososial (Psychosocial Support/PSS) di Kota Surakarta. Agenda kemanusiaan ini berlangsung intensif selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 Juni 2026, bertempat di Aston Solo Hotel Surakarta, Jawa Tengah.
Pelatihan berskala lintas provinsi ini diinisiasi pasca-insiden kebakaran hebat di Hong Kong yang berdampak pada ratusan Tenaga Kerja Indonesia (TKI), di mana sembilan pekerja migran di antaranya dinyatakan meninggal dunia. Pelatihan ini dirancang khusus untuk memberikan pembekalan mendalam bagi staf dan relawan garda terdepan PMI yang memegang proyek pendampingan jangka panjang bagi keluarga korban di tanah air.

Kolaborasi Kemanusiaan Internasional: Dari Bantuan Tunai Hingga Layanan Medis Psikologis

Proyek yang dijadwalkan berjalan selama satu tahun penuh ini berfokus pada pemulihan trauma (trauma healing) keluarga korban, tidak sekadar pemberian santunan materi.

Evolusi Respons Bantuan HKRC dan PMI

Inisiasi awal proyek ini sebenarnya berfokus pada penyaluran dana bantuan tunai dari Palang Merah Hong Kong. Namun, melalui diskusi komprehensif antara kedua belah pihak, disepakati adanya urgensi pemulihan psikologis pasca-bencana. Layanan dukungan psikososial dinilai vital karena dampak hilangnya anggota keluarga akibat tragedi tidak hanya merusak stabilitas ekonomi, melainkan memukul kesehatan mental ahli waris yang ditinggalkan.

Pendampingan Berbasis Kunjungan Rumah (Home Visit)

Kru kemanusiaan PMI pasca-pelatihan ini akan terjun langsung ke lapangan setiap bulan guna melakukan kunjungan rumah secara berkala. Fokus interaksi materi pelatihan ditargetkan pada keterampilan berkomunikasi dengan berbagai kelompok usia emosional, mulai dari anak-anak yatim yang kehilangan orang tua, remaja, hingga lansia.

Data Akurat dan Sebaran Geografis Peserta Pelatihan 2026

Guna memastikan intervensi psikososial tepat sasaran, personil yang dihadirkan merupakan delegasi khusus dari kabupaten/kota yang menjadi basis daerah asal para pekerja migran korban insiden tersebut.
Berikut adalah rincian data kepesertaan mutakhir (total 21 orang) yang terbagi atas perwakilan kabupaten, provinsi, dan tuan rumah:
  • Delegasi Provinsi (3 Orang): 1 utusan PMI Jawa Barat, 1 utusan PMI Jawa Tengah dan 1 utusan PMI Jawa Timur.
  • Delegasi Kabupaten Lokasi Proyek (16 Orang / Masing-masing 2 Personil):
    • PMI Kabupaten Indramayu (Jawa Barat)
    • PMI Kabupaten Semarang (Jawa Tengah)
    • PMI Kabupaten Cilacap (Jawa Tengah)
    • PMI Kabupaten Grobogan (Jawa Tengah)
    • PMI Kabupaten Kediri (Jawa Timur)
    • PMI Kabupaten Ponorogo (Jawa Timur)
    • PMI Kabupaten Blitar (Jawa Timur)
    • PMI Kabupaten Malang (Jawa Timur)
  • Tambahan Tuan Rumah Lokal: 2 Personil dari PMI Kota Surakarta.

