Diduga Sakit Saat Bertani, Pria di Karangwidoro Dau Ditemukan Meninggal
anews.co, Malang - Aktivitas fisik di area ladang yang menantang sering kali memerlukan kewaspadaan ekstra, terutama bagi individu dengan riwayat kesehatan yang bermasalah. Penemuan jenazah seorang pria di Desa Karangwidoro, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jumat (5/6/2026), menyoroti pentingnya menjaga kondisi kesehatan saat beraktivitas berat. Pria paruh baya dengan inisial MSW (66) yang diketahui berasal dari Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, ditemukan telah meninggal dunia setelah diduga mengalami kesehatan yang kurang fit saat bekerja di ladang.
Pada pagi hari kejadian, MSW tampak seperti biasa, melakukan aktivitas rutin di ladang dengan mengangkut pasir dalam karung menggunakan sepeda motor.
Menjelang waktu Salat Jumat, sekitar pukul 10.30 WIB, beliau berpamitan kepada rekan kerjanya untuk turun dan menunaikan ibadah. Namun, hingga pukul 12.30 WIB, MSW tidak kunjung kembali ke lokasi, memicu kekhawatiran di antara teman-temannya.
Seorang warga setempat mengungkapkan bahwa pada sekitar pukul 11.30 WIB, ia melihat sosok tergeletak di tengah jalur setapak yang menurun, tetapi tidak berani mendekat. Saksi ini kemudian memutuskan untuk memanggil bantuan.
Andi, saksi lain yang ikut di dalam pencarian, menjelaskan,
"Saat kami sampai di lokasi setelah Salat Jumat, kami menemukan MSW sudah tidak sadarkan diri di area yang cukup curam."
Proses evakuasi MSW tidaklah mudah.
"Medan di sekitar tempat kejadian memang menantang. Jalan setapak yang sempit dan berbatu membuat kendaraan tidak bisa mencapai titik lokasi secara langsung," ujar Aprilijanto, Kepala Markas PMI Kabupaten Malang.
Petugas PMI bersama masyarakat setempat harus bergotong-royong menggunakan tandu untuk membawa jenazah ke titik evakuasi yang lebih aman, sekitar 300 meter dari lokasi penemuan.
Keluarga korban mengungkapkan bahwa MSW memiliki riwayat hipertensi dan selalu mengonsumsi obat-obatan untuk menjaga kondisi tubuhnya.
"Beberapa hari terakhir, ayah terlihat tidak begitu fit, mungkin karena tekanan kerja yang tinggi," ujar salah satu anggota keluarga.
Hal ini diperkuat dengan pengakuan beberapa warga sekitar yang menyatakan melihat MSW tampak kurang bugar saat beraktivitas.
Hasil pemeriksaan awal dari petugas kesehatan mengindikasikan bahwa kondisi kesehatan korban yang menurun bisa saja menjadi penyebab terjatuhnya MSW dari sepeda motor saat melintasi jalan setapak di area ladang tersebut. Kejadian ini kembali menjadi peringatan bahwa kesehatan adalah faktor utama yang tidak boleh diabaikan, terutama bagi mereka yang berkegiatan fisik berat di medan sulit.
Sejak menerima laporan pada pukul 12.30 WIB, PMI Kabupaten Malang langsung berkoordinasi dengan Kepolisian Sektor Dau dan Babinsa Dau untuk memastikan evakuasi berjalan lancar dan sesuai prosedur.
Personel PMI yang terdiri dari Yonek Karnadi, Adinda Evazumay Ricixa, Krismanto, Ahmad Hadi, dan Alfin Fikri dilibatkan secara langsung dalam operasi kemanusiaan ini.
"Bagi PMI, tugas kemanusiaan seperti ini adalah prioritas utama. Kami selalu siap menanggapi setiap laporan dari masyarakat untuk memberikan bantuan yang diperlukan," tegas Aprilijanto.
PMI berpesan kepada masyarakat untuk segera menghubungi layanan darurat dalam situasi yang membutuhkan pertolongan cepat agar kejadian serupa dapat ditangani dengan lebih efektif.
Kejadian ini tentu menjadi pelajaran bagi kita semua, bahwa pentingnya menjaga kesehatan sebelum melakukan aktivitas fisik yang berat, khususnya di medan menantang.
Aprilijanto menambahkan,
"Kami mengimbau masyarakat, terutama yang memiliki riwayat penyakit tertentu, untuk lebih memperhatikan kondisi tubuh mereka. Prioritaskan kesehatan dan keselamatan di atas segala aktivitas."
Langkah untuk meningkatkan kesadaran kesehatan individu dapat melibatkan pemeriksaan kesehatan rutin, pengendalian stres, dan pengelolaan gaya hidup yang lebih baik. Peran serta masyarakat dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan mendukung juga sangat penting.
Tragedi yang menimpa MSW di Desa Karangwidoro adalah pengingat kuat akan pentingnya kesehatan fisik yang prima saat melakukan aktivitas berat, terutama di lingkungan yang kurang mendukung.
Dengan koordinasi cepat antara PMI dan pihak berwenang, proses evakuasi dapat dilakukan dengan baik, meskipun menghadapi berbagai tantangan. Oleh karena itu, memperhatikan kesehatan dan segera tanggap memberi bantuan saat dibutuhkan dapat mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Kepekaan dan kerjasama masyarakat adalah kunci utama untuk menjaga keamanan dan kesejahteraan bersama.
Penulis: Alfin
Editor: Redaksi
Baca Juga:

Post a Comment