Korban Tenggelam di Brantas Kota Kediri Ditemukan Meninggal Dunia


anews.co, Kediri – Upaya pencarian IS (63 tahun), warga Gampengrejo, Kabupaten Kediri, oleh tim gabungan akhirnya menemukan titik terang setelah dua hari pencarian intensif di aliran Sungai Brantas, tepatnya di bawah Jembatan Jongbiru. 

Operasi SAR yang melibatkan berbagai unsur seperti Basarnas, BPBD Kota dan Kabupaten Kediri, PMI, TNI/Polri, serta relawan dan komunitas kebencanaan lainnya, berhasil menemukan jenazah korban di wilayah Purwoasri pada pukul 19.54 WIB.

Insiden yang terjadi pada 5 Mei 2026 pukul 09.30 WIB ini mengundang perhatian publik dan memobilisasi berbagai instansi terkait untuk terjun ke lapangan.

Menurut Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Kediri, Joko Arianto, S.E., M.Si., 

"Kami telah mengerahkan semua sumber daya yang ada, baik dari manusia maupun peralatan, untuk memastikan pencarian dilakukan secara optimal. Tim dibagi menjadi SRU darat dan SRU air, dengan perahu karet menyusuri Sungai Brantas.". Rabu, 
6 Juni 2026.

Dalam operasi hari pertama (H1), tim gabungan melakukan penyisiran dari Gang Vihara Jongbiru menuju Bendung Gerak Waruturi namun hasilnya nihil. Operasi pencarian kembali dilanjutkan hari kedua (H2) dengan strategi dan kekuatan yang lebih terstruktur. 

Ahmad Toni, salah satu petugas BPBD Kota Kediri di lapangan, mengatakan,

 "Berbagai instansi dan sukarelawan bahu-membahu dalam operasi ini, menunjukkan solidaritas yang kuat di antara kami."

Pada sore hari pukul 15.20 WIB, seluruh SRU kembali ke posko dengan hasil sementara yang belum membuahkan hasil. Namun, optimisme tetap dijaga hingga akhirnya informasi mengenai penemuan jenazah muncul di posko pada malam harinya. 

Setelah segera menuju lokasi, tim gabungan mengevakuasi korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah Imam Sujono kemudian dibawa oleh Ambulans PMI Kota Kediri menuju RS Bhayangkara Kota Kediri untuk proses lebih lanjut.

Keberhasilan dalam menemukan korban meski dalam kondisi yang tidak diharapkan dianggap sebagai hasil kerja keras dan koordinasi yang baik dari semua pihak yang terlibat.

Operasi ini menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam situasi darurat dan bagaimana setiap elemen masyarakat, termasuk instansi dan relawan, dapat bekerja sama demi satu tujuan kemanusiaan.

Operasi SAR di aliran Sungai Brantas ini akan menjadi pelajaran penting bagi semua pihak dalam menghadapi kejadian serupa di masa depan. Dengan dedikasi dan keterlibatan aktif dari berbagai unsur, diharapkan respons terhadap situasi darurat dapat semakin cepat dan efektif.
 
Penulis: Amin 
Editor: Redaksi
Further Reading:
Copied 👍

Latest News

  • Korban Tenggelam di Brantas Kota Kediri Ditemukan Meninggal Dunia
  • Korban Tenggelam di Brantas Kota Kediri Ditemukan Meninggal Dunia
  • Korban Tenggelam di Brantas Kota Kediri Ditemukan Meninggal Dunia
  • Korban Tenggelam di Brantas Kota Kediri Ditemukan Meninggal Dunia
  • Korban Tenggelam di Brantas Kota Kediri Ditemukan Meninggal Dunia
  • Korban Tenggelam di Brantas Kota Kediri Ditemukan Meninggal Dunia

Post a Comment