Sejak 2008, RSUD Hardjono Ponorogo dan PMI Terus Berbagi Kehidupan: Donor Darah Rutin Selamatkan Ribuan Pasien!
anews.co, Ponorogo - Masjid Assyifa’ di RSUD dr. Hardjono Ponorogo bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Ponorogo kembali menggelar kegiatan donor darah rutin dalam upaya membantu sesama dan memenuhi kebutuhan darah bagi mereka yang membutuhkan.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Assyifa’ ini telah menjadi tradisi sejak tahun 2008, dan menjadi salah satu pilar penting dalam upaya kemanusiaan di Ponorogo. Selasa, 7 April 2026
Muharyadi Nugroho, S.KM, selaku Ta’mir Masjid Assyifa’ sekaligus koordinator kegiatan donor darah menyatakan bahwa kegiatan ini telah menjadi agenda rutin yang selalu dinanti oleh para karyawan, pengunjung RSUD, serta masyarakat sekitar.
“Kegiatan donor darah sukarela sudah diadakan sejak tahun 2008, diikuti oleh karyawan dan juga pengunjung RSUD dr. Hardjono Ponorogo. Untuk memberikan semangat para pendonor, kami menyediakan support tambahan berbeda dan khusus hari ini dawet jabung,” ungkap Muharyadi.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan donor darah ini dilakukan secara rutin setiap dua bulan sekali dan untuk bulan puasa kemarin satu minggu sekali tepatnya pada Jumat malam, dengan jumlah pendonor rata rata mencapai 40 hingga 50 orang.
“Dari karyawan, keluarga pasien, mahasiswa praktek, hingga cleaning service dan security semuanya ikut berpartisipasi. Ini adalah bentuk semangat berbagi dan memberikan contoh bagi lingkungan kesehatan yang harus menjadi ujung tombak dalam kebaikan,” jelas Muharyadi.
Selain itu, hasil dari kegiatan ini juga menjadi sarana bagi para pendonor untuk mendapatkan imbal balik dari masjid seperti jagung, yang nantinya digunakan kembali untuk kepentingan jamaah.
Sementara itu, Febri Weli, petugas donor darah PMI Kabupaten Ponorogo mengatakan,
“Kami sangat mengapresiasi sekali atas dukungan Ta’mir Masjid Assyifa’ RSUD dr. Hardjono Ponorogo yang telah bekerjasama menggelar kegiatan donor darah ini. PMI harus selalu menjaga ketersediaan darah bagi pasien-pasien yang membutuhkan, dan dukungan dari semua pihak sangat membantu ketersediaan darah di PMI Kabupaten Ponorogo.”
Ia menekankan pentingnya peran masyarakat dalam kegiatan seperti ini.
“Mewakili PMI Kabupaten Ponorogo, saya mengucapkan terimakasih telah memberikan kepercayaan kepada PMI sebagai mitra dalam kegiatan sosial kemanusiaan. Darah yang Anda sumbangkan memberi kesempatan bagi yang sakit untuk bisa sembuh kembali. Suatu hari, yang sakit itu mungkin kerabat dekat, teman, orang yang anda cintai, atau bahkan anda sendiri,” tambah Febri.
Ria Setiawan, salah seorang pendonor aktif mengungkapkan perasaan senangnya bisa mendonorkan darah,
“Saya telah menjadi pendonor sejak beberapa tahun yang lalu. Melalui kegiatan ini, saya merasa bisa membantu banyak orang meskipun dengan usaha yang minimal. Ini juga menjadi motivasi pribadi bagi saya untuk selalu menjaga kesehatan.”
Kegiatan donor darah di RSUD dr. Hardjono bukan hanya sekadar rutinitas, tetapi menjelma menjadi simbol kepedulian dan semangat gotong royong masyarakat Ponorogo. Dengan dedikasi dari berbagai pihak, mulai dari panitia pelaksana, PMI, hingga para pendonor, kegiatan ini diharapkan dapat terus berlangsung dan memberi manfaat yang nyata bagi mereka yang membutuhkan.
Penulis: Amin
Editor: Redaksi
Further Reading:

Post a Comment