‎Lele Kudus Disiapkan untuk MBG ‎


anews.co, Kudus – Pemerintah Kabupaten Kudus mulai menyiapkan sektor budidaya ikan lele sebagai penopang kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu langkah yang dilakukan yakni meninjau langsung budidaya lele milik warga di Desa Honggosoco, Kecamatan Jekulo, Kudus.
‎Kunjungan tersebut dilakukan Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton bersama Anggota Komisi VII DPR RI Andhika Satya Wasistho. Dalam kunjungan itu, rombongan melihat langsung proses budidaya ikan lele milik Sumitro sekaligus mendengar aspirasi para pembudidaya ikan di wilayah setempat.
‎Bellinda mengatakan, kebutuhan ikan diperkirakan meningkat seiring rencana penerapan menu ikan dalam program MBG. Karena itu, pemerintah daerah mulai memastikan kesiapan pasokan dari para pembudidaya ikan di Kudus.
‎“Kami ingin memastikan kebutuhan ikan nanti benar-benar tercukupi. Apalagi ada arahan supaya menu ikan masuk dalam program MBG,” ujarnya, Jumat (8/5/2026). 
‎Menurutnya, pemerintah daerah juga akan mendorong setiap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menyediakan menu ikan secara rutin. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan permintaan hasil budidaya ikan lokal.
‎“Nanti akan dibuat surat edaran supaya dapur-dapur SPPG minimal menyediakan menu ikan beberapa kali dalam sebulan. Harapannya pembudidaya ikan di Kudus ikut tumbuh,” katanya.
‎Selain meninjau budidaya lele, dalam kesempatan itu juga dibahas usulan bantuan program BioVlog atau kolam budidaya dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Kabupaten Kudus diketahui mengusulkan 22 titik kolam budidaya untuk mendapatkan dukungan program tersebut.
‎Bellinda berharap usulan tersebut dapat segera terealisasi sehingga mampu memperkuat sektor budidaya ikan di tingkat desa.
‎Sementara itu, Anggota Komisi VII DPR RI Andhika Satya Wasistho menyatakan dukungannya terhadap pengembangan budidaya ikan lele di Kudus. Menurutnya, sektor tersebut memiliki potensi ekonomi cukup baik bagi masyarakat.
‎“Hari ini kami melihat langsung budidaya lele dan mendengar aspirasi masyarakat terkait program bantuan kolam dari kementerian. Tentu ini akan kami dorong supaya bisa tepat sasaran,” ujarnya.
‎Andhika menilai budidaya lele dapat menjadi salah satu contoh usaha rakyat yang mampu meningkatkan perekonomian keluarga. 

Dari hasil peninjauan, ia mendapatkan informasi bahwa pelaku budidaya bisa memperoleh keuntungan bersih hingga sekitar Rp10 juta per bulan.
‎Menurutnya, kondisi itu menunjukkan usaha budidaya ikan masih memiliki peluang besar untuk berkembang apabila mendapat dukungan pemerintah.
‎“Ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat untuk berani berwirausaha. Tinggal bagaimana pemerintah pusat dan daerah mendukung agar UMKM terus berkembang,” katanya.
‎Ia menambahkan, penguatan sektor usaha kecil dan budidaya desa penting dilakukan karena berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat hingga nasional.

Penulis: A. Delano
Editor: Redaksi
Baca Juga:
Copied 👍

Latest News

  • ‎Lele Kudus Disiapkan untuk MBG ‎
  • ‎Lele Kudus Disiapkan untuk MBG ‎
  • ‎Lele Kudus Disiapkan untuk MBG ‎
  • ‎Lele Kudus Disiapkan untuk MBG ‎
  • ‎Lele Kudus Disiapkan untuk MBG ‎
  • ‎Lele Kudus Disiapkan untuk MBG ‎

Post a Comment