Ratusan Pasien Ikuti Baksos Mata Gratis di Banyuwangi


anews.co, Banyuwangi – Antusiasme masyarakat Banyuwangi dalam mendapatkan pelayanan kesehatan mata gratis terlihat jelas pada Selasa, 28 April 2026. Ratusan warga memadati Markas PMI Banyuwangi untuk mengikuti Bakti Sosial (Baksos) Pelayanan Kesehatan Mata Gratis yang meliputi pemeriksaan mata, pemberian obat dan kacamata, pemasangan bola mata palsu, serta operasi katarak gratis.

Baksos tahap pertama tahun 2026 ini digelar berkat kolaborasi antara Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi, Dinas Kesehatan, PMI Banyuwangi, dan John Fawcett Foundation (JFF) Indonesia. Kegiatan akan berlangsung mulai 28 April hingga 2 Mei 2026.

Ketua JFF, Bapak Gede Bingin, menyampaikan, 

“Kami akan terus berkomitmen mendukung kerja sama Pemkab Banyuwangi dengan JFF Indonesia. JFF ingin memberikan manfaat nyata kepada masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan, khususnya akibat katarak.”

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi, Bapak H. Amir Hidayat SKM, MSi, mengucapkan terima kasih kepada Ketua JFF Indonesia, JFF Australia Board Member dr. Joos Meyer, SpM, Project Manager, tim JFF Indonesia, serta seluruh dokter dan relawan yang terlibat dalam kegiatan Baksos tahun ini, yang merupakan tahun ke-12 dan tahap ke-21 penyelenggaraan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi, Dr. Ir. Guntur Priambodo M.M, membuka acara dan menegaskan, 

“Kegiatan Baksos ini adalah bukti nyata kerja dan komitmen Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dan PMI Banyuwangi bersama JFF Indonesia. Dengan meningkatnya kesehatan mata, kualitas dan produktivitas masyarakat juga akan meningkat.”

Sejak pelaksanaan pertama, Baksos operasi katarak di Banyuwangi telah melakukan operasi pada 4.502 pasien, serta memeriksa lebih dari 28.624 orang. Melihat antusiasme tinggi dan masih banyaknya kasus katarak, Sekda berharap JFF dan donaturnya dapat terus mendukung kegiatan ini di masa depan.

Ketua JFF Australia Board Member, dr. Joos Meyer, SpM, mengungkapkan kegembiraannya melihat antusiasme warga Banyuwangi dan menyatakan, 

“Kegiatan ini membawa dampak positif yang signifikan bagi masyarakat.”

Menurut laporan Project Manager JFF Indonesia, Bapak Nyoman Wardana, SE, pada hari pertama Baksos berhasil memeriksa 488 pasien, memberikan 199 kacamata, 120 obat tetes mata, dan memasang 8 bola mata palsu. Dari 227 pasien penderita katarak, 82 sudah menjalani operasi, sementara sisanya dijadwalkan operasi pada hari kedua dan ketiga. Beberapa pasien masuk daftar tunggu operasi Oktober 2026 karena kondisi kesehatan seperti tekanan darah dan kadar gula darah yang belum memenuhi syarat operasi.

Kegiatan Baksos Mata Gratis ini menjadi bukti nyata kepedulian dan kolaborasi berbagai pihak dalam meningkatkan kesehatan masyarakat Banyuwangi, khususnya dalam penanganan katarak.

Penulis: Amin 
Editor: Redaksi
Further Reading:
Copied 👍

Latest News

  • Ratusan Pasien Ikuti Baksos Mata Gratis di Banyuwangi
  • Ratusan Pasien Ikuti Baksos Mata Gratis di Banyuwangi
  • Ratusan Pasien Ikuti Baksos Mata Gratis di Banyuwangi
  • Ratusan Pasien Ikuti Baksos Mata Gratis di Banyuwangi
  • Ratusan Pasien Ikuti Baksos Mata Gratis di Banyuwangi
  • Ratusan Pasien Ikuti Baksos Mata Gratis di Banyuwangi

Post a Comment