Mukerprov PMI Aceh 2026, Perkuat Soliditas dan Kinerja Hadapi Bencana
anews.co, Aceh Besar - Aceh Besar menjadi saksi dari langkah strategis berkelanjutan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Aceh untuk masa depan, dengan terlaksananya Musyawarah Kerja Provinsi (Mukerprov) tahun 2026 yang bertemakan “Menegakkan Soliditas, Memperkuat Kinerja, Meneguhkan Pengabdian.”
Acara ini berlangsung di Hotel Hijrah, Aceh Besar, pada Selasa, 11 Mei 2026.
Dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan di tingkat provinsi, kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam memformulasikan strategi PMI untuk menghadapi tantangan kemanusiaan di masa depan.
Ketua Panitia Mukerprov sekaligus Ketua Bidang Organisasi PMI Provinsi Aceh, T. Ibrahim, menyampaikan dalam laporan pembukaan bahwa acara ini merupakan musyawarah kerja pertama setelah dilaksanakannya Musyawarah Provinsi (Musprov) di Aceh Tengah pada November 2025.
![]() |
| Ketua Bidang Organisasi PMI Pusat, Sudirman Said saat sambutan pada Mukeprov Aceh 2026 (Foto Istimewa) |
Ibrahim menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai amanah Musprov, yang bertujuan membahas dan merencanakan program kerja untuk tahun mendatang.
“Pelaksanaan Mukerprov ini adalah kunci untuk memastikan bahwa rekomendasi yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan lapangan,” tegasnya.
Ketua PMI Provinsi Aceh, Murdani Yusuf, mengilustrasikan komitmen PMI dalam mengatasi bencana yang terjadi bertepatan dengan Musprov tahun lalu di Aceh Tengah.
Meskipun para pimpinan PMI kabupaten/kota berada di lokasi tersebut, upaya maksimal tetap dilakukan untuk memenuhi tugas-tugas kemanusiaan, terutama membantu wilayah Aceh Tengah yang terdampak parah bencana Hidrometeorologi.
“PMI hadir pertama kali dan pulang paling akhir; hingga kini, kami tetap berada di tengah masyarakat untuk membantu,” jelas Murdani dalam sambutannya.
Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, sebagai tuan rumah, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi ladang amal ibadah bagi semua yang terlibat.
![]() |
| Ferdiyus saat sambutan pada Mukeprov Aceh 2026 (Foto Istimewa) |
Idris menegaskan posisi PMI sebagai organisasi terdepan dalam bidang kemanusiaan, yang perannya sangat penting dalam upaya mitigasi bencana dan pemulihan masyarakat terdampak.
Ketua Bidang Organisasi PMI Pusat, Sudirman Said, menekankan bahwa Mukerprov diadakan setiap tahun untuk melakukan evaluasi capaian kegiatan dan merencanakan langkah ke depan.
“Syarat utama menjadi anggota PMI adalah harus berjiwa sosial, amanah, dan memiliki waktu untuk mengurus PMI, sehingga organisasi dapat berjalan maksimal,” jelasnya.
Mukerprov 2026 ini dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, Ferdiyus, SKM. M.Kes, yang mewakili Gubernur Aceh.
Ferdiyus mengapresiasi PMI Aceh yang telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam menanggulangi bencana.
“Aceh memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi, dan dukungan PMI sangat vital dalam kegiatan kemanusiaan yang terus dijalankan,” ujar Ferdiyus.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Dewan Kehormatan PMI Provinsi Aceh seperti Taqwallah, T. Faisal Amin, dan Sulaiman Abda.
![]() |
| Tamu undangan dan peserta foto bersama pada Mukeprov Aceh 2026 (Foto Istimewa) |
Juga hadir Wakil Bupati Aceh Selatan, Baital Mukadis yang juga Ketua PMI Aceh Selatan, Wakil Bupati Aceh Besar, Syukri A. Jalil, sebagai Ketua PMI Aceh Besar, dan seluruh pimpinan PMI di 23 kabupaten/kota.
Mukerprov tahun ini bukan saja sekadar forum diskusi, tetapi lebih dari itu, merupakan momentum penting penguatan jaringan dan kapasitas PMI di tengah ancaman bencana yang terus mengintai.
PMI Aceh berupaya keras membangun sinergi yang solid antar kabupaten/kota guna meningkatkan efektivitas penanganan bencana dan pelayanan kemanusiaan yang lebih responsif dan berkelanjutan.
Penulis: Amin
Editor: Redaksi
Baca Juga:




Post a Comment