Teknis Kesiapan Layanan dari Manajemen PMI Pusat

Kasub Kesehatan Darurat PMI Pusat, Leo Pattiasina, selaku fasilitator utama kegiatan, menjabarkan bahwa pembekalan ini menjadi jembatan krusial sebelum relawan menyentuh langsung aspek emosional keluarga korban di daerah asal.
“Insiden kebakaran di Hong Kong berdampak pada ratusan TKI kita, dan 9 orang di antaranya meninggal dunia. Palang Merah Hong Kong awalnya menginisiasi bantuan tunai, namun setelah diskusi bersama, kita sepakat memberikan layanan dukungan psikososial yang tepat bagi keluarga. Proyek ini berjalan selama 1 tahun melalui kunjungan rumah bulanan. Di sini kita ajarkan bagaimana berinteraksi tepat dengan anak-anak maupun lansia yang berduka, sehingga target pemulihan tercapai di akhir pelatihan,” papar Leo Pattiasina dalam laporan kepanitiaannya.
Dalam mengawal teknis pelatihan, Leo didampingi oleh Wahyu Nurwasi Rofiah S (Kepala Markas PMI Kabupaten Bantul) sebagai fasilitator mitra, serta Deby Marvira selaku staf Divisi Kesehatan dan Sosial PMI Pusat yang bertindak sebagai panitia pelaksana.

Sambutan Pengurus PMI Surakarta: Memanusiakan Korban Melalui Pendampingan Utuh

Upacara pembukaan kegiatan dilakukan secara resmi oleh jajaran Pengurus PMI Kota Surakarta yang diwakili oleh Bambang Nugroho, S.Sn., M.Sn. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kompetensi psikososial bagi eksistensi relawan modern saat ini.
“Dampak yang dirasakan masyarakat akibat krisis darurat tidak hanya sifatnya secara fisik, melainkan psikologis dan sosial. Oleh karena itu, kemampuan memberikan layanan dukungan psikososial ini menjadi salah satu kompetensi penting bagi relawan dan petugas kemanusiaan agar mampu mendampingi masyarakat terdampak secara lebih utuh dan manusiawi. Ini sangat penting, apalagi ketika kita melakukan visit (kunjungan langsung),” urai Bambang Nugroho saat membuka acara.
Beliau juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan PMI Pusat yang menunjuk Kota Solo sebagai tuan rumah. Di sela-sela jadwal diklat yang padat, beliau mempersilakan para peserta luar kota untuk menikmati wisata religi dan budaya di Kota Surakarta didampingi tim lokal demi menyegarkan pikiran sebelum bertugas di medan trauma yang berat.

Output Utama dan Rencana Aksi Tindak Lanjut (Action Plan)

Pelatihan yang didanai penuh melalui anggaran kerja sama PMI dan HKRC ini menargetkan dua parameter keberhasilan utama yang terukur:
  1. Peningkatan Kapasitas Teknis: Relawan wajib menguasai taktik Psychological First Aid (PFA) serta mampu memfasilitasi kegiatan keagamaan dan kebudayaan lokal yang adaptif sebagai media penyembuhan trauma keluarga.
  2. Ketertiban Jalur Koordinasi: Peserta dibekali pemahaman fungsi manajemen pelaporan berlapis (reporting system) dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga ke tingkat pusat guna transparansi akuntabilitas donor internasional.
Pasca-penutupan diklat pada 12 Juni 2026, seluruh peserta dari 8 kabupaten tersebut akan langsung diaktifkan menuju wilayah penugasan masing-masing untuk memulai program kunjungan rumah pertama, menandai dimulainya komitmen nyata perlindungan pekerja migran Indonesia secara utuh dan terintegrasi.
Penulis: Amin 
Editor: Redaksi
Baca Juga:
Copied 👍

Latest News

  • PMI dan Hong Kong Red Cross Gelar Pelatihan Dukungan Psikososial
  • PMI dan Hong Kong Red Cross Gelar Pelatihan Dukungan Psikososial
  • PMI dan Hong Kong Red Cross Gelar Pelatihan Dukungan Psikososial
  • PMI dan Hong Kong Red Cross Gelar Pelatihan Dukungan Psikososial
  • PMI dan Hong Kong Red Cross Gelar Pelatihan Dukungan Psikososial
  • PMI dan Hong Kong Red Cross Gelar Pelatihan Dukungan Psikososial

Post a Comment