Dukung Pemulihan Pendidikan Pascabencana di Sumatera: PMI dan Hong Kong Red Cross Salurkan 8.000 Paket Perlengkapan Sekolah
![]() |
| PMI dan Hong Kong Red Cross Salurkan 8.000 Paket Perlengkapan Sekolah untuk penyintas Bencana Sumaters |
"Segera setelah siklon dan banjir melanda Indonesia tahun lalu, Hong Kong Red Cross memperoleh informasi dari pihak PMI dan berbagai laporan berita bahwa bencana tersebut berdampak besar terhadap masyarakat di Sumatra dan Aceh. Sebagai bagian dari Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah serta mitra dekat PMI, kami segera memobilisasi sumber daya dari para donor dan melakukan analisis kebutuhan di wilayah terdampak. Berdasarkan hasil asesmen, kami memutuskan untuk mengalokasikan dukungan bagi pengadaan dan distribusi paket perlengkapan sekolah kepada 8.000 siswa yang terdampak bencana," ujar Jean Lin, Programme Coordinator, International and Relief Service, Hong Kong Red Cross.
Sementara itu Kepala Sub divisi Tanggap Darurat Bencana PMI Pusat, Areis Indrawan, menjelaskan operasi pemulihan pascabencana oleh PMI tidak hanya berfokus untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang dijangkau, tetapi juga pada upaya memastikan anak-anak dapat kembali belajar dengan nyaman dan memiliki masa depan yang lebih baik.
"Dukungan ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah anak-anak terdampak bencana, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemulihan agar mereka dapat kembali belajar dengan nyaman dan optimis," ujar Areis Indrawan, Kepala Subdivisi Tanggap Darurat Bencana PMI Pusat.
PMI berkoordinasi erat dengan pihak sekolah dan pemerintah daerah untuk memastikan proses penyaluran paket berjalan tepat sasaran serta sesuai dengan kebutuhan anak-anak yang dijangkau di masing-masing wilayah
"Saya senang dapat tas baru. Jadi ingin lebih giat belajar dan sukses ketika besar nanti," kata Haskil, siswa SDN Hutagodang, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Post a Comment