Hot ANews

Posyandu Ditotrunan dan PMI Lumajang Gelar Donor Darah, 17 Kantong Terkumpul


anews.co, Lumajang – Posyandu di Kelurahan Ditotrunan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lumajang menggelar kegiatan donor darah pada Senin, 13 April 2026. 

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 12.00 WIB di Posyandu Ditotrunan ini menggunakan fasilitas Bus Donor milik PMI dan berhasil mengumpulkan 17 kantong darah dengan berbagai golongan.

Dari total pendonor yang hadir, 17 orang berhasil mendonorkan darahnya dengan rincian golongan darah A sebanyak 7 kantong, B sebanyak 2 kantong, O sebanyak 7 kantong, dan AB sebanyak 1 kantong. Sementara itu, 11 calon pendonor batal mengikuti donor darah karena berbagai alasan kesehatan, seperti hemoglobin (Hb) di bawah 12,5 g/dl sebanyak 6 orang, tekanan darah tinggi dan rendah masing-masing 2 orang, serta satu orang memiliki riwayat medis yang tidak memungkinkan.

Iswarini Jamilah, Pengurus Bidang Humas PMI Lumajang, menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat dalam kegiatan ini. 

“Partisipasi aktif warga bukan hanya sekadar angka, melainkan wujud nyata kepedulian sosial yang mampu menyelamatkan nyawa banyak orang. Sinergi antara masyarakat dan PMI sangat penting untuk menjaga ketersediaan stok darah di tingkat kabupaten,” ujarnya.

Kegiatan donor darah ini dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat guna menjamin keamanan pendonor dan penerima darah. 

PMI Lumajang secara rutin menyelenggarakan donor darah bekerja sama dengan desa dan instansi setempat untuk memenuhi kebutuhan transfusi darah masyarakat.

Iswarini menambahkan, 

“Dukungan masyarakat sangat berarti bagi PMI agar selalu siap memenuhi kebutuhan darah pasien. Kami mengajak seluruh warga untuk menjadikan donor darah sebagai kebiasaan rutin yang bermanfaat bagi banyak orang.”

Donor darah memiliki manfaat tidak hanya bagi penerima, tetapi juga bagi pendonor, seperti menjaga kesehatan jantung dan memantau kondisi tubuh secara rutin. PMI mengingatkan bahwa donor darah dapat dilakukan setiap 2-3 bulan sekali sesuai prosedur resmi yang meliputi registrasi, pemeriksaan kesehatan, pengambilan darah sebanyak 350-450 ml, dan masa pemulihan.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian sosial warga Kelurahan Ditotrunan dan komitmen PMI Lumajang dalam memastikan ketersediaan darah yang aman dan berkualitas untuk seluruh pasien yang membutuhkan.

Penulis: Amin 
Editor: Redaksi
Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment